Antusiasme Warga Tinggi, Khitanan Massal Khofifah di Sumenep Ditambah Jadi 175 Anak

Kamis, 15 Oktober 2026

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa dalam rangkaian bakti sosial terpadu Hari Jadi ke-81 Provinsi Jawa Timur di Pantai Slopeng, Sumenep, Rabu (14/10). (Dok. Ho/RadarBangsa.co.id)

Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa dalam rangkaian bakti sosial terpadu Hari Jadi ke-81 Provinsi Jawa Timur di Pantai Slopeng, Sumenep, Rabu (14/10). (Dok. Ho/RadarBangsa.co.id)

SUMENEP, RadarBangsa.co.id – Pemerintah Provinsi Jawa Timur menambah kapasitas layanan khitanan massal gratis menjadi hingga 175 anak setelah kegiatan di Pantai Slopeng, Kabupaten Sumenep, mendapat sambutan antusias dari masyarakat. Layanan tersebut digelar dalam rangkaian bakti sosial terpadu Hari Jadi ke-81 Provinsi Jawa Timur, Rabu (14/10).

Semula, sebanyak 150 anak tercatat mengikuti khitanan massal tersebut. Penambahan kapasitas dilakukan agar lebih banyak anak dapat memperoleh layanan khitan secara gratis.

Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa mengatakan, akses kesehatan menjadi salah satu aspek penting dalam pembangunan manusia. Karena itu, peringatan hari jadi provinsi dimanfaatkan untuk menghadirkan pelayanan yang manfaatnya dapat dirasakan langsung oleh masyarakat.

“Pendekatan pembangunan yang kita lakukan adalah pendekatan Indeks Pembangunan Manusia atau Human Development Index. Ada tiga dimensi penting yang terus kita kuatkan, yaitu kesehatan, pendidikan, dan ekonomi,” kata Khofifah.

Ia berharap layanan dan bantuan yang diberikan dalam kegiatan tersebut dapat menjawab kebutuhan masyarakat, termasuk layanan khitanan massal yang mendapat respons besar dari warga.

Pelaksanaan khitanan massal melibatkan tenaga kesehatan dari berbagai rumah sakit di Jawa Timur, dengan dukungan konsultan spesialis urologi dan anestesi. Sebanyak 25 meja tindakan disiapkan beserta peralatan, obat-obatan, dan bahan medis habis pakai.

Pelayanan juga mencakup pemeriksaan awal untuk memastikan kesiapan peserta. Setiap anak menjalani pendaftaran dan verifikasi identitas, skrining riwayat kesehatan, pemeriksaan tanda vital, serta pemeriksaan kondisi fisik sebelum tindakan.

Orang tua atau wali peserta turut menerima penjelasan mengenai prosedur yang akan dijalani anak dan melengkapi persetujuan tindakan medis.

Setelah tindakan, peserta mendapatkan obat sesuai indikasi medis dan surat kontrol. Panitia juga memberikan bingkisan serta edukasi sebelum anak pulang bersama pendamping.

Khofifah menegaskan, kolaborasi pemerintah provinsi, pemerintah kabupaten, dan berbagai pihak diperlukan agar pelayanan publik dapat menjangkau lebih banyak warga.

“Kolaborasi antara pemerintah provinsi dan pemerintah kabupaten menjadi sangat penting. Kita ingin memastikan bahwa program pembangunan dan bantuan yang diberikan benar-benar menjawab kebutuhan masyarakat,” ujarnya.

Selain khitanan massal, bakti sosial terpadu di Pantai Slopeng menyediakan pemeriksaan kesehatan umum serta layanan kesehatan gigi dan mulut.

Pemeriksaan kesehatan umum menyasar 240 orang dewasa dan lansia. Layanan tersebut meliputi pemeriksaan status gizi, gula darah, jantung, serta faktor risiko stroke. Mobil rontgen juga disiapkan untuk menunjang pemeriksaan bagi warga yang memiliki faktor risiko tuberkulosis (TBC).

