Bunda Literasi Asahan Turun ke Aek Ledong, Perpustakaan Keliling Jadi Senjata Dorong Minat Baca Anak Desa

Kamis, 2 April 2026

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Bunda Literasi Asahan saat meninjau perpustakaan keliling di Aek Ledong, Rabu (1/4/2026). (Foto Dok Ho/RadarBangsa.co.id)

Bunda Literasi Asahan saat meninjau perpustakaan keliling di Aek Ledong, Rabu (1/4/2026). (Foto Dok Ho/RadarBangsa.co.id)

ASAHAN, RadarBangsa.co.id — Upaya meningkatkan budaya literasi di daerah terus digencarkan Pemerintah Kabupaten Asahan. Salah satunya melalui peninjauan langsung layanan perpustakaan keliling oleh Bunda Literasi Asahan, Yusnila Indriati Taufik, di SDN 015927 Padang Sipirok, Kecamatan Aek Ledong, Rabu (1/4/2026).

Kegiatan ini menjadi bagian dari strategi memperluas akses membaca bagi pelajar di wilayah yang belum terjangkau perpustakaan permanen.

Peninjauan dilakukan bersama sejumlah pejabat daerah, termasuk Ibu Wakil Bupati Asahan Ny. Juni Rianto, Kepala Dinas Perpustakaan dan Arsip, Camat Aek Ledong, serta perangkat desa setempat. Kehadiran rombongan disambut antusias para siswa yang sejak pagi telah memanfaatkan layanan tersebut.

Dalam kegiatan itu, Yusnila meninjau langsung kondisi armada perpustakaan keliling beserta koleksi buku yang tersedia. Ia juga berinteraksi dengan siswa, sekaligus memberikan motivasi agar budaya membaca terus ditanamkan sejak dini.

Program perpustakaan keliling ini dinilai menjadi solusi strategis dalam menjangkau daerah terpencil. Selain menyediakan akses buku, kegiatan membaca bersama juga menjadi stimulus untuk meningkatkan minat baca anak-anak.

“Literasi adalah fondasi utama dalam membangun generasi yang cerdas dan berwawasan luas. Membaca membuka jendela dunia bagi anak-anak kita,” ujar Yusnila Indriati Taufik.

Camat Aek Ledong turut mengapresiasi langkah tersebut dan berharap program ini terus berlanjut serta menjangkau lebih banyak sekolah di wilayahnya.

Pemerintah Kabupaten Asahan menilai layanan perpustakaan keliling sebagai program penting untuk meningkatkan kualitas sumber daya manusia. Terlebih, akses literasi di daerah pelosok masih menjadi tantangan yang harus diatasi secara berkelanjutan.

Tingginya antusiasme siswa dalam kegiatan ini menunjukkan bahwa keberadaan fasilitas tersebut sangat dibutuhkan. Koleksi buku yang relevan juga dinilai mampu mendukung proses belajar di sekolah.

Melalui program ini, pemerintah berharap indeks literasi di wilayah Aek Ledong dan sekitarnya terus meningkat. “Kami berkomitmen menghadirkan inovasi untuk menciptakan generasi unggul dan berdaya saing,” pungkas Yusnila.

Penulis : Dicky

Editor : Zainul Arifin

Berita Terkait

Dari Kampus ke Kampus, Anggota DPD RI Asal Jawa Timur Lia Istifhama Ajak Mahasiswa Belajar Pengabdian
Biro Adpim Jatim Raih Penghargaan, Literasi Digital Santri Jadi Perhatian
Polres Lamongan Gelar Apel Satgas Polisi Jogo Sekolah
SMPN 1 Bangsalsari Jember Kembangkan Gulat, Siapkan Atlet Pelajar ke Popda Jatim
Festival Film Santriwati Warnai Penutupan HSN 2026 di Lamongan
Program SIKAP Jatim Raih Penghargaan Nasional, 1.548 Sekolah Jadi Penggerak Ketahanan Pangan
TKA SMKN 8 Malang Diikuti 391 Murid, Khofifah Turun Langsung
Kapolres Lamongan Ajak Pelajar SMPN 1 Jauhi Narkoba Lewat POLIDIK

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊

Berita Terkait

Jumat, 30 Oktober 2026 - 18:41

Dari Kampus ke Kampus, Anggota DPD RI Asal Jawa Timur Lia Istifhama Ajak Mahasiswa Belajar Pengabdian

Jumat, 30 Oktober 2026 - 10:14

Biro Adpim Jatim Raih Penghargaan, Literasi Digital Santri Jadi Perhatian

Kamis, 29 Oktober 2026 - 11:08

Polres Lamongan Gelar Apel Satgas Polisi Jogo Sekolah

Kamis, 29 Oktober 2026 - 08:22

SMPN 1 Bangsalsari Jember Kembangkan Gulat, Siapkan Atlet Pelajar ke Popda Jatim

Rabu, 28 Oktober 2026 - 16:54

Festival Film Santriwati Warnai Penutupan HSN 2026 di Lamongan

Berita Terbaru