Bupati Lamongan Lantik 231 PPPK Paruh Waktu Dorong Reformasi Birokrasi

- Redaksi

Selasa, 2 Desember 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Bupati Yuhronur Efendi  melantik PNS dan penyerahan SK PPPK di Pendopo Lokatantra, Lamongan. (Foto Dok Ho/RadarBangsa.co.id)

Bupati Yuhronur Efendi melantik PNS dan penyerahan SK PPPK di Pendopo Lokatantra, Lamongan. (Foto Dok Ho/RadarBangsa.co.id)

LAMONGAN, RadarBangsa.co.id – Upaya mempercepat reformasi birokrasi di Kabupaten Lamongan kembali ditekankan pemerintah daerah. Bupati Lamongan, Yuhronur Efendi, meminta seluruh Aparatur Sipil Negara (ASN) meningkatkan profesionalisme agar pelayanan publik dapat berjalan lebih cepat, transparan, dan berorientasi pada kebutuhan masyarakat.

Menurutnya, reformasi birokrasi bukan sekadar pembenahan administrasi, tetapi perubahan menyeluruh pada cara kerja pemerintahan. “Setiap keputusan dan aktivitas birokrasi harus menghasilkan dampak langsung yang dirasakan masyarakat. ASN adalah motor penggerak utama perubahan tersebut,” ujarnya dalam pelantikan 91 Pegawai Negeri Sipil (PNS) fungsional dan penyerahan SK untuk 231 Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) paruh waktu di Pendopo Lokatantra, Senin (1/12/2025).

Ia menambahkan, profesionalisme ASN hanya dapat terwujud melalui peningkatan kompetensi, penguasaan teknologi, serta budaya kerja yang akuntabel. “Kita membutuhkan SDM yang adaptif, cepat merespons, dan mampu memahami transformasi digital. Tanpa itu, reformasi birokrasi hanya menjadi dokumen, tidak pernah menjadi perubahan nyata,” tuturnya.

Pemkab Lamongan menggarisbawahi bahwa salah satu langkah strategis menuju birokrasi modern adalah program prioritas Transformasi Digitalisasi Pelayanan Publik. Program ini dirancang untuk mempermudah akses layanan masyarakat, mengurangi potensi maladministrasi, serta meningkatkan kualitas pengambilan keputusan berbasis data.

Sejumlah layanan kini diarahkan menuju sistem digital terpadu. Seorang pejabat internal Pemkab, yang enggan disebutkan namanya, menyebut transformasi ini mulai menunjukkan hasil. “Waktu layanan menjadi lebih singkat. Masyarakat tidak perlu berulang kali datang ke kantor dinas,” katanya.

Pemerintah berharap peningkatan profesionalisme ASN mampu memperkuat kepercayaan publik dan membawa Lamongan menjadi daerah dengan layanan birokrasi yang efektif serta modern.

Penulis : Nul

Editor : Zainul Arifin

Berita Terkait

DMI Jatim Diminta Khofifah Gerak Cepat Masuki Program Nasional
Khofifah Minta DMI Garap Peluang Ekonomi Umat
Rastrada Tahap IV Cair, Pemkot Blitar Jamin Kesejahteraan
Wali Kota Blitar Tinjau Persami KKRI, Tegaskan Penguatan Karakter Pelajar
Komisi C DPRD Lamongan Beri Deadline PT Zam-Zam Urus PBG
Kagama NTB Resmi Dilantik, Tegaskan Peran Strategis untuk Pembangunan Daerah
Gubernur Khofifah Pastikan Dukungan Jawa Timur Mengalir untuk Pengungsi Pidie Jaya Aceh
Rehabilitasi Meningkat, Malang Cari Duta Anti Narkoba Baru

Berita Terkait

Senin, 8 Desember 2025 - 06:25 WIB

DMI Jatim Diminta Khofifah Gerak Cepat Masuki Program Nasional

Senin, 8 Desember 2025 - 06:21 WIB

Khofifah Minta DMI Garap Peluang Ekonomi Umat

Minggu, 7 Desember 2025 - 15:32 WIB

Wali Kota Blitar Tinjau Persami KKRI, Tegaskan Penguatan Karakter Pelajar

Minggu, 7 Desember 2025 - 15:23 WIB

Komisi C DPRD Lamongan Beri Deadline PT Zam-Zam Urus PBG

Minggu, 7 Desember 2025 - 15:05 WIB

Kagama NTB Resmi Dilantik, Tegaskan Peran Strategis untuk Pembangunan Daerah

Berita Terbaru

Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa menyampaikan arahan kepada pengurus DMI Jatim pada Masjid Award 2025 di Islamic Center Surabaya. (Foto Dok Ho/RadarBangsa.co.id)

Ekonomi

Khofifah Minta DMI Garap Peluang Ekonomi Umat

Senin, 8 Des 2025 - 06:21 WIB