Bangkalan Genjot Pemutakhiran DTSEN demi UHC dan Bansos Tepat Sasaran

Kamis, 9 Juli 2026

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Wakil Bupati Bangkalan Moch. Fauzan Ja'far membuka Sosialisasi dan Pelatihan Pemutakhiran DTSEN Non Desil di Kecamatan Burneh, Rabu (8/7/2026). (Foto Dok Ho/RadarBangsa.co.id)

Wakil Bupati Bangkalan Moch. Fauzan Ja'far membuka Sosialisasi dan Pelatihan Pemutakhiran DTSEN Non Desil di Kecamatan Burneh, Rabu (8/7/2026). (Foto Dok Ho/RadarBangsa.co.id)

BANGKALAN, RadarBangsa.co.id – Pemerintah Kabupaten Bangkalan mempercepat pemutakhiran Data Tunggal Sosial Ekonomi Nasional (DTSEN) sebagai upaya memastikan setiap program pemerintah berbasis pada data yang akurat. Langkah ini dinilai penting agar penyaluran bantuan sosial hingga layanan kesehatan dapat tepat sasaran.

Komitmen tersebut diwujudkan melalui Sosialisasi dan Pelatihan Pemutakhiran DTSEN Non Desil yang dibuka Wakil Bupati Bangkalan Moch. Fauzan Ja’far di Kantor Kecamatan Burneh, Rabu (8/7/2026). Kegiatan yang berlangsung selama tiga hari itu diikuti operator Sistem Informasi Kesejahteraan Sosial Next Generation (SIKS-NG), kepala desa, dan perangkat daerah terkait.

Dalam arahannya, Fauzan menegaskan kualitas data menjadi fondasi utama penyusunan kebijakan pemerintah. Menurutnya, validitas data akan menentukan ketepatan sasaran berbagai program yang menyentuh langsung kebutuhan masyarakat.

Salah satu program yang menggunakan basis data DTSEN adalah Universal Health Coverage (UHC) atau layanan berobat gratis. Pemerintah Kabupaten Bangkalan, kata Fauzan, telah meningkatkan status program tersebut menjadi UHC Prioritas agar anggaran jaminan kesehatan daerah lebih efektif menjangkau warga yang benar-benar membutuhkan.

“Keberlanjutan program ini tidak sekadar berjalan secara reguler, melainkan telah ditingkatkan statusnya menjadi program UHC Prioritas. Kebijakan tersebut diambil agar realisasi anggaran jaminan kesehatan daerah dapat menyasar masyarakat yang benar-benar membutuhkan secara optimal, adil, dan tepat sasaran,” ujar Fauzan.

Selain memperkuat basis data sosial ekonomi, Pemkab Bangkalan bersama RSUD juga terus meningkatkan pelayanan kesehatan melalui Program Sambang. Program tersebut dirancang untuk mendekatkan layanan kesehatan kepada masyarakat sekaligus memberikan edukasi mengenai pentingnya menjaga kesehatan.

“Selain sosialisasi DTSEN, Pemerintah Kabupaten Bangkalan bersama RSUD juga terus memperkuat pelayanan publik melalui Program Sambang. Program ini menjadi wadah untuk mendekatkan pelayanan sekaligus memberikan sosialisasi dan edukasi kesehatan kepada masyarakat,” pungkasnya.

Penulis : Nul

Editor : Zainul Arifin

Berita Terkait

Bupati Bangkalan Dorong Kader Kesehatan Perkuat Pendampingan Ibu dan Anak
PAPDESI Kendal Berharap Siltap Kades dan Perangkat Desa Tetap Dipertahankan
PIWK Sidoarjo Dikebut, Subandi Minta Jalan Rusak Segera Ditangani
DPRD Kabupaten Pasuruan Bahas Perubahan Perda Pajak dan Retribusi
Gus Iqdam di Pasuruan: Serukan Ilmu, Akhlak, dan Sedekah
Paripurna, Fraksi Golkar DPRD Ngawi Soroti Defisit RAPBD 2027, Usulkan Stadion Baru Berkapasitas 40.000 Penonton
HKG PKK ke-54, Luthfiana Lukman Hakim Perkuat Peran Keluarga di Bangkalan
Pelatihan Pelinting Rokok di Bangkalan, 30 Warga Burneh Ikuti Pembekalan

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊

Berita Terkait

Jumat, 30 Oktober 2026 - 08:38

Bupati Bangkalan Dorong Kader Kesehatan Perkuat Pendampingan Ibu dan Anak

Kamis, 29 Oktober 2026 - 23:36

PAPDESI Kendal Berharap Siltap Kades dan Perangkat Desa Tetap Dipertahankan

Kamis, 29 Oktober 2026 - 10:47

PIWK Sidoarjo Dikebut, Subandi Minta Jalan Rusak Segera Ditangani

Kamis, 29 Oktober 2026 - 08:31

DPRD Kabupaten Pasuruan Bahas Perubahan Perda Pajak dan Retribusi

Rabu, 28 Oktober 2026 - 16:22

Gus Iqdam di Pasuruan: Serukan Ilmu, Akhlak, dan Sedekah

Berita Terbaru