Ekonomi Jawa Timur 2025 Tumbuh 5,85 Persen YoY, Khofifah Tekankan Peran Investasi

- Redaksi

Senin, 9 Februari 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SURABAYA, RadarBangsa.co.id — Perekonomian Jawa Timur menutup tahun 2025 dengan kinerja solid dan inklusif. Badan Pusat Statistik (BPS) Jawa Timur mencatat ekonomi provinsi ini tumbuh 5,85 persen secara year-on-year (YoY) pada Triwulan IV-2025, mendekati level 6 persen dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya. Data tersebut dirilis BPS pada 5 Februari 2026 dan menegaskan peran Jawa Timur sebagai salah satu motor pertumbuhan ekonomi nasional.

Secara kumulatif sepanjang 2025, ekonomi Jawa Timur tumbuh 5,33 persen (cumulative-to-cumulative/c-to-c), lebih tinggi dibandingkan pertumbuhan ekonomi nasional. Capaian ini menunjukkan ketahanan ekonomi daerah di tengah dinamika ekonomi nasional dan global, sekaligus mencerminkan keberlanjutan kebijakan pembangunan yang berorientasi pada pertumbuhan inklusif.

Dari sisi lapangan usaha, pertumbuhan tertinggi secara YoY dicatat oleh sektor Jasa Lainnya yang tumbuh 9,86 persen. Kinerja tersebut menandakan meningkatnya aktivitas ekonomi berbasis jasa dan konsumsi masyarakat. Dari sisi pengeluaran, Pembentukan Modal Tetap Bruto (PMTB) atau investasi tumbuh 6,66 persen, mencerminkan kuatnya kepercayaan investor terhadap iklim usaha Jawa Timur.

Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa menyampaikan rasa syukur atas capaian tersebut. Menurutnya, pertumbuhan ekonomi yang tetap terjaga hingga akhir tahun merupakan hasil kerja konsisten dan kolaboratif berbagai pihak. “Alhamdulillah, hingga penghujung 2025 pertumbuhan ekonomi Jawa Timur terus bertumbuh. Di tengah berbagai dinamika nasional, perekonomian Jatim tetap tumbuh konsisten dan inklusif,” ujar Khofifah di Surabaya, Jumat (6/2).

Khofifah menilai penguatan investasi menjadi sinyal positif bagi stabilitas dan prospek perekonomian daerah. Ia menekankan pentingnya menjaga iklim usaha agar Jawa Timur tetap kompetitif dan menjadi tujuan utama penanaman modal. “Penting sekali menjaga iklim investasi di suatu daerah. Diperlukan kerja keras semua pihak agar Jawa Timur tetap menjadi favorit bagi investor,” katanya.

Berdasarkan struktur ekonomi, perekonomian Jawa Timur ditopang oleh tiga sektor utama, yakni industri pengolahan sebesar 31,32 persen, perdagangan 18,55 persen, dan pertanian 10,74 persen. Dengan struktur tersebut, Jawa Timur menjadi penyumbang terbesar kedua perekonomian di Pulau Jawa dengan kontribusi 25,06 persen, sekaligus penyumbang terbesar kedua terhadap perekonomian nasional sebesar 14,21 persen.

Dari sisi nilai ekonomi, Produk Domestik Regional Bruto (PDRB) Jawa Timur atas dasar harga berlaku pada 2025 mencapai Rp3.403,17 triliun. PDRB per kapita juga meningkat menjadi Rp80,86 juta. Khofifah menyebut capaian ini bukan sekadar angka statistik, melainkan cerminan peningkatan produktivitas dan kesejahteraan masyarakat Jawa Timur secara agregat sepanjang tahun lalu.

Secara c-to-c, sektor dengan pertumbuhan tertinggi sepanjang 2025 adalah Jasa Perusahaan yang tumbuh 9,24 persen. Pertumbuhan ini didorong meningkatnya aktivitas biro dan agen perjalanan wisata. Selain itu, sektor akomodasi dan makan minum juga mencatat kinerja positif, seiring meningkatnya aktivitas konsumsi masyarakat, termasuk dampak dari program prioritas nasional Makan Bergizi Gratis (MBG).

Dari sisi pengeluaran, pertumbuhan tertinggi dicatat oleh komponen ekspor barang dan jasa yang tumbuh 6,63 persen. Capaian tersebut didorong oleh meningkatnya aktivitas perdagangan antarwilayah, baik domestik maupun internasional. Dengan berbagai capaian itu, Khofifah optimistis tren positif perekonomian Jawa Timur akan berlanjut pada awal 2026.

“Capaian akhir tahun ini menjadi modal awal yang kuat memasuki 2026. Bukan untuk berpuas diri, tetapi untuk terus memacu kinerja demi kemajuan dan kesejahteraan masyarakat Jawa Timur,” pungkasnya.

Lainnya:

Penulis : Nul

Editor : Zainul Arifin

Berita Terkait

Bedah Rumah Insan Pendidikan Jatim Tembus 135 Unit, Khofifah Turun Langsung
Bupati Kendal Tekankan Disiplin Jadi Kunci Profesionalisme ASN
Khofifah Tinjau Bedah Rumah Petugas Sekolah, 135 Warga Pendidikan Terbantu
Bupati Kendal Tekankan ASN Wajib Hadir dan Responsif, Jadi Teladan di Tengah Masyarakat
Bupati Kendal Minta ASN Tingkatkan Kompetensi, MOOC Jadi Solusi Pembelajaran Fleksibel
KPK Turun ke Asahan, Bimtek Anti Korupsi Jadi Alarm Perbaikan Layanan Publik
FLS3N Lamongan 2026 Cetak Talenta Muda, SDN Sumberkerep Raih Juara Pertama Seni Tari
Bupati Lamongan Tancap Gas Reformasi Birokrasi, 34 Pejabat Resmi Dilantik

Berita Terkait

Rabu, 6 Mei 2026 - 12:34 WIB

Bedah Rumah Insan Pendidikan Jatim Tembus 135 Unit, Khofifah Turun Langsung

Rabu, 6 Mei 2026 - 12:32 WIB

Bupati Kendal Tekankan Disiplin Jadi Kunci Profesionalisme ASN

Rabu, 6 Mei 2026 - 12:21 WIB

Khofifah Tinjau Bedah Rumah Petugas Sekolah, 135 Warga Pendidikan Terbantu

Rabu, 6 Mei 2026 - 10:49 WIB

Bupati Kendal Tekankan ASN Wajib Hadir dan Responsif, Jadi Teladan di Tengah Masyarakat

Rabu, 6 Mei 2026 - 07:06 WIB

KPK Turun ke Asahan, Bimtek Anti Korupsi Jadi Alarm Perbaikan Layanan Publik

Berita Terbaru

Pemerintahan

Bupati Kendal Tekankan Disiplin Jadi Kunci Profesionalisme ASN

Rabu, 6 Mei 2026 - 12:32 WIB