DLH Semarang Dapat Tambahan 11 Hektare Lahan di TPA

- Redaksi

Kamis, 11 September 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kepala Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Semarang Arwita Mawarti saat memaparkan rencana pemanfaatan tambahan lahan 11 hektare di TPA Jatibarang untuk pembangunan PSEL, Rabu (10/9/2025). (Foto Dok Ho/RadarBangsa.co.id)

Kepala Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Semarang Arwita Mawarti saat memaparkan rencana pemanfaatan tambahan lahan 11 hektare di TPA Jatibarang untuk pembangunan PSEL, Rabu (10/9/2025). (Foto Dok Ho/RadarBangsa.co.id)

SEMARANG, RadarBangsa.co.id – Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Semarang memastikan penanganan sampah di Tempat Pemrosesan Akhir (TPA) Jatibarang bakal lebih tertata. Hal ini menyusul adanya tambahan lahan seluas 11 hektare yang akan dimanfaatkan untuk pembangunan Pengolahan Sampah menjadi Energi Listrik (PSEL) serta pengembangan infrastruktur pengelolaan sampah lainnya.

Kepala DLH Kota Semarang, Arwita Mawarti, menyampaikan bahwa lahan baru tersebut merupakan kompensasi atas terdampaknya Instalasi Pengolahan Lumpur Tinja (IPLT) Tanggungrejo akibat proyek jalan tol Semarang–Demak.

“Lahan tersebut adalah kompensasi ganti lahan untuk infrastruktur. Yang paling mendesak adalah lahan infrastruktur untuk pengolahan sampah menjadi energi listrik,” ujar Arwita, Rabu (10/9).

Menurut Arwita, masterplan Bappeda Kota Semarang memang telah mengatur perluasan TPA di sisi barat. Proses pengadaan lahan pun sudah melalui tahapan pengukuran, pemetaan oleh BPN, hingga penyusunan appraisal oleh Satker Pembebasan Lahan tol. Saat ini, tahapan sudah sampai pada negosiasi harga dengan pemilik lahan.

“Kami berharap tidak lama lagi sudah masuk tahap pembayaran,” tambahnya.

Dari total 11 hektare yang tersedia, sekitar 5 hektare akan dialokasikan khusus untuk fasilitas PSEL. Sisanya digunakan untuk pengembangan TPA, termasuk penambahan zona pembuangan dan fasilitas pendukung lainnya.

Arwita menegaskan, kesiapan lahan menjadi bagian penting dari rencana pembangunan PSEL. “Lahan untuk PSEL itu menjadi tanggung jawab pemerintah daerah. Jadi sebelum ada badan usaha pemenang tender, lahannya harus siap sesuai Perpres,” jelasnya.

Selain menyiapkan lahan baru, DLH juga sedang mengejar target penghentian praktik open dumping sesuai arahan Kementerian Lingkungan Hidup. Tahun ini, sistem pembuangan terbuka harus dihentikan dan diganti dengan sanitary landfill.

Arwita menyebut, penerapan sanitary landfill sudah berjalan di zona 3 dan 4. “Zona 4 sudah selesai diuruk, dan zona 3 kami perkirakan selesai pada September ini,” katanya.

Sebagai bagian dari sistem baru, DLH juga menyiapkan pembangunan sumur pantau serta instalasi penangkap gas metana. Sementara itu, zona 1 dan 2 yang masih aktif digunakan akan ditutup sebagian dan dipadatkan untuk kemudian dimanfaatkan kembali sesuai kebutuhan.

“Setelah diuruk, bisa untuk pengembangan fasilitas baru di TPA. Misalnya jika dibutuhkan untuk TPST, itu memungkinkan. Yang jelas, setiap lahan harus tetap diarahkan untuk upaya pengolahan sampah,” tuturnya.

“Dengan tambahan lahan ini, kita optimistis pengelolaan sampah di Semarang bisa lebih modern dan berkelanjutan, sekaligus mendukung percepatan pembangunan PSEL,” tegas Arwita

Lainnya:

Penulis : Nul

Editor : Zainul Arifin

Berita Terkait

Bedah Rumah Insan Pendidikan Jatim Tembus 135 Unit, Khofifah Turun Langsung
Bupati Kendal Tekankan Disiplin Jadi Kunci Profesionalisme ASN
Khofifah Tinjau Bedah Rumah Petugas Sekolah, 135 Warga Pendidikan Terbantu
Bupati Kendal Tekankan ASN Wajib Hadir dan Responsif, Jadi Teladan di Tengah Masyarakat
Bupati Kendal Minta ASN Tingkatkan Kompetensi, MOOC Jadi Solusi Pembelajaran Fleksibel
KPK Turun ke Asahan, Bimtek Anti Korupsi Jadi Alarm Perbaikan Layanan Publik
FLS3N Lamongan 2026 Cetak Talenta Muda, SDN Sumberkerep Raih Juara Pertama Seni Tari
Bupati Lamongan Tancap Gas Reformasi Birokrasi, 34 Pejabat Resmi Dilantik

Berita Terkait

Rabu, 6 Mei 2026 - 12:34 WIB

Bedah Rumah Insan Pendidikan Jatim Tembus 135 Unit, Khofifah Turun Langsung

Rabu, 6 Mei 2026 - 12:32 WIB

Bupati Kendal Tekankan Disiplin Jadi Kunci Profesionalisme ASN

Rabu, 6 Mei 2026 - 12:21 WIB

Khofifah Tinjau Bedah Rumah Petugas Sekolah, 135 Warga Pendidikan Terbantu

Rabu, 6 Mei 2026 - 10:49 WIB

Bupati Kendal Tekankan ASN Wajib Hadir dan Responsif, Jadi Teladan di Tengah Masyarakat

Rabu, 6 Mei 2026 - 07:06 WIB

KPK Turun ke Asahan, Bimtek Anti Korupsi Jadi Alarm Perbaikan Layanan Publik

Berita Terbaru

Pemerintahan

Bupati Kendal Tekankan Disiplin Jadi Kunci Profesionalisme ASN

Rabu, 6 Mei 2026 - 12:32 WIB