Duka di Sidoarjo Berbuah Perhatian Negara, Santunan Besar Diserahkan Subandi

- Redaksi

Jumat, 8 Mei 2026

facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Bupati Sidoarjo Subandi menyerahkan santunan BPJS Ketenagakerjaan kepada keluarga korban kecelakaan kerja dan keluarga Kades Buncitan, Jumat (8/5/2026). (Foto Dok Ho/RadarBangsa.co.id)

Bupati Sidoarjo Subandi menyerahkan santunan BPJS Ketenagakerjaan kepada keluarga korban kecelakaan kerja dan keluarga Kades Buncitan, Jumat (8/5/2026). (Foto Dok Ho/RadarBangsa.co.id)

SIDOARJO, RadarBangsa.co.id — Bupati Sidoarjo Subandi menyerahkan santunan ratusan juta rupiah kepada keluarga korban kecelakaan kerja dan keluarga almarhum Kepala Desa Buncitan, Jumat (8/5/2026). Langkah ini menjadi sorotan karena menyangkut perlindungan sosial bagi pekerja dan aparatur desa di tengah tingginya risiko kerja di lapangan.

Santunan pertama diberikan kepada keluarga almarhum Jumali, pekerja Save N Lock Estate Management yang meninggal dunia akibat kecelakaan di Jalan Lingkar Timur Sidoarjo. Penyerahan bantuan dilakukan langsung di rumah duka di Perumahan Taman Candi Loka, Kecamatan Candi.

Didampingi Kepala Dinas Tenaga Kerja dan pihak BPJS Ketenagakerjaan Sidoarjo, Subandi menyerahkan santunan kepada istri korban, Sri Utami. Total bantuan yang diterima keluarga mencapai Rp314,5 juta.

Santunan tersebut terdiri dari manfaat kecelakaan kerja sebesar Rp249,1 juta, santunan berkala Rp12 juta, biaya pemakaman Rp10 juta, serta saldo Jaminan Hari Tua (JHT) sebesar Rp43,4 juta.

Bantuan itu dinilai penting untuk menopang kebutuhan keluarga korban, terutama biaya hidup dan pendidikan anak setelah kehilangan tulang punggung keluarga.

“Musibah tidak ada yang tahu. Dengan kejadian ini kita semua harus lebih hati-hati dan mawas diri. Pemerintah juga akan melakukan evaluasi dan perbaikan,” ujar Subandi.

Pada hari yang sama, Subandi juga bertakziah ke rumah duka almarhum Mujiyono, Kepala Desa Buncitan, di kawasan Swan Regency Graha Sedati Mas.

Keluarga almarhum menerima santunan BPJS Ketenagakerjaan sebesar Rp47,3 juta yang meliputi Jaminan Kematian (JKM), Jaminan Hari Tua (JHT), dan Jaminan Pensiun.

Tak hanya itu, keluarga juga memperoleh manfaat pensiun berkala sebesar Rp411.400 setiap bulan. Program tersebut menjadi bentuk perlindungan jangka panjang bagi keluarga aparatur desa yang meninggal dunia saat masih aktif bertugas.

“Alhamdulillah hari ini kami bisa bertakziah ke kediaman almarhum Kades Mujiyono. Semoga beliau diterima di sisi Allah SWT dan keluarga yang ditinggalkan diberi ketabahan,” katanya.

Subandi menegaskan seluruh perangkat desa di Kabupaten Sidoarjo kini telah masuk kepesertaan BPJS Ketenagakerjaan. Mulai kepala desa, perangkat desa, hingga ketua RT disebut sudah mendapat perlindungan jaminan sosial yang iurannya ditanggung pemerintah daerah.

Kebijakan itu dilakukan untuk memberi rasa aman kepada aparatur desa yang selama ini menjadi ujung tombak pelayanan masyarakat di tingkat bawah.

“Kami ingin seluruh aparat desa merasa aman saat menjalankan tugasnya. Karena itu seluruh perangkat desa sudah kami masukkan program BPJS Ketenagakerjaan,” tegasnya.

Tak hanya perangkat desa, Pemkab Sidoarjo juga memperluas perlindungan jaminan sosial bagi kelompok pekerja rentan seperti kader posyandu, petani, hingga nelayan.

Langkah tersebut diharapkan mampu mengurangi risiko sosial dan ekonomi masyarakat ketika mengalami kecelakaan kerja maupun musibah kematian, sekaligus memperkuat jaring pengaman sosial di Kabupaten Sidoarjo.

“Perlindungan sosial ini penting agar masyarakat pekerja tetap merasa terlindungi saat menjalankan aktivitasnya,” pungkasnya.

Penulis : Tom

Editor : Zainul Arifin

Berita Terkait

Polsek Tikung Lamongan Gelar Nobar Korsel vs Republik Ceko, Perkuat Sinergi Polisi dan Warga
Saat Daerah Lain Melambat, Jawa Timur Justru Moncer, Khofifah Raih Dua Penghargaan Nasional Sekaligus
Gubernur Khofifah Raih Dua Penghargaan Nasional, Jawa Timur Diakui Penggerak Ekonomi dan Ketahanan Pangan
Bobby Nasution Resmi Nyalakan Mesin Sensus Ekonomi 2026, Seluruh Pelaku Usaha Sumut Akan Didata
Sedekah Bumi di Sudipayung, Warga Doa Bersama agar Tanaman Terhindar Serangan Hama
Sidoarjo Tancap Gas Benahi Jalan Rusak dan Banjir, Subandi Minta Proyek Prioritas Dipercepat
181 Ribu Warga Sidoarjo Dapat Beras dan Minyak Gratis, Subandi Turun Langsung Beri Peringatan Keras
1.452 Petugas Turun ke Lapangan, Sidoarjo Gelar Pendataan Ekonomi Terbesar dalam 10 Tahun

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊

Berita Terkait

Jumat, 12 Juni 2026 - 10:40 WIB

Polsek Tikung Lamongan Gelar Nobar Korsel vs Republik Ceko, Perkuat Sinergi Polisi dan Warga

Jumat, 12 Juni 2026 - 09:55 WIB

Saat Daerah Lain Melambat, Jawa Timur Justru Moncer, Khofifah Raih Dua Penghargaan Nasional Sekaligus

Jumat, 12 Juni 2026 - 09:49 WIB

Gubernur Khofifah Raih Dua Penghargaan Nasional, Jawa Timur Diakui Penggerak Ekonomi dan Ketahanan Pangan

Jumat, 12 Juni 2026 - 00:36 WIB

Sedekah Bumi di Sudipayung, Warga Doa Bersama agar Tanaman Terhindar Serangan Hama

Jumat, 12 Juni 2026 - 00:33 WIB

Sidoarjo Tancap Gas Benahi Jalan Rusak dan Banjir, Subandi Minta Proyek Prioritas Dipercepat

Berita Terbaru