Direktur P3S Jerry Massie Bongkar 4 Faktor Penggajal Ganjar di Pilpres 2024

- Redaksi

Jumat, 1 Oktober 2021

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

JAKARTA, RadarBangsa.co.id – Saat tampil sebagai narasumber ďalam webinar dari Political and Public Policy Studies (P3S) & esensinews.com yàng tertajuk “Ganjar Terganjàl ďi Capres 2024” Kamis (30/9/2021), Jerry Massie menyebut selain ganjalan ďari PDI-P ganjalan daerah juga bakal diangkat ďàn pàrtai pengusng, ganjalan Golkar, serta mirip Jokowi.

Pàsalnya kata Jerry àntara Ganjàr Pranowo dan Jokowi sama-sama dari Jateng. Jadi kalau Ganjar naik, maka saja saja, Màsakan harus dari Jateng tak lagi, memamnganyà Indonesia hanya satu provinsi.

Jerry pun menyebut ada banyak capres ďari daerah lain.

Faktor pengganjal ketiga adalah partai pengusung. Kalau Prabowo, Airlàngga dan Puan jelas sudah ada kendàraan politik tapi Gànjar masih samar-samar.

Jerry pun membeberkan sejumlah alasan yakni Jokowi bakal merapat ke Ganjar dan memilihnya, ini terlihat di lapangan.

Buktinya, semua jabatan strategis diberikan kepada LBP. Di Golkàr bisa jadi dia ambyar.

“Kalau saya nilài Megà akan memilih Puan Maharani atau anaknya Prananda Prabowo ketimbang Ganjàr,

Selanjutnyà kata dia faktor keempat yang menggajalnya yakni Gaya kepemimpinan Ganjar mirip Jokowi paling ďoyan pencitraan, Saat ini warga tak butuh hanya pencitraan.

Bayangkan mana mungkin pimpin Indonesia ďi Jateng saja masuk nomor 2 pengoleksi orang miskin tahun 2018 atau 4,11 juta orang atau sekitar 11,79 persen.

Belum lagi jelasnya, tahun 2020 pertumbuhan ekonomi Jateng minus 5,91 persen jadi Jateng saja tak mampu di urus apalagi mengurus Indonesia.

Saat ini dibutuhkan bukan banyak janji dan basa -basi tapi pemimpin thinker (pemikir) apalagi tanpa kebijakan grànd strategy, grand design ànd master plan.

“Jadi publik sudah boring ďengan pola pencitraan ala Gànjar dan jugà gaya Mensos Tri Rismaharani saat Waĺi kota Surabaya,” terangnya

Lainnya:

Berita Terkait

Lamongan Gaspol Salurkan Bantuan Pangan, Data Penerima Kini Diawasi Ketat
Bupati Asahan Warning Pejabat Baru: Jangan Main Data dan Anggaran Rakyat
Sidoarjo Jadi Contoh Nasional, Strategi Dongkrak PAD Mulai Ditiru Daerah
Bupati Kendal Bertemu Gubernur DKI Jakarta, Kendal Siap Perkuat Kolaborasi Strategis
Jembatan Baru di Musi Rawas Resmi Dibuka, Akses Warga Kini Tak Lagi Terisolasi
Hotel Bintang 4 Baru Muncul di Mataram, Investor Mulai Serius Lirik NTB
Iqbal Blak-blakan Soal Gaji Guru di NTB, Janji Perbaiki Nasib PPPK Paruh Waktu
Desa di Pasuruan Ini Tinggalkan Buku Tulis, Pelayanan Warga Kini Serba Digital
Tag :

Berita Terkait

Jumat, 8 Mei 2026 - 21:26 WIB

Lamongan Gaspol Salurkan Bantuan Pangan, Data Penerima Kini Diawasi Ketat

Jumat, 8 Mei 2026 - 21:16 WIB

Bupati Asahan Warning Pejabat Baru: Jangan Main Data dan Anggaran Rakyat

Jumat, 8 Mei 2026 - 21:10 WIB

Sidoarjo Jadi Contoh Nasional, Strategi Dongkrak PAD Mulai Ditiru Daerah

Jumat, 8 Mei 2026 - 21:06 WIB

Bupati Kendal Bertemu Gubernur DKI Jakarta, Kendal Siap Perkuat Kolaborasi Strategis

Jumat, 8 Mei 2026 - 21:02 WIB

Jembatan Baru di Musi Rawas Resmi Dibuka, Akses Warga Kini Tak Lagi Terisolasi

Berita Terbaru