LUMAJANG, RadarBangsa.co.id – Dinas Perhubungan (Dishub) Kabupaten Lumajang mengintensifkan penertiban operasional angkutan pasir di Desa Sumberwuluh, Kecamatan Candipuro, guna menjaga keselamatan pengguna jalan dan kelancaran lalu lintas, terutama pada jam-jam padat aktivitas warga.
Penertiban dilakukan setiap hari dengan menempatkan petugas secara siaga di Pos Jatian. Sasaran utama adalah truk angkutan pasir yang melintas di luar jam operasional yang telah ditetapkan, khususnya pada pagi dan sore hari saat mobilitas masyarakat meningkat.
Selain pengaturan jam melintas, petugas juga memeriksa kelengkapan administrasi kendaraan serta memastikan setiap truk menggunakan terpal penutup muatan sesuai ketentuan. Langkah ini diambil untuk mencegah pasir tercecer di jalan yang berpotensi memicu kecelakaan lalu lintas.
Kepala Seksi Pengendalian dan Operasional Dishub Kabupaten Lumajang, Budi, menjelaskan bahwa penertiban merupakan langkah preventif yang dilakukan secara konsisten.
“Penertiban ini kami lakukan rutin setiap hari agar angkutan pasir tidak melintas pada jam-jam padat dan seluruh kendaraan mematuhi kewajiban penggunaan terpal. Ini penting demi keselamatan pengguna jalan lainnya,” ujar Budi saat ditemui di Pos Jatian, Kamis (5/2/2026).
Menurutnya, pelanggaran jam operasional dan kelalaian menutup muatan masih menjadi temuan di lapangan. Karena itu, Dishub memilih pendekatan pengawasan berkelanjutan disertai imbauan langsung kepada pengemudi.
Dishub Lumajang juga mengingatkan seluruh pengemudi angkutan barang agar mematuhi aturan lalu lintas, menjaga kecepatan, serta mengutamakan keselamatan bersama. Upaya ini diharapkan dapat menekan risiko kecelakaan sekaligus menjaga kelancaran arus kendaraan di jalur Candipuro yang menjadi akses utama aktivitas ekonomi warga.
Penertiban tersebut mendapat respons positif dari masyarakat setempat. Warga menilai keberadaan petugas di Pos Jatian mampu mengurangi kemacetan dan meningkatkan kenyamanan pengguna jalan, terutama pada jam sibuk.
“Kami merasa lebih aman dan jalan tidak lagi licin karena pasir,” ungkap salah satu warga setempat.
Penulis : Nul
Editor : Zainul Arifin








