RSUD Ki Ageng Brondong Diresmikan Bupati Lamongan

Rabu, 18 Juni 2025

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Pak Yes saat meresmikan RSUD Ki Ageng Brondong, Rabu (18/6/2025), simbol komitmen Pemkab Lamongan dalam peningkatan akses layanan kesehatan | Dok Foto Ho/ RadarBangsa

Pak Yes saat meresmikan RSUD Ki Ageng Brondong, Rabu (18/6/2025), simbol komitmen Pemkab Lamongan dalam peningkatan akses layanan kesehatan | Dok Foto Ho/ RadarBangsa

LAMONGAN, RadarBangsa.co.idRumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Ki Ageng Brondong resmi diresmikan oleh Bupati Lamongan Yuhronur Efendi, Rabu (18/6/2025) siang. Kehadiran rumah sakit tipe D ini menjadi komitmen Pemerintah Kabupaten Lamongan dalam mewujudkan pemerataan pembangunan, khususnya di sektor kesehatan.

Terletak di wilayah Pantura yang sebelumnya jauh dari akses layanan kesehatan tingkat rumah sakit, RSUD Ki Ageng Brondong diharapkan mampu menjawab kebutuhan dasar masyarakat akan layanan medis yang mudah dijangkau.

“Dalam visi pembangunan Lamongan, ada tiga pilar utama: tumbuh ekonominya, merata pembangunannya, dan harmonis warganya. Kehadiran RSUD ini merupakan bukti nyata pemerataan pembangunan, khususnya di bidang kesehatan. Karena sebelumnya, masyarakat pantura harus berobat ke kabupaten tetangga,” ujar Bupati yang akrab disapa Pak Yes.

Selain mendekatkan akses, RSUD ini juga dirancang untuk memberikan mutu pelayanan kesehatan yang maksimal. Rumah sakit ke-20 di Kabupaten Lamongan ini telah memenuhi empat layanan dasar rumah sakit tipe D, yaitu poli anak, poli penyakit dalam, poli bedah, dan poli kandungan. Juga tersedia layanan tambahan seperti poli gigi dan medical check-up.

Fasilitas lainnya meliputi instalasi rawat jalan, instalasi farmasi, radiologi, instalasi gawat darurat (IGD), laboratorium, ruang operasi, instalasi rawat inap, ruang bersalin, instalasi bedah sentral, dan Intensive Care Unit (ICU).

“Upaya maksimalisasi pelayanan kesehatan di Lamongan terus kami dorong. Terbukti, indeks kesehatan Lamongan pada 2024 telah mencapai kategori tinggi, yaitu 0,843 dari skala 0–1,” jelas Pak Yes.

Ia juga menambahkan bahwa ke depan akan dilakukan visitasi dari BPJS Kesehatan untuk memastikan fasilitas yang ada sesuai standar dan layak memberikan pelayanan kepada peserta Jaminan Kesehatan Nasional (JKN).

Sementara itu, Kepala Dinas Kesehatan Lamongan, Chaidir Annas, menyampaikan bahwa RSUD Ki Ageng Brondong sebenarnya telah melakukan soft opening sejak 3 Juni 2025. Sejak saat itu, layanan kesehatan sudah diberikan kepada masyarakat, termasuk layanan rawat inap yang hingga kini telah melayani tujuh pasien.

Penulis : Nul

Editor : Zainul Arifin

Berita Terkait

Hari Jadi Pasuruan ke-1097, RSUD Bangil Gelar Baksos Medis Gratis untuk Puluhan Warga
Tiga Kali Raih Diamond Status, RSUD HMR Mataram Selamatkan 234 Pasien Stroke
95 Lukisan SBY Dipamerkan di Surabaya, Khofifah Soroti Karya tentang Tsunami Aceh
PERWOSI Lamongan Periode 2025–2029 Dilantik, Bidik Atlet Perempuan hingga Pelosok Desa
Produksi Garam Lamongan Baru 1.317 Ton, Pemkab Optimistis Kejar Target 20.000 Ton
PSC 119 RSUD HMR Raih Gold Status, Respons Kurang dari 10 Menit Jadi Kunci Penanganan Stroke
2.432 Kader TP PKK Dilibatkan, Kota Mataram Perkuat Jejaring Siaga Stroke
Sidoarjo Jadi Daerah Percontohan InCircular, Subandi Dorong Pengelolaan Sampah dari Hulu

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊

Berita Terkait

Rabu, 16 September 2026 - 18:13

Hari Jadi Pasuruan ke-1097, RSUD Bangil Gelar Baksos Medis Gratis untuk Puluhan Warga

Rabu, 16 September 2026 - 18:03

Tiga Kali Raih Diamond Status, RSUD HMR Mataram Selamatkan 234 Pasien Stroke

Rabu, 16 September 2026 - 17:58

95 Lukisan SBY Dipamerkan di Surabaya, Khofifah Soroti Karya tentang Tsunami Aceh

Rabu, 16 September 2026 - 14:43

PERWOSI Lamongan Periode 2025–2029 Dilantik, Bidik Atlet Perempuan hingga Pelosok Desa

Rabu, 16 September 2026 - 14:36

Produksi Garam Lamongan Baru 1.317 Ton, Pemkab Optimistis Kejar Target 20.000 Ton

Berita Terbaru