Pasar Murah Khofifah di Sumenep Tawarkan Sembako Terjangkau

Kamis, 15 Oktober 2026

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa saat menggelar pasar murah di halaman Balai Desa Batuputih Laok, Kabupaten Sumenep, Rabu (14/10). (Dok. Ho/RadarBangsa.co.id)

Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa saat menggelar pasar murah di halaman Balai Desa Batuputih Laok, Kabupaten Sumenep, Rabu (14/10). (Dok. Ho/RadarBangsa.co.id)

SUMENEP,RadarBangsa.co.id – Pasar murah yang digelar Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa di Desa Batuputih Laok, Kabupaten Sumenep, membantu warga mendapatkan kebutuhan pokok dengan harga terjangkau. Dalam kegiatan di halaman Balai Desa Batuputih Laok, Rabu (14/10), sejumlah warga mengaku dapat menghemat pengeluaran belanja keluarga.

Salah satu daya tarik kegiatan tersebut adalah harga sejumlah komoditas pangan yang ditawarkan di bawah harga yang biasa ditemui sebagian warga. Beras medium dijual Rp11.000 per kilogram, sedangkan beras premium Rp14.000 per kilogram. Minyak goreng tersedia seharga Rp13.000 per liter.

Komoditas lainnya meliputi gula pasir Rp14.000 per kilogram dan tepung terigu Rp10.000 per kilogram. Bawang putih dan bawang merah masing-masing dijual Rp6.000 per kemasan 250 gram, sementara cabai dibanderol Rp5.000 per kemasan 200 gram.

Telur ayam ras dijual Rp20.000 per paket dan daging ayam ras Rp32.000 per paket. Pasar murah ini juga menghadirkan produk industri kecil dan menengah (IKM) untuk membuka akses pemasaran bagi pelaku usaha lokal.

Gubernur Khofifah mengatakan, penyediaan kebutuhan pokok dengan harga terjangkau menjadi salah satu upaya pemerintah untuk membantu meringankan pengeluaran rumah tangga sekaligus menjaga daya beli masyarakat.

“Pada Hari Jadi ke-81 Jawa Timur ini, kami ingin berbagi kebahagiaan melalui program yang menyentuh kebutuhan masyarakat. Pasar Murah ini menjadi salah satu ikhtiar kami untuk membantu meringankan belanja keluarga sekaligus menjaga daya beli masyarakat,” ujarnya.

Manfaat pasar murah dirasakan Rifatul Khoir, warga Dusun Bendusan, Desa Batuputih Laok. Ia datang untuk membeli beras, telur, dan minyak goreng karena menilai harganya lebih murah dibandingkan dengan yang biasa ditemui di toko maupun pasar.

Rifatul menyebut selisih harga beras mencapai sekitar Rp3.000, minyak goreng Rp6.000, dan telur Rp7.000. Menurutnya, penghematan tersebut bisa dialihkan untuk membeli bahan pangan lain yang dibutuhkan keluarga.

“Dengan harga yang lebih murah, uang belanja bisa digunakan untuk membeli kebutuhan lainnya,” ungkapnya.

Masudoh, warga Batuputih yang sehari-hari bekerja sebagai ibu rumah tangga, juga mengaku terbantu dengan harga minyak goreng di pasar murah. Ia menyebut minyak goreng dijual Rp13.000 per liter, sedangkan harga yang biasa ditemuinya di toko mencapai sekitar Rp20.000.

Bagi Masudoh, selisih harga tersebut dapat membantu mengurangi pengeluaran rumah tangga. Sementara itu, Mukminah, warga yang datang bersama anaknya yang berusia dua bulan, mengaku bersyukur dapat membeli satu paket telur ayam untuk memenuhi kebutuhan pangan keluarga.

Kegiatan tersebut juga diwarnai pembagian hadiah kepada warga. Nurimamatus Shidqiyah, yang datang untuk membeli minyak goreng dan beras, mendapatkan hadiah berupa kipas angin.

Ia mengaku bersyukur karena dapat berbelanja dengan harga lebih terjangkau sekaligus membawa pulang hadiah dari kegiatan yang menjadi bagian peringatan Hari Jadi ke-81 Provinsi Jawa Timur.

Khofifah menegaskan, akses terhadap kebutuhan pokok dengan harga terjangkau perlu didukung ketersediaan pasokan dan kelancaran distribusi. Pemerintah berupaya mendekatkan bahan pangan kepada masyarakat agar kebutuhan sehari-hari lebih mudah dipenuhi.

Ia juga mengimbau masyarakat berbelanja sesuai kebutuhan supaya komoditas yang tersedia dapat menjangkau lebih banyak warga.

“Silakan dimanfaatkan sebaik-baiknya dan berbelanja sesuai kebutuhan. Kita ingin semakin banyak masyarakat memperoleh manfaat dari pasar murah ini,” katanya.

Selain membantu konsumen, kehadiran produk IKM di pasar murah membuka kesempatan bagi pelaku usaha untuk memperkenalkan dan memasarkan produknya secara langsung kepada masyarakat.

Khofifah mengapresiasi dukungan Dinas Perindustrian dan Perdagangan Provinsi Jawa Timur, Bulog, serta seluruh pihak yang berpartisipasi dalam kegiatan tersebut.

Ia berharap kolaborasi itu dapat diperkuat agar pasar murah menjangkau lebih banyak masyarakat, membantu menjaga daya beli, dan memperluas kesempatan pemasaran produk usaha lokal.

Penulis : Nul

Editor : Zainul Arifin

Berita Terkait

JNE Surabaya Gelar Gathering, Heaven Scent Tembus 50 Toko
Pasuruan United Target Promosi ke Liga 2 pada Musim 2026/2027
Adhy Karyono Dorong Gerbang Baru Nusantara Jatim Lebih Konkret
Gus Fawait Dorong Sinkronisasi Program Pusat dan Daerah di Jember
Antusiasme Warga Tinggi, Khitanan Massal Khofifah di Sumenep Ditambah Jadi 175 Anak
Khofifah Siapkan Opsi Sumur Bor di Sumenep pada Awal 2027
Aktivasi IKD di Probolinggo Baru 18 Persen, Ina Minta Dipercepat
Dinas PUPR Bangkalan Mengucapkan Selamat Hari Jadi Kabupaten Bangkalan Ke-495 ‘Langkah Maju, Prospek Baru’

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊

Berita Terkait

Kamis, 15 Oktober 2026 - 21:31

JNE Surabaya Gelar Gathering, Heaven Scent Tembus 50 Toko

Kamis, 15 Oktober 2026 - 21:21

Pasuruan United Target Promosi ke Liga 2 pada Musim 2026/2027

Kamis, 15 Oktober 2026 - 21:08

Adhy Karyono Dorong Gerbang Baru Nusantara Jatim Lebih Konkret

Kamis, 15 Oktober 2026 - 21:01

Gus Fawait Dorong Sinkronisasi Program Pusat dan Daerah di Jember

Kamis, 15 Oktober 2026 - 20:34

Pasar Murah Khofifah di Sumenep Tawarkan Sembako Terjangkau

Berita Terbaru