MATARAM, RadarBangsa.co.id – Kesiapsiagaan rumah sakit menjadi komponen krusial dalam menghadapi cuaca ekstrem. RSUD H. Moh Ruslan Kota Mataram memperkuat langkah antisipasi untuk memastikan pelayanan kesehatan tetap berjalan optimal di tengah potensi bencana.
Cuaca ekstrem seperti banjir, gelombang panas, angin kencang, dan badai dapat meningkatkan lonjakan pasien darurat (surge capacity) sekaligus mengganggu operasional rumah sakit. Menurut Dirut Utama RSUD H. Moh Ruslan, dr. Hj. NK Eka Nurhayati, Sp.OG, Subsp F.E.R, M.Kes., M.Sc., hingga Kamis (22/01/2026) kondisi IGD masih terkendali dan jumlah pasien belum mengalami lonjakan.
“Alhamdulillah, hingga saat ini kondisi masih stabil, belum ada lonjakan pasien. Namun masyarakat tetap harus waspada dan tidak lengah,” kata dr. Eka. Ia menambahkan masyarakat diminta berhati-hati terhadap pohon tumbang, angin kencang, dan gelombang tinggi yang berpotensi membahayakan.
RSUD H. Moh Ruslan juga menyiapkan layanan gawat darurat melalui PSC 119 Kota Mataram, nomor 087-777-577-119, yang aktif 24 jam setiap hari (Doctor On Call) untuk menangani kondisi darurat medis.
Peringatan cuaca ekstrem turut disampaikan BMKG (Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika) yang memantau potensi hujan sedang-lebat dan angin kencang di wilayah NTB. “Tetap waspada, dan segera hubungi nomor PSC 119 jika mengalami atau menemukan kejadian gawat darurat medis,” pungkas dr. Eka.
Upaya antisipatif ini menunjukkan kesiapan rumah sakit dalam menjaga keselamatan warga Mataram, sekaligus memperkuat manajemen risiko bencana di sektor kesehatan.
Lainnya:
- Bupati Kendal Tekankan ASN Wajib Hadir dan Responsif, Jadi Teladan di Tengah Masyarakat
- Bupati Kendal Minta ASN Tingkatkan Kompetensi, MOOC Jadi Solusi Pembelajaran Fleksibel
- KPK Turun ke Asahan, Bimtek Anti Korupsi Jadi Alarm Perbaikan Layanan Publik
Penulis : Aini
Editor : Zainul Arifin








