Donor Darah Nakes Peduli Digelar di Mataram, RSUD Ruslan Dorong Tenaga Kesehatan Jadi Pendonor Tetap

Senin, 6 Juli 2026

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Tenaga kesehatan mengikuti bakti sosial Donor Darah Nakes Peduli di Ruang Terbuka Hijau Mataram, Minggu (5/7/2026). (Foto Dok Ho/RadarBangsa.co.id)

Tenaga kesehatan mengikuti bakti sosial Donor Darah Nakes Peduli di Ruang Terbuka Hijau Mataram, Minggu (5/7/2026). (Foto Dok Ho/RadarBangsa.co.id)

MATARAM, RadarBangsa.co.id – Ketersediaan stok darah yang memadai menjadi salah satu faktor penting dalam pelayanan kesehatan. Menjawab kebutuhan tersebut, Ikatan Perawat Anestesi Indonesia (IPAI) Wilayah Nusa Tenggara Barat bersama Bank Darah RSUD H. Moh. Ruslan Kota Mataram menggelar bakti sosial bertajuk Donor Darah Nakes Peduli di Ruang Terbuka Hijau Mataram, Minggu (5/7/2026).

Kegiatan ini mengajak tenaga kesehatan tidak hanya berperan sebagai pemberi layanan medis, tetapi juga menjadi pendonor darah sukarela. Langkah tersebut diharapkan mampu membantu menjaga ketersediaan stok darah yang dibutuhkan pasien setiap hari.

Direktur RSUD H. Moh. Ruslan Kota Mataram, dr. Hj. NK Eka Nurhayati, mengatakan darah merupakan komponen vital yang hingga kini belum dapat diproduksi secara buatan. Karena itu, kebutuhan transfusi hanya dapat dipenuhi melalui kesediaan masyarakat, termasuk tenaga kesehatan, untuk mendonorkan darah.

“Setiap hari rumah sakit menangani pasien yang membutuhkan transfusi darah, mulai dari ibu melahirkan dengan perdarahan, korban kecelakaan, pasien operasi hingga penderita penyakit tertentu. Karena itu, ketersediaan stok darah harus terus dijaga,” katanya.

Menurut Eka, tenaga kesehatan memiliki tanggung jawab moral untuk memberi contoh dalam gerakan kemanusiaan tersebut. Ia menilai donor darah seharusnya menjadi budaya, bukan sekadar kegiatan seremonial yang dilakukan pada momen tertentu.

“Pasien tidak bisa menunda operasi atau transfusi hanya karena darah belum tersedia. Oleh sebab itu kami ingin membangun kepedulian bersama agar stok darah selalu siap sebelum pasien membutuhkannya,” jelasnya.

Kegiatan ini juga menjadi bentuk kolaborasi antara organisasi profesi dan rumah sakit dalam memperkuat pelayanan kesehatan bagi masyarakat. Selain donor darah, peserta memperoleh pemeriksaan kesehatan gratis dan sertifikat pengabdian masyarakat.

Donor Darah Nakes Peduli terbuka bagi tenaga kesehatan berusia 17 hingga 60 tahun yang memenuhi persyaratan kesehatan, termasuk berat badan minimal 45 kilogram, kadar hemoglobin minimal 12,5 gram per desiliter, dan tekanan darah normal. “Menolong pasien tidak hanya dilakukan melalui tindakan medis, tetapi juga dengan kesediaan mendonorkan darah. Inilah bentuk pengabdian yang sederhana, tetapi dampaknya sangat besar,” pungkasnya.

Penulis : Aini

Editor : Zainul Arifin

Berita Terkait

Mabes TNI Gencarkan Pencegahan Karhutla di Pelalawan, Kearifan Lokal Jadi Kekuatan
Polsek Laren Atur Lalu Lintas Pagi di Jalur Sekolah, Cegah Macet dan Kecelakaan di Lamongan
Bhabinkamtibmas Pelangwot Cek Bibit Cabai, Dukung Ketahanan Pangan di Lamongan
Suporter Persekabpas Pasuruan Siap Jaga Ketertiban Jelang Liga 3 Jawa Timur
Belum Ada Kehamilan dari Program IVF, RSUD H. Moh. Ruslan Evaluasi Kasus Pasien
Polsek Tikung Pantau Panen Biji Kangkung, Dorong Warga Lamongan Perkuat Ketahanan Pangan
Di Hadapan Ribuan Jamaah Suko, Bupati Subandi Tekankan Pentingnya Menjaga Kerukunan
Pasuruan Woman’s Run 2026 di Taman Dayu, Pelari 12 Tahun Tuntaskan 5K dalam 18 Menit 13 Detik

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊

Berita Terkait

Selasa, 15 September 2026 - 16:49

Mabes TNI Gencarkan Pencegahan Karhutla di Pelalawan, Kearifan Lokal Jadi Kekuatan

Selasa, 15 September 2026 - 16:04

Polsek Laren Atur Lalu Lintas Pagi di Jalur Sekolah, Cegah Macet dan Kecelakaan di Lamongan

Selasa, 15 September 2026 - 15:32

Bhabinkamtibmas Pelangwot Cek Bibit Cabai, Dukung Ketahanan Pangan di Lamongan

Senin, 14 September 2026 - 13:45

Suporter Persekabpas Pasuruan Siap Jaga Ketertiban Jelang Liga 3 Jawa Timur

Senin, 14 September 2026 - 13:38

Belum Ada Kehamilan dari Program IVF, RSUD H. Moh. Ruslan Evaluasi Kasus Pasien

Berita Terbaru