Stunting Lamongan Turun Jadi 4,06 Persen, PKK Perkuat Klunting

Kamis, 15 Oktober 2026

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Kegiatan TP PKK Kabupaten Lamongan dalam mendukung penurunan stunting dan peningkatan kualitas keluarga melalui program Klunting.

Kegiatan TP PKK Kabupaten Lamongan dalam mendukung penurunan stunting dan peningkatan kualitas keluarga melalui program Klunting.

LAMONGAN, RadarBangsa.co.id – Prevalensi stunting di Kabupaten Lamongan tercatat turun dari 27,5 persen pada 2022 menjadi 4,06 persen pada 2025. Di tengah capaian tersebut, Tim Penggerak Pemberdayaan dan Kesejahteraan Keluarga (TP PKK) Kabupaten Lamongan terus menjalankan program Klunting melalui bantuan ayam petelur untuk mendukung pemenuhan gizi dan pemberdayaan ekonomi keluarga.

Klunting merupakan singkatan dari Ayam Komersial Lamongan untuk Stunting, sebuah program yang dikembangkan TP PKK Kabupaten Lamongan bersama Dinas Peternakan dan Kesehatan Hewan. Program ini memberikan bantuan berupa 20 ekor ayam petelur, satu unit kandang, serta persediaan pakan selama lima bulan kepada keluarga sasaran.

Bantuan tersebut ditujukan kepada keluarga kurang mampu yang memiliki balita stunting. Sasaran program juga diperluas, antara lain kepada panti asuhan dan pondok pesantren.

Melalui pemeliharaan ayam petelur, penerima manfaat diharapkan memiliki akses lebih baik terhadap sumber protein hewani sekaligus memperoleh peluang ekonomi dari kegiatan peternakan. Dengan demikian, program ini tidak hanya berorientasi pada pemenuhan gizi, tetapi juga mendorong kemandirian keluarga.

Upaya tersebut menjadi bagian dari kontribusi TP PKK Kabupaten Lamongan dalam meningkatkan kualitas kesehatan keluarga. Melalui penerapan 10 Program Pokok PKK, para kader turut mendorong kesadaran masyarakat mengenai pemenuhan gizi, kesehatan, dan pola pengasuhan yang mendukung tumbuh kembang anak.

Bupati Lamongan sekaligus Pembina TP PKK Kabupaten Lamongan, Yuhronur Efendi, mengapresiasi peran para kader yang turut menjalankan program prioritas pemerintah daerah.

“Terima kasih kepada seluruh kader PKK yang telah mendukung program prioritas Lamongan, mulai dari upaya penurunan stunting, pelestarian lingkungan, hingga peningkatan kapasitas keluarga,” tutur Bupati yang akrab disapa Pak Yes saat menghadiri peringatan Hari Kesatuan Gerak (HKG) PKK ke-54 di Sport Center Lamongan, Kamis (15/10/2026).

Menurut Yuhronur, pembangunan daerah tidak cukup hanya mengandalkan pembangunan infrastruktur fisik. Penguatan kualitas keluarga juga diperlukan untuk mendukung lahirnya sumber daya manusia yang sehat dan unggul.

Sementara itu, Ketua TP PKK Kabupaten Lamongan, Anis Kartika Yuhronur Efendi, menegaskan bahwa pelaksanaan 10 Program Pokok PKK merupakan investasi jangka panjang bagi kualitas keluarga. Keluarga sebagai unit terkecil masyarakat memiliki peran penting dalam pembentukan karakter, pemeliharaan kesehatan, serta pemenuhan kebutuhan tumbuh kembang anak.

Wakil Ketua I TP PKK Kabupaten Lamongan, Cana Antyanta Dias, turut melaporkan bahwa peringatan HKG PKK ke-54 diisi sejumlah kegiatan untuk meningkatkan kapasitas kader dan memperkuat literasi keluarga. Salah satunya melalui kegiatan read aloud atau membaca nyaring untuk menumbuhkan budaya literasi sejak dini.

Berbagai kegiatan tersebut menjadi bagian dari upaya TP PKK Kabupaten Lamongan dalam memperkuat peran keluarga di bidang kesehatan, pendidikan, dan kesejahteraan. Melalui program Klunting, dukungan pemenuhan gizi dan pemberdayaan ekonomi diarahkan agar manfaatnya dapat dirasakan oleh keluarga sasaran.

Penulis : Nul

Editor : Zainul Arifin

Berita Terkait

12 Tahun Operasi Katarak Gratis Banyuwangi, Ribuan Warga Terbantu
PKG di Puskesmas Kamal Baru 41 Persen, Bangkalan Perkuat Sosialisasi
MotoGP Mandalika 2026, Begini Sistem Respons Darurat Tim Medis
RSUD Ruslan Mataram Edukasi Pasien soal Kecemasan dan Insomnia
Jember Siapkan 38 Mobil Cinta, 31 Unit Siap Antar Pasien Pulang Gratis
Direktur RSUD H Moh. Ruslan Jadi Narasumber FRES 2026
Wajah Tiba-Tiba Mencong, Jangan Panik Dulu! dr. Agustina Bongkar Bedanya Bell’s Palsy dan Stroke
Bukan Sekadar Jamban, Tim Nasional Uji Perubahan Perilaku Warga Sidoarjo

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊

Berita Terkait

Kamis, 15 Oktober 2026 - 22:24

Stunting Lamongan Turun Jadi 4,06 Persen, PKK Perkuat Klunting

Rabu, 14 Oktober 2026 - 09:43

12 Tahun Operasi Katarak Gratis Banyuwangi, Ribuan Warga Terbantu

Selasa, 13 Oktober 2026 - 07:38

PKG di Puskesmas Kamal Baru 41 Persen, Bangkalan Perkuat Sosialisasi

Minggu, 11 Oktober 2026 - 01:14

MotoGP Mandalika 2026, Begini Sistem Respons Darurat Tim Medis

Minggu, 11 Oktober 2026 - 01:07

RSUD Ruslan Mataram Edukasi Pasien soal Kecemasan dan Insomnia

Berita Terbaru