Banjir Pasuruan Belum Surut, Khofifah Turun Langsung ke Rejoso: Pompanisasi Terkendala, Warga Diminta Jaga Lingkungan

- Redaksi

Kamis, 26 Maret 2026

facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Gubernur Jatim Khofifah Indar Parawansa saat meninjau banjir di Rejoso, Kamis (26/3/2026). (Foto Dok Ho/RadarBangsa.co.id)

Gubernur Jatim Khofifah Indar Parawansa saat meninjau banjir di Rejoso, Kamis (26/3/2026). (Foto Dok Ho/RadarBangsa.co.id)

PASURUAN, RadarBangsa.co.id – Banjir yang masih menggenangi permukiman dan fasilitas umum di Kabupaten Pasuruan, Jawa Timur, belum juga surut hingga Kamis (26/3/2026). Kondisi ini mendorong Gubernur Jawa Timur, Khofifah Indar Parawansa turun langsung meninjau lokasi terdampak.

Khofifah menyambangi warga di Dusun Bandaran, Desa Jarangan, Kecamatan Rejoso, yang saat ini mengungsi di shelter darurat tak jauh dari rumah mereka.

Dalam kunjungannya, Khofifah membagikan bantuan berupa sembako untuk lansia dan warga umum, serta makanan dan mainan bagi balita dan anak-anak. Selain itu, ia juga meninjau langsung kondisi banjir menggunakan perahu bersama Wakil Bupati Pasuruan Shobih Asrori dan sejumlah pejabat terkait.

Rombongan turut melihat dapur umum yang terus beroperasi untuk memenuhi kebutuhan makan warga terdampak. Pemerintah daerah dan provinsi memastikan suplai logistik tetap berjalan selama masa tanggap darurat.

“Saya begitu datang langsung menerjang banjir untuk melihat shelter dapur umum di Rejoso. Alhamdulillah dapur umum terus dibuat untuk suplai nasi bungkus bagi warga terdampak,” ujar Khofifah kepada awak media.

Ia juga menyoroti kendala utama dalam penanganan banjir, khususnya sistem pompanisasi yang belum maksimal.

“Kita sudah siapkan 6 pompa dari Dinas SDA Jatim dan 4 dari Pemkab Pasuruan. Tapi tidak semua bisa berfungsi karena air sungai sama tingginya dengan genangan di sini,” tegasnya.

Upaya penanganan banjir telah dilakukan melalui pompanisasi dan normalisasi Sungai Rejoso yang melibatkan pemerintah provinsi, Pemkab Pasuruan, serta Balai Besar Wilayah Sungai (BBWS). Namun, keterbatasan anggaran membuat normalisasi belum bisa menjangkau seluruh aliran sungai dalam waktu singkat.

Kondisi ini berdampak langsung pada aktivitas warga yang terganggu, mulai dari akses transportasi hingga kesehatan lingkungan di kawasan terdampak banjir.

Khofifah menegaskan pentingnya solusi jangka panjang dengan melibatkan semua pihak, termasuk masyarakat.

“Ini jadi PR bersama. Normalisasi sudah dilakukan tapi belum menyeluruh. Saya minta masyarakat tidak membuang sampah ke sungai dan tidak membangun yang menghambat aliran air,” pungkasnya.

Penulis : Nul

Editor : Zainul Arifin

Berita Terkait

Hari Bhayangkara Belum Tiba, Polsek Semarang Tengah Sudah Bikin Gebrakan di Tengah Masyarakat
Saat Daerah Lain Melambat, Jawa Timur Justru Moncer, Khofifah Raih Dua Penghargaan Nasional Sekaligus
Gubernur Khofifah Raih Dua Penghargaan Nasional, Jawa Timur Diakui Penggerak Ekonomi dan Ketahanan Pangan
Bobby Nasution Resmi Nyalakan Mesin Sensus Ekonomi 2026, Seluruh Pelaku Usaha Sumut Akan Didata
Sedekah Bumi di Sudipayung, Warga Doa Bersama agar Tanaman Terhindar Serangan Hama
Sidoarjo Tancap Gas Benahi Jalan Rusak dan Banjir, Subandi Minta Proyek Prioritas Dipercepat
181 Ribu Warga Sidoarjo Dapat Beras dan Minyak Gratis, Subandi Turun Langsung Beri Peringatan Keras
1.452 Petugas Turun ke Lapangan, Sidoarjo Gelar Pendataan Ekonomi Terbesar dalam 10 Tahun

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊

Berita Terkait

Jumat, 12 Juni 2026 - 10:19 WIB

Hari Bhayangkara Belum Tiba, Polsek Semarang Tengah Sudah Bikin Gebrakan di Tengah Masyarakat

Jumat, 12 Juni 2026 - 09:55 WIB

Saat Daerah Lain Melambat, Jawa Timur Justru Moncer, Khofifah Raih Dua Penghargaan Nasional Sekaligus

Jumat, 12 Juni 2026 - 09:49 WIB

Gubernur Khofifah Raih Dua Penghargaan Nasional, Jawa Timur Diakui Penggerak Ekonomi dan Ketahanan Pangan

Jumat, 12 Juni 2026 - 00:36 WIB

Sedekah Bumi di Sudipayung, Warga Doa Bersama agar Tanaman Terhindar Serangan Hama

Jumat, 12 Juni 2026 - 00:33 WIB

Sidoarjo Tancap Gas Benahi Jalan Rusak dan Banjir, Subandi Minta Proyek Prioritas Dipercepat

Berita Terbaru