Bupati Lamongan Ingatkan Krisis Darah, PMI Diminta Perkuat Layanan

Rabu, 20 Mei 2026

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Bupati Lamongan Yuhronur Efendi menghadiri pelantikan pengurus PMI Kecamatan se-Kabupaten Lamongan di Aula RSUD dr. Soegiri Lamongan, Selasa, 19 Mei 2026. (Foto Dok Ho/RadarBangsa.co.id)

Bupati Lamongan Yuhronur Efendi menghadiri pelantikan pengurus PMI Kecamatan se-Kabupaten Lamongan di Aula RSUD dr. Soegiri Lamongan, Selasa, 19 Mei 2026. (Foto Dok Ho/RadarBangsa.co.id)

LAMONGAN, RadarBangsa.co.id — Bupati Lamongan Yuhronur Efendi menegaskan Palang Merah Indonesia (PMI) bukan sekadar lembaga donor darah, tetapi mitra strategis pemerintah dalam pelayanan sosial dan kemanusiaan di tengah meningkatnya kebutuhan masyarakat.

Pernyataan itu disampaikan saat pelantikan pengurus PMI kecamatan se-Kabupaten Lamongan masa bakti 2026–2030 dan Musyawarah Kerja PMI 2026 di Aula RSUD dr. Soegiri Lamongan, Selasa (19/5).

Dalam forum tersebut, Yuhronur Efendi yang akrab disapa Pak Yes menyoroti tantangan besar pemenuhan kebutuhan darah di Lamongan. Berdasarkan standar WHO, kebutuhan darah ideal minimal mencapai dua persen dari total jumlah penduduk.

Sementara pada 2025, capaian pemenuhan darah di Lamongan baru sekitar 94 persen. Tahun ini, PMI Lamongan menargetkan pemenuhan 19 ribu kantong darah, namun stok yang tersedia saat ini baru berkisar 7 ribu kantong.

“Ini menjadi tantangan bersama karena PMI bergerak berbasis kerelawanan. Karena itu partisipasi masyarakat harus terus diperkuat,” ujar Pak Yes.

Menurutnya, keberadaan PMI memiliki dampak langsung terhadap pelayanan kesehatan masyarakat. Tidak hanya penyediaan darah, PMI juga aktif dalam penanganan bencana, bantuan sosial, pelayanan kesehatan, hingga pembinaan relawan dan Palang Merah Remaja (PMR).

“PMI selalu hadir di tengah masyarakat. Mulai dari penanganan darurat, pertolongan pertama, sampai membangun semangat kemanusiaan lewat relawan dan PMR,” katanya.

Pak Yes menilai pelayanan sosial yang kuat menjadi salah satu faktor penting dalam peningkatan kualitas hidup masyarakat Lamongan. Hal itu terlihat dari capaian Indeks Pembangunan Manusia (IPM) Lamongan yang hampir menyentuh angka 76,81 dan usia harapan hidup mendekati 75,40 tahun.

“Pembangunan kesehatan bukan hanya soal fasilitas, tetapi bagaimana pelayanan sosial benar-benar dirasakan masyarakat,” tegasnya.

Selain memperkuat layanan darah, PMI Lamongan juga didorong meningkatkan kesiapsiagaan bencana melalui penguatan relawan dan distribusi bantuan logistik kemanusiaan. Pembinaan PMR di sekolah juga disebut penting agar generasi muda memiliki kemampuan dasar menghadapi kondisi darurat.

Di sisi lain, PMI Kabupaten Lamongan menerima laporan audit Tahun Anggaran 2025 dari Kantor Akuntan Publik Bambang Sutjipto Ngumar dengan opini Wajar Tanpa Pengecualian (WTP).

Ketua PMI Kabupaten Lamongan Agus Suyanto menyebut capaian itu menjadi bukti komitmen PMI menjaga transparansi dan profesionalitas lembaga.

“Kepercayaan masyarakat adalah modal utama PMI. Karena itu tata kelola dan pelayanan harus terus diperkuat,” pungkasnya.

Penulis : Nul

Editor : Zainul Arifin

Berita Terkait

Hari Jadi Pasuruan ke-1097, RSUD Bangil Gelar Baksos Medis Gratis untuk Puluhan Warga
Tiga Kali Raih Diamond Status, RSUD HMR Mataram Selamatkan 234 Pasien Stroke
95 Lukisan SBY Dipamerkan di Surabaya, Khofifah Soroti Karya tentang Tsunami Aceh
PERWOSI Lamongan Periode 2025–2029 Dilantik, Bidik Atlet Perempuan hingga Pelosok Desa
Produksi Garam Lamongan Baru 1.317 Ton, Pemkab Optimistis Kejar Target 20.000 Ton
PSC 119 RSUD HMR Raih Gold Status, Respons Kurang dari 10 Menit Jadi Kunci Penanganan Stroke
2.432 Kader TP PKK Dilibatkan, Kota Mataram Perkuat Jejaring Siaga Stroke
Sidoarjo Jadi Daerah Percontohan InCircular, Subandi Dorong Pengelolaan Sampah dari Hulu

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊

Berita Terkait

Rabu, 16 September 2026 - 18:13

Hari Jadi Pasuruan ke-1097, RSUD Bangil Gelar Baksos Medis Gratis untuk Puluhan Warga

Rabu, 16 September 2026 - 18:03

Tiga Kali Raih Diamond Status, RSUD HMR Mataram Selamatkan 234 Pasien Stroke

Rabu, 16 September 2026 - 17:58

95 Lukisan SBY Dipamerkan di Surabaya, Khofifah Soroti Karya tentang Tsunami Aceh

Rabu, 16 September 2026 - 14:43

PERWOSI Lamongan Periode 2025–2029 Dilantik, Bidik Atlet Perempuan hingga Pelosok Desa

Rabu, 16 September 2026 - 14:36

Produksi Garam Lamongan Baru 1.317 Ton, Pemkab Optimistis Kejar Target 20.000 Ton

Berita Terbaru