Sebanyak 20 tenaga kesehatan terlibat dalam layanan kesehatan umum. Mereka berasal dari Puskesmas Dasuk, Kabupaten Sumenep, RS Pura Raharja Surabaya, Ikatan Alumni Universitas Airlangga (IKA UNAIR), serta TNI Angkatan Laut.

Pemeriksaan kesehatan gigi dan mulut turut didukung jajaran TNI dan IKA UNAIR. Tenaga medis, termasuk dokter gigi dari Surabaya, Sidoarjo, Madiun, dan Sumenep, dilibatkan dalam pelayanan tersebut. Mobil klinik gigi juga disiapkan untuk menunjang pemeriksaan dan tindakan sesuai kebutuhan medis.

Khofifah menyampaikan apresiasi kepada IKA UNAIR dan seluruh pihak yang membantu pelaksanaan layanan kesehatan tersebut.

“Kami menyampaikan terima kasih kepada IKA UNAIR yang telah memberikan dukungan tenaga medis, termasuk dokter gigi. Kolaborasi seperti ini sangat penting agar pelayanan kesehatan dapat menjangkau masyarakat lebih luas,” tuturnya.

Perhatian terhadap kesehatan ibu dan anak juga diwujudkan melalui penyiapan 100 paket bantuan dari BAZNAS Jawa Timur untuk mendukung pencegahan stunting bagi ibu hamil dan balita yang mengalami masalah gizi.

Rangkaian kegiatan di Pantai Slopeng tersebut melengkapi layanan publik dan bantuan sosial lainnya, termasuk layanan literasi serta bantuan untuk mendukung kemandirian ekonomi masyarakat.

Khofifah mengapresiasi keterlibatan tenaga kesehatan, TNI, Pemerintah Kabupaten Sumenep, BAZNAS, IKA UNAIR, dan seluruh pihak yang berkontribusi dalam kegiatan tersebut.

Ia berharap kolaborasi lintas pihak dapat memperluas jangkauan pelayanan sekaligus menjadikan peringatan Hari Jadi ke-81 Provinsi Jawa Timur sebagai momentum untuk menghadirkan manfaat nyata bagi masyarakat.

Penulis : Nul

Editor : Zainul Arifin

Berita Terkait

Pasuruan United Target Promosi ke Liga 2 pada Musim 2026/2027
Adhy Karyono Dorong Gerbang Baru Nusantara Jatim Lebih Konkret
Gus Fawait Dorong Sinkronisasi Program Pusat dan Daerah di Jember
Pasar Murah Khofifah di Sumenep Tawarkan Sembako Terjangkau
Khofifah Siapkan Opsi Sumur Bor di Sumenep pada Awal 2027
Aktivasi IKD di Probolinggo Baru 18 Persen, Ina Minta Dipercepat
Dinas PUPR Bangkalan Mengucapkan Selamat Hari Jadi Kabupaten Bangkalan Ke-495 ‘Langkah Maju, Prospek Baru’
Pudam Sumber Sejahtera Bangkalan Mengucapkan Selamat Hari Jadi Kabupaten Bangkalan Ke-495 ‘Langkah Maju, Prospek Baru’

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊

Berita Terkait

Kamis, 15 Oktober 2026 - 21:21

Pasuruan United Target Promosi ke Liga 2 pada Musim 2026/2027

Kamis, 15 Oktober 2026 - 21:08

Adhy Karyono Dorong Gerbang Baru Nusantara Jatim Lebih Konkret

Kamis, 15 Oktober 2026 - 21:01

Gus Fawait Dorong Sinkronisasi Program Pusat dan Daerah di Jember

Kamis, 15 Oktober 2026 - 20:34

Pasar Murah Khofifah di Sumenep Tawarkan Sembako Terjangkau

Kamis, 15 Oktober 2026 - 20:23

Antusiasme Warga Tinggi, Khitanan Massal Khofifah di Sumenep Ditambah Jadi 175 Anak

Berita Terbaru