SIDOARJO, RadarBangsa.co.id – Sebanyak 22 perusahaan mengikuti layanan One Desk Stop Service yang digelar Pemerintah Kabupaten Sidoarjo di Japfa Corner, PT Japfa Comfeed Indonesia Tbk, Kecamatan Buduran, Rabu (21/10/2026). Layanan ini membuka ruang konsultasi langsung dengan perangkat daerah terkait berbagai kebutuhan usaha, mulai dari perizinan dan perpajakan hingga persoalan lingkungan dan infrastruktur.
Wakil Bupati Sidoarjo Mimik Idayana yang membuka kegiatan tersebut mengatakan, pemerintah daerah ingin mempermudah komunikasi antara pelaku usaha dan instansi terkait agar persoalan perusahaan dapat ditangani lebih efektif.
Buduran menjadi salah satu kawasan industri strategis yang berkontribusi terhadap perekonomian Sidoarjo. Karena itu, kemudahan pelayanan dinilai penting untuk mendukung aktivitas usaha sekaligus menjaga kepatuhan terhadap ketentuan yang berlaku.
“Atas nama Pemerintah Kabupaten Sidoarjo, saya menyampaikan apresiasi kepada seluruh pelaku usaha yang selama ini turut menggerakkan perekonomian Sidoarjo, membuka lapangan kerja, dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat. Kami ingin pelayanan pemerintah hadir dengan mudah, cepat, dan tidak berbelit-belit,” ujar Mimik.
Konsultasi dalam program tersebut mencakup sejumlah bidang, termasuk administrasi perizinan, pajak daerah, pengelolaan limbah, lingkungan hidup, serta kebutuhan infrastruktur. Melalui layanan terpadu ini, perusahaan dapat menyampaikan persoalan secara langsung kepada perangkat daerah yang berkaitan dengan kebutuhan mereka.
Selain kemudahan pelayanan, Mimik mengingatkan perusahaan agar memenuhi kewajiban perpajakan. Ia menyebut pembayaran pajak daerah kini dapat dilakukan secara daring untuk memudahkan pelaku usaha dalam menjalankan kewajibannya.
Menurutnya, pajak daerah berperan dalam mendukung pembiayaan fasilitas publik. Karena itu, kemudahan pembayaran perlu diikuti kepatuhan perusahaan dalam memenuhi kewajiban perpajakan.
Kepedulian terhadap lingkungan juga menjadi perhatian pemerintah daerah. Mimik meminta perusahaan mengelola limbah secara bertanggung jawab dan menjalankan program tanggung jawab sosial perusahaan atau Corporate Social Responsibility (CSR), sehingga kegiatan industri turut memberikan manfaat bagi masyarakat sekitar.
Di bidang ketenagakerjaan, ia mendorong perusahaan meningkatkan penyerapan tenaga kerja lokal, terutama warga yang memiliki KTP Sidoarjo. Upaya tersebut diharapkan dapat membantu menjawab persoalan pengangguran yang masih menjadi perhatian daerah.
“Angka pengangguran di Sidoarjo masih menjadi perhatian,” katanya.
Sementara itu, Kepala Badan Pelayanan Pajak Daerah (BPPD) Kabupaten Sidoarjo Yudhi Irianto menjelaskan, One Desk Stop Service merupakan program jemput bola yang memungkinkan perusahaan berkonsultasi langsung mengenai kebutuhan pelayanan kepada pemerintah daerah.
Yudhi mengatakan program tersebut juga mendukung pencapaian target pendapatan pajak daerah tahun ini yang mendekati Rp1,7 triliun.
Melalui kegiatan ini, Pemkab Sidoarjo berupaya memperkuat koordinasi dengan dunia usaha. Pemerintah berharap akses konsultasi yang lebih mudah dapat membantu penyelesaian persoalan perusahaan sekaligus meningkatkan kepatuhan administrasi, perpajakan, dan lingkungan hidup.
Penulis : Tom
Editor : Zainul Arifin


















Komentar