Arumi Dardak Luncurkan Modernisasi PKK di Pasuruan

Jumat, 31 Oktober 2025

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Arumi Bachsin Elestianto Dardak, Ketua Tim Penggerak PKK Provinsi Jawa Timur, berbincang dengan Ketua TP PKK Kabupaten Pasuruan Merita Rusdi Sutejo saat kunjungan kerja di Auditorium Mpu Sindok, Kompleks Kantor Bupati Pasuruan, Kamis (30/10/2025). (Foto Dok Ho/RadarBangsa.co.id)

Arumi Bachsin Elestianto Dardak, Ketua Tim Penggerak PKK Provinsi Jawa Timur, berbincang dengan Ketua TP PKK Kabupaten Pasuruan Merita Rusdi Sutejo saat kunjungan kerja di Auditorium Mpu Sindok, Kompleks Kantor Bupati Pasuruan, Kamis (30/10/2025). (Foto Dok Ho/RadarBangsa.co.id)

PASURUAN, RadarBangsa.co.id – Kabupaten Pasuruan ditetapkan sebagai salah satu daerah percontohan modernisasi sistem informasi Tim Penggerak PKK di Jawa Timur. Program ini merupakan tindak lanjut hasil Rapat Kerja Nasional (Rakernas) X PKK Tahun 2025 yang menekankan transformasi digital dalam pengelolaan kelembagaan.

Selain Pasuruan, dua daerah lain yang ditunjuk sebagai pilot project adalah Kabupaten Blitar dan Pacitan. Untuk memastikan kesiapan implementasi di lapangan, Ketua Tim Penggerak PKK Provinsi Jawa Timur, Arumi Bachsin Elestianto Dardak, melakukan kunjungan kerja ke Kabupaten Pasuruan, Kamis (30/10/2025). Kegiatan tersebut berlangsung di Auditorium Mpu Sindok, Kompleks Kantor Bupati Pasuruan.

Kedatangan Arumi yang juga istri Wakil Gubernur Jawa Timur Emil Elestianto Dardak disambut hangat oleh Ketua TP PKK Kabupaten Pasuruan, Merita Rusdi Sutejo, beserta jajaran pengurus PKK kabupaten dan kecamatan.

Dalam sambutannya, Arumi menegaskan pentingnya modernisasi sistem informasi PKK sebagai langkah strategis memperkuat kelembagaan yang lebih sistematis, terencana, dan akuntabel. Program tersebut diwujudkan melalui penerapan aplikasi Sistem Informasi Manajemen (SIM) PKK yang dirancang terintegrasi dari pusat hingga daerah.

“Melalui sistem ini, setiap kegiatan PKK dapat terdokumentasi dan dilaporkan secara berjenjang, mulai dari dasa wisma, kecamatan, kabupaten, hingga provinsi,” ujar Arumi.

Ia menambahkan, SIM PKK menjadi tulang punggung pendataan program PKK yang selama ini berjalan manual. Dengan sistem digital, proses pelaporan dapat dilakukan lebih efektif dan efisien, sekaligus memastikan data kegiatan benar-benar valid.

“Kita tidak menuntut kesempurnaan, tapi kesediaan untuk memulai. Nantinya akan ada pendampingan agar sistem ini berjalan bertahap sesuai kesiapan masing-masing daerah,” tegasnya.

Arumi juga mendorong agar implementasi sistem ini disinergikan dengan Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) daerah guna memastikan stabilitas jaringan, keamanan data, dan peningkatan kapasitas operator IT.

Sementara itu, Ketua TP PKK Kabupaten Pasuruan Merita Rusdi Sutejo menyebut SIM PKK bukan sekadar aplikasi pelaporan, tetapi instrumen penting dalam perencanaan berbasis data. Menurutnya, sistem ini dapat mempercepat identifikasi masalah sosial di masyarakat, termasuk pencegahan stunting dan penguatan ekonomi keluarga.

“Dengan data yang akurat, intervensi program bisa lebih tepat sasaran. Kami juga menyiapkan SOP, supervisi, dan insentif kader berbasis data untuk memperkuat kedisiplinan pelaporan,” jelas Merita.

Ia menambahkan, peran operator IT menjadi garda depan dalam memastikan sinkronisasi data berjalan lancar. Diskominfo Pasuruan pun diminta aktif mendukung aspek teknis seperti konektivitas dan keamanan sistem.

Usai agenda utama, Arumi menyempatkan diri meninjau produk Usaha Kecil dan Menengah (UKM) binaan TP PKK Kabupaten Pasuruan. Beragam hasil karya lokal seperti olahan pangan, kerajinan tangan, serta batik dan bordir khas Pasuruan turut dipamerkan dalam kesempatan itu.

Langkah digitalisasi ini diharapkan menjadi momentum baru bagi PKK dalam memperkuat tata kelola berbasis teknologi, sekaligus memperluas dampak sosial ekonomi bagi masyarakat di tingkat keluarga.

Penulis : Nul

Editor : Zainul Arifin

Berita Terkait

SMK Muhammadiyah 3 Weleri Bentuk Siswa Disiplin dan Peduli Lingkungan
Bupati Bangkalan Dorong Kader Kesehatan Perkuat Pendampingan Ibu dan Anak
PAPDESI Kendal Berharap Siltap Kades dan Perangkat Desa Tetap Dipertahankan
PIWK Sidoarjo Dikebut, Subandi Minta Jalan Rusak Segera Ditangani
DPRD Kabupaten Pasuruan Bahas Perubahan Perda Pajak dan Retribusi
Gus Iqdam di Pasuruan: Serukan Ilmu, Akhlak, dan Sedekah
Paripurna, Fraksi Golkar DPRD Ngawi Soroti Defisit RAPBD 2027, Usulkan Stadion Baru Berkapasitas 40.000 Penonton
HKG PKK ke-54, Luthfiana Lukman Hakim Perkuat Peran Keluarga di Bangkalan
Tag :

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊

Berita Terkait

Sabtu, 31 Oktober 2026 - 23:43

SMK Muhammadiyah 3 Weleri Bentuk Siswa Disiplin dan Peduli Lingkungan

Jumat, 30 Oktober 2026 - 08:38

Bupati Bangkalan Dorong Kader Kesehatan Perkuat Pendampingan Ibu dan Anak

Kamis, 29 Oktober 2026 - 23:36

PAPDESI Kendal Berharap Siltap Kades dan Perangkat Desa Tetap Dipertahankan

Kamis, 29 Oktober 2026 - 10:47

PIWK Sidoarjo Dikebut, Subandi Minta Jalan Rusak Segera Ditangani

Kamis, 29 Oktober 2026 - 08:31

DPRD Kabupaten Pasuruan Bahas Perubahan Perda Pajak dan Retribusi

Berita Terbaru