Dari Masjid untuk UMKM, Banyuwangi Dorong Ekonomi Umat Lewat Affiliate

Kamis, 22 Oktober 2026

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Pelatihan Masjid Affiliate diikuti sekitar 150 takmir masjid se-Banyuwangi untuk mendorong pemberdayaan ekonomi masyarakat dan pemasaran produk UMKM, Rabu (21/10/2026). (Dok. Ho/RadarBangsa.co.id)

Pelatihan Masjid Affiliate diikuti sekitar 150 takmir masjid se-Banyuwangi untuk mendorong pemberdayaan ekonomi masyarakat dan pemasaran produk UMKM, Rabu (21/10/2026). (Dok. Ho/RadarBangsa.co.id)

BANYUWANGI, RadarBangsa.co.id – Sebanyak 150 pengurus masjid atau takmir di Banyuwangi mengikuti pelatihan Masjid Affiliate untuk memperluas peran masjid dalam pemberdayaan ekonomi masyarakat. Program yang digelar Rabu (21/10/2026) itu mendorong masjid membantu pemasaran produk usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) di lingkungan sekitarnya.

Melalui konsep tersebut, masjid tidak hanya menjadi tempat ibadah, tetapi juga diharapkan mampu membangun jejaring usaha, membuka peluang ekonomi, dan membantu meningkatkan kesejahteraan masyarakat.

Asisten Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat Pemkab Banyuwangi, M. Yanuarto Bramuda, mengatakan pelatihan ini melibatkan sekitar 150 peserta dari berbagai masjid, termasuk sejumlah ibu pelaku UMKM.

Menurut Bramuda, Masjid Affiliate menempatkan masjid sebagai pusat solusi bagi persoalan sosial dan ekonomi masyarakat. Salah satu langkah yang didorong ialah membantu pelaku UMKM memasarkan produk melalui jejaring antarmasjid.

“Masjid diharapkan tidak sekadar tempat salat, tapi tempat mencari solusi kerakyatan. Termasuk membantu UMKM membebaskan diri dari jeratan pinjaman online ilegal maupun bank plecit,” tegas Bram.

Pelatihan tersebut menghadirkan Anggrita Putra Utama dan Muhammad Tristan Azaria dari Masjid Affiliate Al-Kahfi Bandung. Masjid tersebut disebut telah berhasil mengembangkan usaha dengan omzet lebih dari Rp1 miliar.

Bupati Banyuwangi Ipuk Fiestiandani mengatakan masjid memiliki potensi besar untuk ikut meningkatkan kesejahteraan masyarakat. Karena itu, aset dan aktivitas masjid perlu dikelola agar manfaatnya dapat dirasakan lebih luas oleh jamaah dan warga sekitar.

“Memakmurkan masjid adalah sunah Rasul. Saya berharap pelatihan hari ini menjadi bagian dari upaya memanfaatkan aset masjid untuk kesejahteraan masyarakat, pemberdayaan masyarakat, sekaligus memakmurkan masjid itu sendiri,” kata Ipuk.

Ipuk juga mendorong keterlibatan generasi muda dalam kegiatan dan kepengurusan masjid. Menurut dia, anak muda dapat berkontribusi dalam pengembangan program Masjid Affiliate sekaligus membantu meningkatkan kualitas pengelolaan masjid.

“Mudah-mudahan dengan hadirnya anak-anak muda yang mau merelakan waktu dan tenaganya untuk memakmurkan masjid melalui program affiliate ini, pengelolaan masjid kita semakin lebih baik,” tuturnya.

Ia mengajak para peserta menyerap pengetahuan dari pemateri dan menerapkannya di masjid masing-masing agar program tersebut dapat memberikan manfaat nyata bagi masyarakat.

Ketua Takmir Masjid Besar Attaqwa Tembokrejo, Muncar, Umar Sugianto, menyambut positif pelatihan tersebut. Ia berharap kegiatan ini dapat menambah wawasan pengurus masjid sekaligus memperluas jejaring usaha warga di sekitar masjid.

“Pelatihan ini sangat membantu sekali, bagaimana menambah pengetahuan pengurus masjid sekaligus memperluas jejaring untuk membantu pelaku usaha di lingkungan sekitar masjid,” kata Umar.

Pelatihan Masjid Affiliate menjadi bagian dari rangkaian kegiatan Pemkab Banyuwangi dalam menyambut Hari Santri Nasional (HSN) 2026. Sebelumnya, pemerintah daerah menggelar pemeriksaan kesehatan gratis bagi ribuan santri, Rembug Santri, dan program Santri Mengajar.

Kegiatan ini terlaksana melalui sinergi Lembaga Pengembangan Tilawatil Qur’an (LPTQ) Banyuwangi dengan dukungan Majelis Ulama Indonesia (MUI), Dewan Masjid Indonesia (DMI) Banyuwangi, serta Badan Amil Zakat Nasional (Baznas).

Penulis : Nul

Editor : Zainul Arifin

Berita Terkait

Subandi Percepat Normalisasi Sungai Wonoayu, Antisipasi Banjir
Selamat dari Kebakaran Kapal, 5 Penari Gandrung Sewu Tetap Bertekad Tampil
Bupati Bangkalan Minta OPD Libatkan Kacong Jhebbhing untuk Promosi Daerah
Anggota DPD RI asal Jawa Timur Ning Lia Soroti Keadilan Dana Cukai untuk Madura, Mahasiswa Diajak Mengawal Kebijakan
Kapolres Sampang Ajak Warga Jaga Persatuan dan Waspadai Karhutla
KAI Daop 8 Surabaya Tertibkan Bangunan di Pamekasan, Ini Kronologi Penyelesaiannya
Jelang Operasi Patuh 2026, Kasat Lantas Pelalawan Sambangi Driver Maxim
Gerakan Pangan Murah di Jember, Warga Bisa Beli Sembako di Bawah Harga Pasar

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊

Berita Terkait

Kamis, 22 Oktober 2026 - 09:16

Subandi Percepat Normalisasi Sungai Wonoayu, Antisipasi Banjir

Kamis, 22 Oktober 2026 - 09:02

Selamat dari Kebakaran Kapal, 5 Penari Gandrung Sewu Tetap Bertekad Tampil

Kamis, 22 Oktober 2026 - 08:52

Dari Masjid untuk UMKM, Banyuwangi Dorong Ekonomi Umat Lewat Affiliate

Kamis, 22 Oktober 2026 - 05:28

Bupati Bangkalan Minta OPD Libatkan Kacong Jhebbhing untuk Promosi Daerah

Kamis, 22 Oktober 2026 - 05:20

Anggota DPD RI asal Jawa Timur Ning Lia Soroti Keadilan Dana Cukai untuk Madura, Mahasiswa Diajak Mengawal Kebijakan

Berita Terbaru