Dua Program Nasional Bersatu, Desa Lamongan Makin Mandiri

Selasa, 11 November 2025

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Bupati Lamongan Yuhronur Efendi menyaksikan penandatanganan kerja sama antara KDMP dan SPPG sebagai wujud integrasi dua program nasional di Kabupaten Lamongan. (Foto Dok Ho/RadarBangsa.co.id)

Bupati Lamongan Yuhronur Efendi menyaksikan penandatanganan kerja sama antara KDMP dan SPPG sebagai wujud integrasi dua program nasional di Kabupaten Lamongan. (Foto Dok Ho/RadarBangsa.co.id)

LAMONGAN, RadarBangsa.co.id – Upaya memperkuat implementasi dua program nasional di tingkat akar rumput mulai menunjukkan hasil. Senin (10/11), dua Koperasi Desa Kelurahan Merah Putih (KDMP) dan dua Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) di Kabupaten Lamongan menandatangani perjanjian kerja sama strategis. Penandatanganan ini berlangsung di Kantor Koperasi Kelurahan Merah Putih (KKMP) Banjarmedalan, Jalan Mendalan Nomor 5 RT 02 RW 03, menandai babak baru sinergi antara program pemberdayaan ekonomi dan ketahanan pangan masyarakat.

Kolaborasi tersebut mencakup KKMP Banjarmedalan dengan SPPG Banjarmedalan, serta KDMP Made dengan SPPG Made. Sinergi ini bertujuan mengintegrasikan kegiatan ekonomi masyarakat melalui koperasi dengan penyediaan bahan pangan bergizi bagi siswa sekolah. Dengan demikian, dua program nasional pemberdayaan ekonomi desa dan pemenuhan gizi anak sekolah dapat berjalan beriringan secara berkelanjutan.

Bupati Lamongan Yuhronur Efendi yang turut hadir dalam acara tersebut menegaskan pentingnya integrasi lintas program ini. Menurutnya, langkah itu bukan hanya sekadar formalitas kerja sama, melainkan bentuk nyata pelaksanaan program nasional di tingkat lokal yang memberikan manfaat langsung bagi masyarakat.

“Ini adalah contoh konkret bagaimana program nasional dapat diimplementasikan dengan baik di Kabupaten Lamongan. Kolaborasi KDMP dan SPPG ini tidak hanya memperkuat ekonomi desa, tetapi juga mendukung pemenuhan gizi anak-anak kita melalui sistem yang transparan dan terukur,” ujar Bupati yang akrab disapa Pak Yes.

Ia menambahkan, KDMP berperan penting sebagai motor penggerak ekonomi berbasis gotong royong di desa. Selain menjadi salah satu prasyarat pencairan Dana Desa, KDMP diharapkan berfungsi sebagai pusat aktivitas ekonomi masyarakat, sekaligus menopang kebutuhan operasional SPPG dalam menjalankan Program Makan Bergizi Gratis (MBG). Koperasi akan memastikan suplai bahan pangan dilakukan dengan pengawasan mutu yang ketat, mulai dari produksi, distribusi, hingga penyajian makanan yang higienis dan tepat waktu bagi siswa sekolah.

Pasca penandatanganan, kedua koperasi langsung menjalankan fungsi operasionalnya. KKMP Banjarmedalan memasok bawang merah, bawang putih, gula, dan Liquefied Petroleum Gas (LPG) kepada SPPG Banjarmedalan. Sementara itu, KDMP Made menyuplai gula, minyak goreng, beras, dan LPG ke SPPG Made. Mekanisme suplai ini diharapkan menjadi model rantai pasok lokal yang efisien dan menumbuhkan ekonomi mikro di lingkungan pedesaan.

Dalam kesempatan yang sama, Bupati Yuhronur Efendi mengajak masyarakat untuk aktif menjadi anggota KDMP di wilayah masing-masing. Menurutnya, partisipasi warga sangat penting agar koperasi dapat tumbuh menjadi lembaga ekonomi mandiri yang kuat dan berkelanjutan. “Dengan menjadi anggota koperasi, masyarakat turut memperkuat perputaran ekonomi lokal, berkontribusi dalam simpanan pokok dan wajib, serta ikut menggerakkan usaha bersama,” katanya.

Sebagai bagian dari rangkaian kegiatan, Bupati juga meresmikan pembukaan gerai KKMP Banjarmedalan yang kini resmi beroperasi penuh. Gerai tersebut akan menjadi pusat pelayanan ekonomi masyarakat sekaligus simbol dimulainya integrasi dua program nasional di Lamongan.

Kegiatan ini diharapkan menjadi model implementasi yang dapat direplikasi di wilayah lain, sebagai bukti bahwa sinergi antarsektor mampu menciptakan kemandirian ekonomi sekaligus meningkatkan kesejahteraan dan kualitas hidup warga desa.

“Kolaborasi seperti ini menjadi pondasi agar program nasional tak berhenti di atas kertas, tetapi benar-benar dirasakan manfaatnya oleh masyarakat desa,” pungkas Bupati Yuhronur Efendi.

Penulis : Nul

Editor : Zainul Arifin

Berita Terkait

Jalan Kedungbanteng-Wonokerto Pasuruan Kembali Diperbaiki, Lantai Kerja Capai 110 Meter
Wabup Pasuruan Tegaskan Karier ASN Berbasis Kompetensi dan Sistem Merit
Sp4n-Lapor! Bangkalan 100 Persen Ditindaklanjuti, Perangkat Daerah Diminta Disiplin Input Pengaduan
Beda Pilihan Politik Harus Dikesampingkan, Gus Fawait: Sekarang Waktunya Bangun Jember
Hari Jadi Pasuruan ke-1097, RSUD Bangil Gelar Baksos Medis Gratis untuk Puluhan Warga
Tiga Kali Raih Diamond Status, RSUD HMR Mataram Selamatkan 234 Pasien Stroke
95 Lukisan SBY Dipamerkan di Surabaya, Khofifah Soroti Karya tentang Tsunami Aceh
PERWOSI Lamongan Periode 2025–2029 Dilantik, Bidik Atlet Perempuan hingga Pelosok Desa

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊

Berita Terkait

Rabu, 16 September 2026 - 20:16

Jalan Kedungbanteng-Wonokerto Pasuruan Kembali Diperbaiki, Lantai Kerja Capai 110 Meter

Rabu, 16 September 2026 - 20:05

Wabup Pasuruan Tegaskan Karier ASN Berbasis Kompetensi dan Sistem Merit

Rabu, 16 September 2026 - 19:58

Sp4n-Lapor! Bangkalan 100 Persen Ditindaklanjuti, Perangkat Daerah Diminta Disiplin Input Pengaduan

Rabu, 16 September 2026 - 18:45

Beda Pilihan Politik Harus Dikesampingkan, Gus Fawait: Sekarang Waktunya Bangun Jember

Rabu, 16 September 2026 - 18:13

Hari Jadi Pasuruan ke-1097, RSUD Bangil Gelar Baksos Medis Gratis untuk Puluhan Warga

Berita Terbaru