Air Naik Cepat, Lima Kecamatan di Pasuruan Terendam

Rabu, 26 November 2025

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Petugas BPBD memantau genangan banjir yang merendam area permukiman di Kabupaten Pasuruan. (Foto Dok Ho/RadarBangsa.co.id)

Petugas BPBD memantau genangan banjir yang merendam area permukiman di Kabupaten Pasuruan. (Foto Dok Ho/RadarBangsa.co.id)

PASURUAN, RadarBangsa.co.id – Banjir kembali menghantam sejumlah wilayah di Kabupaten Pasuruan, Rabu (25/11/2025), setelah hujan deras mengguyur kawasan hulu sejak siang hingga sore hari. Sedikitnya lima kecamatan terdampak, yakni Rembang, Kraton, Pohjentrek, Bangil, dan Beji, dengan puluhan desa tergenang.

Data Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Pasuruan mencatat, air mulai masuk ke permukiman di Desa Genengwaru dan Syiar (Rembang), serta empat desa di Kecamatan Kraton: Sidogiri, Tambakrejo, Klampisrejo, dan Slambrit. Di Pohjentrek, tiga dusun di Desa Sukorejo—Duyo, Rujaksente, dan Suko—juga tak luput dari banjir. Kondisi serupa terjadi di Kelurahan Kalianyar dan Desa Tambakan (Bangil), sementara Desa Kedungringin dan Kedungboto di Kecamatan Beji kembali menjadi langganan genangan.

Kepala Pelaksana BPBD Pasuruan, Sugeng Hariyadi, menjelaskan bahwa banjir kali ini dipicu hujan ekstrem di wilayah hulu seperti Purwodadi, Lawang, dan Tutur. Situasi diperparah oleh air laut yang sedang pasang, sehingga wilayah dataran rendah langsung terdampak.

“Ketika hujan deras di hulu bertemu dengan pasang air laut, Kraton dan Pohjentrek menerima tekanan luapan paling cepat,” ujar Sugeng saat menghadiri Apel Siaga Linmas di Pandaan.

Menurutnya, Kraton dan Pohjentrek menjadi area paling parah karena berada di jalur akhir aliran Sungai Welang. “Posisinya yang dekat laut membuat wilayah ini selalu menjadi titik awal limpasan,” tambahnya.

Meski banjir merendam banyak wilayah, tidak ada laporan korban jiwa. Pemerintah Kabupaten Pasuruan telah menyalurkan bantuan darurat berupa makanan siap saji, matras, dan selimut.

“Kami terus mendampingi warga agar kebutuhan mendesak bisa segera terpenuhi,” tegas Sugeng.

Penulis : Nul

Editor : Zainul Arifin

Berita Terkait

Bupati Bangkalan Dorong Kader Kesehatan Perkuat Pendampingan Ibu dan Anak
PAPDESI Kendal Berharap Siltap Kades dan Perangkat Desa Tetap Dipertahankan
PIWK Sidoarjo Dikebut, Subandi Minta Jalan Rusak Segera Ditangani
DPRD Kabupaten Pasuruan Bahas Perubahan Perda Pajak dan Retribusi
Gus Iqdam di Pasuruan: Serukan Ilmu, Akhlak, dan Sedekah
Paripurna, Fraksi Golkar DPRD Ngawi Soroti Defisit RAPBD 2027, Usulkan Stadion Baru Berkapasitas 40.000 Penonton
HKG PKK ke-54, Luthfiana Lukman Hakim Perkuat Peran Keluarga di Bangkalan
Pelatihan Pelinting Rokok di Bangkalan, 30 Warga Burneh Ikuti Pembekalan

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊

Berita Terkait

Jumat, 30 Oktober 2026 - 08:38

Bupati Bangkalan Dorong Kader Kesehatan Perkuat Pendampingan Ibu dan Anak

Kamis, 29 Oktober 2026 - 23:36

PAPDESI Kendal Berharap Siltap Kades dan Perangkat Desa Tetap Dipertahankan

Kamis, 29 Oktober 2026 - 10:47

PIWK Sidoarjo Dikebut, Subandi Minta Jalan Rusak Segera Ditangani

Kamis, 29 Oktober 2026 - 08:31

DPRD Kabupaten Pasuruan Bahas Perubahan Perda Pajak dan Retribusi

Rabu, 28 Oktober 2026 - 16:22

Gus Iqdam di Pasuruan: Serukan Ilmu, Akhlak, dan Sedekah

Berita Terbaru