LAMONGAN, RadarBangsa.co.id – Sebanyak delapan kontingen Forum Baris Indonesia (Forbasi) Kabupaten Lamongan bersiap mengikuti Kejuaraan Daerah (Kejurda) Forbasi 2026 di Universitas 17 Agustus Surabaya pada 10–11 Oktober 2026. Bupati Lamongan Yuhronur Efendi memberangkatkan para peserta di halaman ruang kerja Pendopo Kabupaten Lamongan, Kamis (8/10/2026).
Keikutsertaan delapan kontingen ini menjadi kesempatan bagi para peserta untuk menguji kemampuan dalam kompetisi tingkat Jawa Timur. Selain mengejar prestasi, mereka diharapkan mampu menerapkan nilai kedisiplinan, kekompakan, dan kerja sama yang selama ini dilatih melalui kegiatan baris-berbaris.
Dalam pemberangkatan tersebut, Yuhronur yang akrab disapa Pak Yes berpesan agar seluruh peserta tampil maksimal. Ia berharap para kontingen dapat menunjukkan kemampuan terbaik dan membawa kebanggaan bagi sekolah masing-masing serta Kabupaten Lamongan.
“Kalian harus bangga. Dalam keseharian, kita juga berharap kedisiplinan, kekompakan, keseragaman, dan kepatuhan dalam menjalankan perintah dapat terus diterapkan. Maksimalkan dan optimalkan kemampuan kalian agar bisa meraih prestasi terbaik, sebagai kebanggaan sekolah, kebanggaan diri sendiri, dan juga kebanggaan Kabupaten Lamongan,” ujar Pak Yes.
Delapan kontingen yang mewakili Lamongan berasal dari MIM 16 Paciran, SMPN 1 Tikung, SMPN 1 Deket, SMAN 2 Lamongan, SMPN 2 Lamongan, MAN 1 Lamongan, SMAN 1 Paciran, dan SMAN 1 Babat.
Mereka akan mengikuti sejumlah kategori perlombaan sesuai kelompok usia. Kategori tersebut meliputi Lomba Olahraga Baris-Berbaris (LOBB) untuk kelompok U-12, U-15, dan U-19; Variasi dan Formasi Musik (Varformus) untuk U-15 dan U-19; serta Regu Kibar Bendera (RUKIBRA) untuk U-19.
Ragam kategori tersebut memberikan ruang bagi peserta untuk menunjukkan keterampilan gerakan, ketepatan formasi, kekompakan tim, hingga kemampuan menjalankan rangkaian penampilan sesuai ketentuan lomba.
Bagi para peserta, Kejurda Forbasi juga menjadi kesempatan menambah pengalaman bertanding dan mengukur hasil latihan. Nilai disiplin dan kerja sama yang dibangun melalui baris-berbaris diharapkan tidak berhenti di arena kompetisi, tetapi juga diterapkan dalam kehidupan sehari-hari.
Pemerintah Kabupaten Lamongan berharap seluruh kontingen dapat mengikuti kejuaraan dengan optimal dan meraih hasil terbaik. Para peserta dijadwalkan berlaga di Universitas 17 Agustus Surabaya selama dua hari, yakni 10–11 Oktober 2026.
Hasil kompetisi tersebut akan menjadi bagian dari pengalaman para peserta dalam mengembangkan kemampuan sekaligus membawa nama sekolah dan Kabupaten Lamongan di tingkat Jawa Timur.
Penulis : Nul
Editor : Zainul Arifin


















Komentar