Disorot DPRD, Paket Seragam Rp1,55 Juta di SMP Negeri Kendal Berujung Teguran

Selasa, 7 Juli 2026

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

KENDAL,RadarBangsa.co.id – Paket seragam sekolah yang mencapai sekitar Rp1,55 juta di salah satu SMP negeri di Kabupaten Kendal akhirnya memicu reaksi keras DPRD. Biaya masuk sekolah yang dinilai membebani orang tua itu berujung pembahasan di Komisi D DPRD Kendal bersama Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud).

Komisi D mendesak Disdikbud segera menghentikan praktik penjualan seragam di sekolah. Dua sekolah yang menjadi sorotan, yakni SMP Negeri 2 Weleri dan SMP Negeri 2 Brangsong, diminta diberi sanksi berupa teguran.

Ketua Komisi D DPRD Kendal, Dedy Ashari Styawan, mengatakan pihaknya menerima banyak keluhan masyarakat terkait paket seragam yang ditawarkan saat pelaksanaan penerimaan peserta didik baru (PPDB).

“Hari ini kami menerima banyak aduan terkait pembelian seragam sekolah. Ada dua sekolah yang sudah ditindaklanjuti Disdik, yaitu SMP Negeri 2 Weleri dan SMP Negeri 2 Brangsong,” kata Dedy, Senin (6/7/2026).

Menurutnya, salah satu sekolah menawarkan paket seragam sekitar Rp1,55 juta yang terdiri dari lima jenis seragam, yaitu putih biru, pramuka, batik sekolah, batik khas Kendal, dan pakaian olahraga.

DPRD menegaskan sekolah tidak boleh berjualan seragam kepada siswa. Sekolah hanya diperbolehkan memfasilitasi pengadaan, sementara orang tua berhak membeli seragam di luar sekolah dengan harga yang lebih sesuai.

“Yang diperbolehkan itu hanya menyediakan, bukan menjual. Orang tua tetap memiliki pilihan membeli seragam di luar sekolah,” tegasnya.

Komisi D juga meminta setiap sekolah yang memfasilitasi pengadaan seragam wajib membuka rincian harga setiap item agar orang tua bisa mengetahui komponen biaya dan membandingkannya dengan harga di pasaran.

Menindaklanjuti rekomendasi DPRD, Disdikbud Kendal memastikan akan memberikan teguran kepada SMP Negeri 2 Weleri dan SMP Negeri 2 Brangsong. Bersamaan dengan itu, Disdikbud menerbitkan surat edaran yang melarang seluruh SMP di Kabupaten Kendal menjual seragam maupun mewajibkan siswa membeli seragam di sekolah.

 

 

Penulis : Rob

Editor : Arifin Zaenul

Berita Terkait

Pernah Mendaki Ijen, Konjen AS Terpikat Wisata dan Kuliner Banyuwangi
Operasi Patuh Candi 2026, Polres Kendal Mengajak Warga Tertib Taat Bayar Pajak
496 Tahun Pamekasan, Komitmen Baru untuk Daerah yang Lebih Maju
Pemprov Jatim Raih Satya JKN Awards 2026, Khofifah Perkuat Perlindungan Pekerja
24 Tim dari 18 Kecamatan Ramaikan Bupati Cup Free Fire Pasuruan
Seni Budaya Kendal Tampil di Panggung Nasional TMII, Sedot Perhatian Pengunjung
SMK Muhammadiyah 3 Weleri Bentuk Siswa Disiplin dan Peduli Lingkungan
Bupati Bangkalan Dorong Kader Kesehatan Perkuat Pendampingan Ibu dan Anak

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊

Berita Terkait

Jumat, 6 November 2026 - 10:12

Pernah Mendaki Ijen, Konjen AS Terpikat Wisata dan Kuliner Banyuwangi

Kamis, 5 November 2026 - 22:03

Operasi Patuh Candi 2026, Polres Kendal Mengajak Warga Tertib Taat Bayar Pajak

Kamis, 5 November 2026 - 08:46

496 Tahun Pamekasan, Komitmen Baru untuk Daerah yang Lebih Maju

Senin, 2 November 2026 - 10:14

Pemprov Jatim Raih Satya JKN Awards 2026, Khofifah Perkuat Perlindungan Pekerja

Senin, 2 November 2026 - 06:05

24 Tim dari 18 Kecamatan Ramaikan Bupati Cup Free Fire Pasuruan

Berita Terbaru