ASAHAN, RadarBangsa.co.id — Bupati Asahan Taufik Zainal Abidin melantik sejumlah pejabat pimpinan tinggi pratama di lingkungan Pemerintah Kabupaten Asahan, Jumat (8/5/2026). Dalam pelantikan itu, isu transparansi anggaran, penanganan stunting, hingga ketepatan bantuan sosial menjadi sorotan utama.
Pelantikan yang berlangsung di Aula Melati Kabupaten Asahan tersebut disebut bukan sekadar rotasi jabatan, melainkan langkah penyegaran birokrasi untuk memperkuat pelayanan publik di tengah meningkatnya tuntutan masyarakat terhadap kinerja pemerintah daerah.
Di hadapan pejabat yang baru dilantik, Taufik memberi pesan keras agar jabatan tidak dipandang sebagai simbol kekuasaan, melainkan amanah yang harus dipertanggungjawabkan kepada masyarakat.
“Jabatan yang diberikan merupakan amanah yang harus dijalankan dengan sebaik-baiknya demi kemajuan Kabupaten Asahan,” tegasnya.
Salah satu perhatian utama Bupati tertuju pada pengelolaan anggaran dan pendapatan daerah. Kepada Kepala Badan Pendapatan Daerah yang baru, M. Yusuf Lubis, ia meminta optimalisasi potensi PAD dilakukan secara transparan dan akuntabel.
“Setiap rupiah yang kita kelola harus kembali untuk kesejahteraan masyarakat,” ujar Taufik.
Pesan itu dinilai penting di tengah meningkatnya tuntutan publik terhadap penggunaan anggaran daerah yang tepat sasaran dan bebas penyimpangan.
Selain sektor keuangan, Bupati juga menyoroti persoalan sosial yang masih menjadi pekerjaan rumah pemerintah daerah, seperti stunting, kenakalan remaja, hingga validitas data penerima bantuan sosial.
Kepada Kepala Dinas Sosial yang baru, Jutawan Sinaga, Taufik meminta sinkronisasi Data Tunggal Sosial Ekonomi Nasional (DTSN) diperkuat agar bantuan sosial benar-benar diterima masyarakat yang membutuhkan.
Menurutnya, akurasi data menjadi kunci penting untuk menekan potensi bantuan salah sasaran yang selama ini kerap dikeluhkan masyarakat.
“Saudara berada di garis depan dalam menangani masyarakat rentan, sehingga kehadiran pemerintah harus benar-benar dirasakan masyarakat,” katanya.
Sementara itu, kepada pejabat bidang pemerintahan dan administrasi umum, Taufik meminta koordinasi antarorganisasi perangkat daerah diperkuat agar pelayanan publik berjalan lebih cepat dan efektif.
Ia juga menekankan pentingnya pengawasan program penurunan stunting dan pembinaan remaja sebagai bagian dari upaya menjaga kualitas generasi muda di Kabupaten Asahan.
Pelantikan tersebut turut dihadiri Wakil Bupati Asahan, Sekretaris Daerah, kepala OPD, para camat, serta sejumlah unsur organisasi daerah lainnya.
“Bekerjalah dengan integritas dan tanggung jawab karena masyarakat menunggu hasil nyata dari kinerja pemerintah,” pungkas Taufik.
Lainnya:
- Lamongan Gaspol Salurkan Bantuan Pangan, Data Penerima Kini Diawasi Ketat
- Sidoarjo Jadi Contoh Nasional, Strategi Dongkrak PAD Mulai Ditiru Daerah
- Bupati Kendal Bertemu Gubernur DKI Jakarta, Kendal Siap Perkuat Kolaborasi Strategis
Penulis : Dicky
Editor : Zainul Arifin








