Kapolres Sampang Ajak Warga Jaga Persatuan dan Waspadai Karhutla

Rabu, 21 Oktober 2026

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Kegiatan doa kebangsaan di halaman Mapolres Sampang, Selasa (20/10/2026), dihadiri unsur Forkopimda, alim ulama, tokoh masyarakat, santri, dan pelajar. (Dok. Ho/RadarBangsa.co.id)

Kegiatan doa kebangsaan di halaman Mapolres Sampang, Selasa (20/10/2026), dihadiri unsur Forkopimda, alim ulama, tokoh masyarakat, santri, dan pelajar. (Dok. Ho/RadarBangsa.co.id)

SAMPANG, RadarBangsa.co.id – Kapolres Sampang AKBP Anang Hardiyanto mengajak masyarakat menjaga persatuan, tidak mudah terprovokasi informasi bohong, serta meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi kebakaran hutan dan lahan (karhutla). Pesan itu disampaikan dalam kegiatan doa kebangsaan di halaman Mapolres Sampang, Selasa (20/10/2026).

Kegiatan tersebut digelar bertepatan dengan dua tahun pemerintahan Presiden Prabowo Subianto dan Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka. Sejumlah unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Kabupaten Sampang, alim ulama, tokoh masyarakat, santri, dan pelajar turut menghadiri acara tersebut.

Kapolres Sampang mengatakan, doa bersama dipanjatkan agar Presiden dan Wakil Presiden beserta seluruh jajaran pemerintahan diberikan kesehatan, kekuatan, dan kebijaksanaan dalam menjalankan amanah negara.

“Momentum dua tahun pemerintahan ini hendaknya menjadi pengingat pentingnya kebersamaan dalam mendukung pembangunan nasional dan menjaga keutuhan Negara Kesatuan Republik Indonesia,” ujar Anang.

Selain menekankan pentingnya persatuan, Anang mengajak masyarakat menghormati perbedaan dan mengedepankan musyawarah dalam menyelesaikan persoalan. Ia juga mengingatkan warga agar tidak mudah percaya atau terprovokasi informasi bohong yang berpotensi memicu konflik.

Menurutnya, menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat membutuhkan keterlibatan berbagai elemen, termasuk masyarakat di lingkungan masing-masing.

Kapolres juga mengingatkan warga untuk mewaspadai potensi karhutla saat musim kemarau. Masyarakat diminta tidak melakukan pembakaran lahan secara sembarangan karena berpotensi menimbulkan kebakaran.

“Kami berharap masyarakat segera melapor apabila menemukan potensi gangguan keamanan maupun titik api di lingkungan sekitar agar dapat ditangani sedini mungkin,” pungkasnya.

Melalui kegiatan doa kebangsaan tersebut, Polres Sampang mengajak masyarakat menjaga kerukunan, memperkuat kebersamaan, serta berperan aktif menciptakan situasi yang aman dan kondusif di Kabupaten Sampang.

Penulis : Yak

Editor : Zainul Arifin

Berita Terkait

KAI Daop 8 Surabaya Tertibkan Bangunan di Pamekasan, Ini Kronologi Penyelesaiannya
Jelang Operasi Patuh 2026, Kasat Lantas Pelalawan Sambangi Driver Maxim
Gerakan Pangan Murah di Jember, Warga Bisa Beli Sembako di Bawah Harga Pasar
Ketua DPRD Pasuruan Borong 30 Kg Melon BUMDes Sumbersuko
Kekeringan Ngawi Berdampak pada 4.723 Jiwa, Khofifah Salurkan Bantuan Air Bersih
Pemeriksaan Kesehatan Gratis di Lamongan Tembus 692.983 Orang
Doa Kebangsaan Dua Tahun Prabowo-Gibran di Pasuruan Soroti Karhutla
Pemkab Pasuruan Gandeng BSI, Bidik Pendapatan Daerah dan UMKM

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊

Berita Terkait

Rabu, 21 Oktober 2026 - 22:52

Kapolres Sampang Ajak Warga Jaga Persatuan dan Waspadai Karhutla

Rabu, 21 Oktober 2026 - 22:46

KAI Daop 8 Surabaya Tertibkan Bangunan di Pamekasan, Ini Kronologi Penyelesaiannya

Rabu, 21 Oktober 2026 - 22:31

Jelang Operasi Patuh 2026, Kasat Lantas Pelalawan Sambangi Driver Maxim

Rabu, 21 Oktober 2026 - 22:24

Gerakan Pangan Murah di Jember, Warga Bisa Beli Sembako di Bawah Harga Pasar

Rabu, 21 Oktober 2026 - 21:59

Kekeringan Ngawi Berdampak pada 4.723 Jiwa, Khofifah Salurkan Bantuan Air Bersih

Berita Terbaru