JEMBER, RadarBangsa.co.id – Universitas Islam Negeri Kiai Haji Achmad Siddiq (UIN KHAS) Jember melepas 300 wisudawan pada prosesi wisuda periode ke-81, Kamis (15/10/2026). Untuk membantu lulusan menghadapi persaingan dunia kerja, kampus memperkuat layanan pengembangan karier, memperluas kemitraan, serta menyediakan akses informasi lowongan kerja melalui platform digital.
Ketua Tim Humas UIN KHAS Jember, Qonita Fitra Yuni, menjelaskan bahwa para lulusan berasal dari program Sarjana (S1), Magister (S2), dan Doktor (S3). Mereka tersebar di Pascasarjana dan lima fakultas, termasuk Fakultas Tarbiyah dan Ilmu Keguruan (FTIK), Fakultas Dakwah, Fakultas Syariah, serta Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam (FEBI).
Para wisudawan berasal dari sejumlah daerah, antara lain Jember, Bondowoso, Situbondo, Gresik, Banyuwangi, dan Bali. Sebagian lainnya berasal dari luar Pulau Jawa.
Menurut Qonita, kelulusan bukan akhir dari proses pengembangan diri. Alumni diharapkan mampu memperluas jejaring profesional dan membangun kolaborasi yang memberi manfaat bagi masyarakat.
“Universitas menginginkan para wisudawan mampu membangun sinergi yang produktif, saling menguatkan, serta memperluas jejaring karier. Para lulusan diharapkan dapat bersama-sama berkontribusi secara nyata bagi kemajuan almamater, masyarakat luas, dan bangsa Indonesia,” ujar Qonita.
Ia juga menyampaikan pesan pimpinan universitas agar ilmu yang diperoleh selama kuliah dapat memberikan manfaat bagi agama, bangsa, dan negara.
Untuk menjembatani lulusan dengan dunia kerja, UIN KHAS Jember memperkuat peran International Office dan Unit Pengembangan Karier (UPK). Kedua unit tersebut menjadi bagian dari upaya kampus memperluas akses informasi dan kesempatan kerja bagi alumni.
Program yang dijalankan mencakup bursa kerja atau fair bersama belasan perusahaan, pelatihan kesiapan kerja melalui career preparation training, serta kesempatan pemagangan yang melibatkan Dinas Tenaga Kerja Kabupaten Jember.
Kampus juga mengembangkan kemitraan sektoral. Salah satunya melalui kolaborasi Fakultas Syariah dengan Ombudsman RI. Selain itu, terdapat program rekrutmen bersama mitra perbankan, termasuk PT Bank Rakyat Indonesia (BRI) dan PT Bank Syariah Indonesia (BSI).
Langkah lainnya dilakukan melalui pemanfaatan platform digital Tracer Study. Sistem tersebut digunakan untuk memetakan alumni sekaligus mendistribusikan informasi lowongan kerja yang telah diverifikasi.
Penguatan layanan karier dan kemitraan itu menjadi bagian dari strategi kampus dalam membantu lulusan memasuki dunia profesional. Meski demikian, bahan yang tersedia belum memuat data mengenai jumlah alumni yang telah terserap kerja melalui program-program tersebut.
Qonita menyatakan optimistis berbagai upaya itu dapat menjaga kualitas lulusan agar mampu menghadapi tantangan global dan memberikan kontribusi positif di dunia profesional.
“Melalui berbagai program terpadu ini, UIN KHAS Jember optimis dapat terus menjaga kualitas lulusannya agar siap menghadapi tantangan global serta memberikan dampak positif bagi dunia profesional,” tegasnya.
Penulis : Herry
Editor : Zainul Arifin


















Komentar