Khofifah Lantik PW IKA UNAIR Kaltim, Dorong Rekomendasi Strategis Creative Financing Daerah

Sabtu, 10 Oktober 2026

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Khofifah Indar Parawansa saat melantik Pengurus Wilayah IKA UNAIR Kalimantan Timur periode 2025–2030 di Hotel Gran Senyiur, Balikpapan, Kamis (8/10). (Dok. Ho/RadarBangsa.co.id)

Khofifah Indar Parawansa saat melantik Pengurus Wilayah IKA UNAIR Kalimantan Timur periode 2025–2030 di Hotel Gran Senyiur, Balikpapan, Kamis (8/10). (Dok. Ho/RadarBangsa.co.id)

BALIKPAPAN, RadarBangsa.co.id – Ketua Umum Pengurus Pusat Ikatan Alumni Universitas Airlangga (PP IKA UNAIR) Khofifah Indar Parawansa mendorong organisasi alumni perguruan tinggi menyusun rekomendasi strategis untuk mengembangkan creative financing atau pembiayaan kreatif di daerah. Langkah ini dinilai penting untuk membantu pemerintah daerah mengoptimalkan potensi aset dan menjaga keberlanjutan pembangunan di tengah dinamika transfer keuangan dari pemerintah pusat.

Dorongan tersebut disampaikan Khofifah saat melantik Pengurus Wilayah (PW) IKA UNAIR Kalimantan Timur periode 2025–2030 di Hotel Gran Senyiur, Balikpapan, Kamis (8/10). Dalam pelantikan itu, Aji Suryana Jamaluddin Jadayat dilantik sebagai Ketua PW IKA UNAIR Kalimantan Timur.

Khofifah menilai kolaborasi antara organisasi alumni, akademisi, pakar, dan pemerintah daerah diperlukan untuk menjawab persoalan kemasyarakatan sekaligus memperkuat kapasitas pembangunan daerah.

“Kita punya PR bersama kalau kita tidak melakukan kolaborasi dan sinergi rasanya tidak mudah untuk bisa menyelesaikan berbagai persoalan persoalan kemasyarakatan kebangsaan dan kenegaraan,” kata Khofifah.

Menurut Khofifah, salah satu kontribusi yang dapat diberikan organisasi alumni adalah menyusun kajian dan rekomendasi berdasarkan potensi serta kebutuhan daerah. Rekomendasi tersebut diharapkan dapat menjadi bahan pertimbangan pemerintah dalam mengembangkan sumber pembiayaan alternatif.

Ia menjelaskan, pengembangan creative financing menjadi relevan di tengah dinamika kebijakan keuangan pemerintah pusat yang berdampak pada berkurangnya Transfer ke Daerah (TKD). Kondisi tersebut turut memengaruhi kemampuan keuangan daerah, termasuk di Jawa Timur.

Karena itu, pemerintah provinsi maupun kabupaten/kota perlu mencari peluang pembiayaan inovatif agar program pembangunan dan pertumbuhan ekonomi tetap berjalan.

“Creative financing di berbagai sektor dengan tujuan agar ekonomi, utamanya, di daerah tidak banyak terpengaruh melainkan dapat terus bertumbuh,” ujarnya.

Khofifah menuturkan, Pemerintah Provinsi Jawa Timur telah melakukan berbagai upaya untuk mengembangkan skema pembiayaan kreatif. Upaya tersebut diharapkan membuka peluang peningkatan pendapatan asli daerah (PAD), sekaligus mendorong pemanfaatan sumber daya yang belum tergarap secara optimal.

Menurutnya, proses tersebut membutuhkan kajian yang mampu mengidentifikasi nilai ekonomi aset daerah. Potensi yang selama ini belum dimanfaatkan secara maksimal dapat menjadi salah satu sumber pendapatan apabila dikelola melalui skema yang tepat.

Ia juga menyoroti Kalimantan Timur yang memiliki sumber daya alam melimpah. Namun, kekayaan sumber daya alam tersebut tetap perlu diimbangi inovasi untuk mengoptimalkan potensi dan aset yang dimiliki daerah.

Khofifah berharap IKA UNAIR Kalimantan Timur bersama Perhimpunan Organisasi Alumni Perguruan Tinggi Negeri Indonesia (Himpuni) dapat membangun komunikasi dengan Gubernur Kalimantan Timur dan jajaran pemerintah provinsi.

“Saya rasa ini hal yang bisa kita bangun diskusi bersama diantara Himpuni dan IKA UNAIR yang ada di Kalimantan Timur yang memungkinkan menjadi rekomendasi strategis di banyak sektor,” jelasnya.

Dalam kegiatan tersebut, turut hadir Himpuni Kalimantan Timur yang terdiri atas perwakilan ikatan alumni dari sejumlah perguruan tinggi, yakni IKA IPB, IKA ITS, ILUNI, IA ITB, KAGAMA, IKA UB, IKA UNMUL, IKA UNDIP, IKA UNHAS, dan IKA UNPAD.

Khofifah menilai keberadaan berbagai organisasi alumni tersebut membuka ruang diskusi lintas keilmuan untuk merumuskan gagasan yang dapat disampaikan kepada pemerintah daerah.

Ia berharap sinergi tersebut tidak berhenti pada pelantikan kepengurusan, tetapi berlanjut menjadi kajian dan rekomendasi konkret untuk membantu daerah mengoptimalkan potensi ekonomi serta mengembangkan pembiayaan pembangunan.

Penulis : Nul

Editor : Zainul Arifin

Berita Terkait

Polsek Tikung Patroli Lima Objek Vital, Antisipasi Kejahatan 3C
Polsek Tikung Gelar Patroli Blue Light, Antisipasi Balap Liar
Kejar Tahun Baru 2027, Pemkab Sidoarjo Kebut Frontage Road Buduran
LSM DRBI Soroti Dugaan Perizinan SMK Swasta di Indramayu
Lapas Narkotika Pamekasan Bagikan 200 Nasi Bungkus di Jumat Berkah
TNI-Polri dan Warga Semarang Bersihkan Sungai, Antisipasi Banjir
23 Kades Purna Tugas di Lamongan Terima Penghargaan dan Jaminan Hari Tua
Polsek Tikung Pantau Kangkung Berbunga, Dukung Ketahanan Pangan Lamongan

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊

Berita Terkait

Sabtu, 10 Oktober 2026 - 13:22

Polsek Tikung Patroli Lima Objek Vital, Antisipasi Kejahatan 3C

Sabtu, 10 Oktober 2026 - 10:49

Polsek Tikung Gelar Patroli Blue Light, Antisipasi Balap Liar

Sabtu, 10 Oktober 2026 - 10:34

Khofifah Lantik PW IKA UNAIR Kaltim, Dorong Rekomendasi Strategis Creative Financing Daerah

Sabtu, 10 Oktober 2026 - 08:51

LSM DRBI Soroti Dugaan Perizinan SMK Swasta di Indramayu

Sabtu, 10 Oktober 2026 - 08:25

Lapas Narkotika Pamekasan Bagikan 200 Nasi Bungkus di Jumat Berkah

Berita Terbaru