KENDAL,RadarBangsa.co.id – Pemerintah Kabupaten Kendal menyoroti masih rendahnya capaian kepesertaan BPJS Ketenagakerjaan di wilayahnya.
Pernyataan tersebut disampaikan Kepala Dinas Perindustrian dan Tenaga Kerja Kabupaten Kendal, Cicik Sulastri saat Lauching Program Permata Perlindungan Masyarakat Tenaga kerja Rentan, di Pendopo Tumenggung Bahurekso Kendal, Jumat (28/11/2025).
Cicik, mengungkapkan bahwa capaian kepesertaan BPJS Ketenagakerjaan di Kabupaten Kendal masih jauh dari target sehingga diperlukan langkah strategis untuk percepatan, khususnya bagi pekerja, Bukan Penerima Upah (BPU).
Cicik menyampaikan laporan kepada Bupati Kendal bahwa capaian kepesertaan BPJS Ketenagakerjaan untuk kategori penerima upah baru mencapai 43,98 persen dari target 213.905 peserta UCD, dengan realisasi 64,31 persen atau setara 137.572 peserta.
Sementara itu, untuk kategori pekerja bukan penerima upah, target UCD tahun 2025 sebanyak 209.262 peserta, namun yang terealisasi baru 19,70 persen atau 44.496 peserta. Menurutnya, angka tersebut masih jauh dari harapan pemerintah daerah.
Cicik menegaskan bahwa kepesertaan BPJS Ketenagakerjaan sangat penting dimiliki para pekerja untuk memberikan perlindungan dari berbagai risiko ekonomi maupun sosial yang mungkin terjadi.
“Untuk itulah diperlukan langkah-langkah strategis untuk percepatan pengolahan kepesertaan, khususnya bagi pekerja bukan penerima upah,” ujar Cicik.
Lainnya:
- UMKM Banyuwangi Dapat HKI Murah, Produk Makin Aman
- Sumur Bor Kementan Bikin Panen Banyuwangi Meledak
- Banyuwangi Disorot Nasional, Sabet Penghargaan Ekosistem Halal dari UB
Penulis : Rob
Editor : Arifin Zaenul








