9 Combine Harvester Ditebar di Bangkalan, Panen Lebih Cepat dan Murah

- Redaksi

Senin, 15 Desember 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Dinas Pertanian Bangkalan menyalurkan combine harvester kepada kelompok tani di enam kecamatan, Tahun Anggaran 2025. Foto Dok Ho/RadarBangsa.co.id

Dinas Pertanian Bangkalan menyalurkan combine harvester kepada kelompok tani di enam kecamatan, Tahun Anggaran 2025. Foto Dok Ho/RadarBangsa.co.id

BANGKALAN, RadarBangsa.co.id — Pemerintah Kabupaten Bangkalan melalui Dinas Pertanian merealisasikan penyaluran sembilan unit alat mesin pertanian (alsintan) jenis combine harvester kepada kelompok tani di enam kecamatan pada Tahun Anggaran 2025. Program ini diarahkan untuk mempercepat proses panen, menekan biaya produksi, serta memperkuat ketahanan pangan daerah di tengah keterbatasan tenaga kerja pertanian.

Bantuan alsintan tersebut bersumber dari APBD 2025 dan merupakan hasil aspirasi pokok-pokok pikiran (pokir) DPRD Kabupaten Bangkalan. Penyaluran dilakukan kepada kelompok tani yang dinilai aktif, terverifikasi, dan siap mengoperasikan alat secara berkelanjutan.

Kepala Bidang Pertanian Dinas Pertanian Bangkalan, Abu Said, menegaskan bahwa penggunaan combine harvester menjadi solusi konkret atas persoalan klasik di lapangan, terutama kelangkaan tenaga panen dan tingginya biaya operasional. “Dengan berkurangnya tenaga kerja, alat combine ini sangat meringankan petani. Yang sebelumnya membutuhkan sekitar 15 orang, kini cukup satu operator dan pekerjaan bisa selesai dalam hitungan jam,” ujar Abu Said, Minggu (15/12/2025).

Ia menjelaskan, untuk lahan seluas satu hektare, panen menggunakan combine harvester dapat diselesaikan sekitar empat jam atau setengah hari. Bandingkan dengan metode manual yang membutuhkan waktu hingga dua hari dengan belasan pekerja. “Kalau manual satu hektare bisa dua hari dengan kurang lebih 15 orang. Biaya upah besar, belum lagi potensi kehilangan hasil panen. Dengan combine, petani jauh lebih terbantu dari sisi waktu dan biaya,” katanya.

Selain meningkatkan efisiensi, Abu Said menilai alsintan modern berkontribusi pada peningkatan produktivitas dan kesejahteraan petani. Panen yang lebih cepat dan presisi juga mengurangi risiko kehilangan hasil akibat cuaca dan keterlambatan panen. Pemerintah daerah berharap pemanfaatan alsintan ini dikelola secara kolektif oleh kelompok tani agar dampaknya merata dan berkelanjutan.

Ke depan, Dinas Pertanian Bangkalan menargetkan penguatan pendampingan teknis dan pengawasan penggunaan alsintan agar optimal, sekaligus memastikan program ini memberi dampak langsung bagi produksi padi dan pendapatan petani di daerah.

Penulis : Lan

Editor : Zainul Arifin

Berita Terkait

Bantuan Alsintan Digenjot, Jombang Kian Kokoh Jadi Lumbung Pangan
Uji Terbang Drone Pertanian di Asahan, Dorong Produktivitas Padi Gogo
Khofifah Pastikan Program Gula Nasional Tancap Gas di Jatim
Lamongan Percepat Bongkar Ratoon Demi Target Swasembada Gula
Khofifah Tegaskan Tanggul Gedangan Trenggalek Selesai, 240 Ha Sawah Aman
Tanggul Gedangan Trenggalek Rampung, Khofifah Pastikan 240 Ha Sawah Terairi
P4S Jadikan Petani Muda Lamongan Lebih Kompetitif
Petani Milenial Lamongan Didongkrak Kuasai Agribisnis Modern
Tag :

Berita Terkait

Senin, 5 Januari 2026 - 18:39 WIB

Bantuan Alsintan Digenjot, Jombang Kian Kokoh Jadi Lumbung Pangan

Kamis, 1 Januari 2026 - 19:52 WIB

Uji Terbang Drone Pertanian di Asahan, Dorong Produktivitas Padi Gogo

Rabu, 24 Desember 2025 - 09:45 WIB

Khofifah Pastikan Program Gula Nasional Tancap Gas di Jatim

Senin, 15 Desember 2025 - 21:18 WIB

9 Combine Harvester Ditebar di Bangkalan, Panen Lebih Cepat dan Murah

Senin, 8 Desember 2025 - 13:04 WIB

Lamongan Percepat Bongkar Ratoon Demi Target Swasembada Gula

Berita Terbaru

Wakapolres Bengkayang Kompol Suparwoto memimpin Forum Konsultasi Publik Pelayanan Publik 2026 di Aula Tunggal Panaluan, Rabu (21/1/2026). Foto Dok Ho/Ded-RadarBangsa.co.id

Politik - Pemerintahan

Polres Bengkayang Serap Aspirasi Publik Lewat Forum Konsultasi 2026

Rabu, 21 Jan 2026 - 20:18 WIB

Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa didampingi Wakil Bupati Pasuruan meresmikan kawasan terpadu Bendomungal, Rabu (21/1/2026). (Foto Dok Zaki /RadarBangsa.co.id)

Politik - Pemerintahan

Bendomungal Bangil Pasuruan Berubah Wajah, Khofifah Resmikan Kawasan Terintegrasi

Rabu, 21 Jan 2026 - 20:08 WIB