Bupati Sidoarjo Subandi Tegaskan Perbaikan Jalan Wajib Overlay, Target Tuntas Sebelum Lebaran

Rabu, 18 Februari 2026

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Bupati Sidoarjo H. Subandi meninjau jalan rusak di Krian dan Balongbendo, Selasa (17/2/2026). (Foto Dok Ho/RadarBangsa.co.id)

Bupati Sidoarjo H. Subandi meninjau jalan rusak di Krian dan Balongbendo, Selasa (17/2/2026). (Foto Dok Ho/RadarBangsa.co.id)

SIDOARJO, RadarBangsa.co.id – Bupati Sidoarjo H. Subandi menegaskan perbaikan jalan rusak di sejumlah ruas strategis tidak lagi boleh menggunakan metode tambal sulam. Jalan yang dilintasi kendaraan bertonase besar wajib ditangani dengan metode overlay agar lebih kuat dan tahan lama.

Penegasan itu disampaikan Subandi saat meninjau Jalan Setiabudi Krian, Jalan Kemangsen, dan Jalan Jabaran Balongbendo, Selasa (17/2/2026). Ketiga titik tersebut sebelumnya dikeluhkan warga karena kerusakan yang dinilai membahayakan dan mengganggu aktivitas ekonomi.

Menurut Subandi, karakter jalan yang menjadi lintasan kendaraan berat membutuhkan peningkatan kualitas konstruksi. Sambil menunggu program betonisasi sepanjang sekitar 500 meter pada 2026, perbaikan sementara harus dilakukan dengan overlay.

“Ini jalur kendaraan berat dengan tonase tinggi. Tidak boleh lagi ditambal karena cepat rusak jika fondasinya tidak kuat. Minggu ini harus mulai dikerjakan agar minimal dua tahun ke depan tetap baik,” ujarnya.

Ia juga menekankan agar proyek perbaikan jalan dilakukan secara transparan, menggunakan material berkualitas, dan tidak mengulang persoalan teknis seperti sebelumnya. Pengawasan, kata dia, menjadi kunci agar manfaatnya benar-benar dirasakan masyarakat.

Selain kerusakan jalan, warga turut mengeluhkan banjir saat hujan yang mempercepat degradasi aspal. Subandi menyebut persoalan itu berkaitan dengan belum optimalnya normalisasi sungai di kanan-kiri jalan.

Pemkab Sidoarjo telah mengalokasikan anggaran sekitar Rp59 miliar untuk normalisasi sungai. Dinas PUBMSDA diminta memastikan pekerjaan berjalan paralel dengan perbaikan jalan dan selesai sebelum Lebaran 2026.

“Normalisasi sungai harus berjalan bersamaan dengan perbaikan jalan. Targetnya sebelum Lebaran sudah tuntas,” tegasnya.

Subandi menambahkan, perbaikan jalan saat ini telah berjalan di lima kecamatan dan akan diperluas bertahap. Ia juga mengapresiasi warga Sukodono yang melakukan perbaikan secara swadaya sebagai bentuk kepedulian terhadap infrastruktur lingkungan.

“Kami terus turun ke lapangan memastikan progresnya. Harapannya, menjelang Lebaran tidak ada lagi jalan rusak parah di Sidoarjo,” pungkasnya.

Penulis : Nul

Editor : Zainul Arifin

Berita Terkait

SMK Muhammadiyah 3 Weleri Bentuk Siswa Disiplin dan Peduli Lingkungan
Bupati Bangkalan Dorong Kader Kesehatan Perkuat Pendampingan Ibu dan Anak
PAPDESI Kendal Berharap Siltap Kades dan Perangkat Desa Tetap Dipertahankan
PIWK Sidoarjo Dikebut, Subandi Minta Jalan Rusak Segera Ditangani
DPRD Kabupaten Pasuruan Bahas Perubahan Perda Pajak dan Retribusi
Gus Iqdam di Pasuruan: Serukan Ilmu, Akhlak, dan Sedekah
Paripurna, Fraksi Golkar DPRD Ngawi Soroti Defisit RAPBD 2027, Usulkan Stadion Baru Berkapasitas 40.000 Penonton
HKG PKK ke-54, Luthfiana Lukman Hakim Perkuat Peran Keluarga di Bangkalan

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊

Berita Terkait

Sabtu, 31 Oktober 2026 - 23:43

SMK Muhammadiyah 3 Weleri Bentuk Siswa Disiplin dan Peduli Lingkungan

Jumat, 30 Oktober 2026 - 08:38

Bupati Bangkalan Dorong Kader Kesehatan Perkuat Pendampingan Ibu dan Anak

Kamis, 29 Oktober 2026 - 23:36

PAPDESI Kendal Berharap Siltap Kades dan Perangkat Desa Tetap Dipertahankan

Kamis, 29 Oktober 2026 - 10:47

PIWK Sidoarjo Dikebut, Subandi Minta Jalan Rusak Segera Ditangani

Kamis, 29 Oktober 2026 - 08:31

DPRD Kabupaten Pasuruan Bahas Perubahan Perda Pajak dan Retribusi

Berita Terbaru