Anggaran PAUD Jember Rp33,1 Miliar, Dispendik Bantah Isu Jadi Nol

Selasa, 8 September 2026

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Muhammad Ghozali, Plt Kepala Bidang PAUD dan PNF Dispendik Jember, saat dikonfirmasi, Senin (7/9/2026). (Foto Dok Ho/RadarBangsa.co.id)

Muhammad Ghozali, Plt Kepala Bidang PAUD dan PNF Dispendik Jember, saat dikonfirmasi, Senin (7/9/2026). (Foto Dok Ho/RadarBangsa.co.id)

JEMBER, RadarBangsa.co.id – Isu anggaran Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) di Kabupaten Jember yang disebut dipangkas hingga menjadi nol rupiah dipastikan tidak benar. Dinas Pendidikan (Dispendik) Kabupaten Jember menegaskan anggaran penyelenggaraan PAUD dalam APBD 2026 tetap tersedia sebesar Rp33.183.360.000.

Penegasan tersebut disampaikan Pelaksana Tugas (Plt.) Kepala Bidang PAUD dan Pendidikan Nonformal (PNF) Dispendik Jember, Muhammad Ghozali, saat dikonfirmasi pada Senin (7/9/2026) malam. Ia menyebut tidak ada pemangkasan maupun penghapusan anggaran PAUD seperti kabar yang beredar di masyarakat.

“Informasi mengenai adanya pemangkasan anggaran PAUD menjadi nol rupiah itu sama sekali tidak benar. Anggaran yang dialokasikan di Bidang PAUD dipastikan masih utuh,” tegas Ghozali.

Menurut Ghozali, kepastian mengenai alokasi tersebut dapat dilihat secara terbuka melalui dokumen Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) maupun Dokumen Perubahan APBD Tahun Anggaran 2026.

Ia menjelaskan, salah satu pos yang menjadi dasar pengecekan adalah sub-kegiatan Penyelenggaraan Proses Belajar PAUD dengan kode kegiatan 1.01.02.2.03.0047. Dalam dokumen tersebut, nilai anggaran disebut tidak mengalami pergeseran maupun pengurangan.

“Di dalam dokumen Perubahan APBD 2026, nilai anggaran untuk sub-kegiatan proses belajar PAUD ini tetap bertahan di angka Rp33.183.360.000,” terangnya.

Ghozali menduga munculnya informasi mengenai anggaran PAUD menjadi nol rupiah berkaitan dengan salah penafsiran atau kekurangtelitian dalam membaca lembaran Rencana Kerja dan Anggaran (RKA).

Dispendik Jember kemudian mengingatkan masyarakat agar tidak langsung mempercayai informasi yang belum melalui proses verifikasi. Klarifikasi dinilai penting agar informasi mengenai kebijakan dan anggaran pendidikan tidak menimbulkan persepsi yang keliru di tengah masyarakat.

Dispendik juga meminta insan pers menjalankan proses verifikasi dan konfirmasi secara berimbang sebelum menyampaikan sebuah informasi kepada publik.

“Kami sangat berharap teman-teman media dapat melakukan klarifikasi dan konfirmasi terlebih dahulu sebelum melemparkan isu ke publik. Langkah konfirmasi ini penting agar tidak timbul persepsi yang keliru dan membingungkan masyarakat,” pungkas Ghozali.

Dengan demikian, berdasarkan penjelasan Dispendik Jember dan dokumen Perubahan APBD 2026 yang disebutkan, alokasi untuk sub-kegiatan Penyelenggaraan Proses Belajar PAUD tetap tercatat sebesar Rp33.183.360.000, bukan nol rupiah.

Penulis : Herry

Editor : Zainul Arifin

Berita Terkait

Di Hadapan 109 Mahasiswa Unhan, Khofifah Paparkan Potensi Pangan Jatim Menuju Kedaulatan Nasional
Menaker Ungkap Cara Adopsi AI Bisa Dongkrak Produktivitas hingga 40 Persen
Kapolsek Laren Ingatkan Pelajar MA Muhammadiyah 03 Jauhi Bullying dan Bijak Bermedsos
Tiga Pesan Kapolsek Tikung untuk Pelajar SMK Islam Lamongan, Jaga Pergaulan, Tertib di Jalan, Jauhi Narkoba
Wamenaker Ajak Generasi Muda Jadikan AI Pengganda Produktivitas
Khofifah Resmi Kukuhkan 200 Mahasiswa Baru AMN Surabaya
Maulid Nabi di SMP Modhariyah Bangkalan, Siswa Diajak Teladani Rasulullah
Extranas ke-8 Digelar di Lamongan, Libatkan 137 Madrasah dari 19 Provinsi

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊

Berita Terkait

Rabu, 16 September 2026 - 13:00

Di Hadapan 109 Mahasiswa Unhan, Khofifah Paparkan Potensi Pangan Jatim Menuju Kedaulatan Nasional

Rabu, 16 September 2026 - 09:27

Menaker Ungkap Cara Adopsi AI Bisa Dongkrak Produktivitas hingga 40 Persen

Selasa, 15 September 2026 - 15:22

Kapolsek Laren Ingatkan Pelajar MA Muhammadiyah 03 Jauhi Bullying dan Bijak Bermedsos

Senin, 14 September 2026 - 08:41

Tiga Pesan Kapolsek Tikung untuk Pelajar SMK Islam Lamongan, Jaga Pergaulan, Tertib di Jalan, Jauhi Narkoba

Sabtu, 12 September 2026 - 18:27

Wamenaker Ajak Generasi Muda Jadikan AI Pengganda Produktivitas

Berita Terbaru