Eksekusi Perdata di Lamongan Dimulai dengan Pemasangan Plang, Polsek Tikung Siaga

Selasa, 30 September 2025

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

LAMONGAN, RadarBangsa.co.id – Pengadilan Negeri (PN) Lamongan mengambil langkah tegas dalam penyelesaian sengketa tanah dengan melaksanakan pemasangan plang di Desa Bakalanpule, Kecamatan Tikung, Kabupaten Lamongan. Pemasangan plang ini merupakan tahapan penting sebelum eksekusi atas perkara perdata Nomor: 3/Pdt.Eks/2024/PN.LMG dilakukan., Selasa (30/9/2025)

 

Kegiatan dimulai dengan apel pengamanan yang dipimpin oleh Kapolsek Tikung, AKP Anang Purwo. Aparat gabungan dari kepolisian, TNI, hingga perangkat desa hadir memastikan seluruh rangkaian berjalan lancar. Penjagaan ketat dilakukan guna mengantisipasi potensi gesekan antara pihak-pihak yang bersengketa.

 

Pengamanan lapangan juga dipimpin Kabag Ops Polres Lamongan, Kompol Budi Santoso. Ia menegaskan bahwa aparat hanya menjalankan tugas menjaga situasi tetap kondusif.

“Kami hadir bukan untuk berpihak, melainkan memastikan proses hukum berlangsung sesuai aturan dan tidak menimbulkan konflik di masyarakat,” ujar Kompol Budi.

 

Selain jajaran kepolisian, aparat TNI yang dipimpin Danramil Tikung, Lettu CKE Slamet Purwanto, turut berada di lokasi. Unsur Muspika seperti Camat Tikung Sujirman Soleh dan Kepala Desa Bakalanpule Sukisno juga hadir, menunjukkan komitmen pemerintah daerah dalam mengawal setiap tahapan hukum.

 

Panitera PN Lamongan, Florencia, memimpin jalannya proses dengan meninjau rumah serta bangunan yang menjadi objek sengketa. Dalam pelaksanaannya sempat terjadi perdebatan antara pihak termohon, Gholib, bersama kuasa hukumnya dengan pengadilan. Mereka menyampaikan penolakan terhadap pelaksanaan eksekusi, namun keberatan itu tidak menghentikan jalannya prosedur yang telah ditetapkan.

 

Surat penetapan eksekusi dibacakan secara terbuka di hadapan para pihak. Isi dokumen itu merujuk pada rangkaian putusan pengadilan sebelumnya, mulai dari tingkat negeri, banding di pengadilan tinggi, hingga kasasi di Mahkamah Agung. Putusan yang berkekuatan hukum tetap menjadi dasar utama pelaksanaan kegiatan di lapangan.

 

Florencia menegaskan, pemasangan plang bukan sekadar simbol, melainkan bagian prosedural yang wajib ditempuh. “Kami bekerja berdasarkan amar putusan yang sah dan final. Tugas pengadilan adalah melaksanakan, bukan menunda atau mengubah isi putusan,” jelasnya.

 

Permohonan eksekusi atas perkara ini diajukan oleh Fatoni Okvianto Rohman. Sejumlah dokumen penting yang menguatkan penetapan di antaranya Aanmaning Ketua PN Lamongan pada 8 Oktober 2024 serta Berita Acara Konstatering tertanggal 15 September 2025. Dokumen-dokumen itu mempertegas legalitas langkah yang diambil PN Lamongan.

 

Meski keberatan sempat dilontarkan, pihak termohon tetap hadir mengikuti proses hingga selesai. Kuasa hukumnya menyampaikan akan mengkaji langkah hukum lanjutan yang mungkin ditempuh. Kondisi ini menunjukkan bahwa dinamika hukum masih berpotensi berlanjut, meski tahapan eksekusi sudah berjalan.

 

Pemasangan plang kemudian dilanjutkan dengan apel konsolidasi yang kembali dipimpin aparat kepolisian. Situasi lapangan relatif terkendali, tanpa gesekan berarti, meski sempat diwarnai ketegangan pada awalnya.

 

“Prinsip kami jelas, mengawal setiap proses hukum agar berjalan transparan, adil, dan sesuai ketentuan. Itulah komitmen yang akan terus kami jaga,” pungkas Kompol Budi Santoso.

Penulis : Nul

Editor : Zainul Arifin

Berita Terkait

Operasi Patuh Candi 2026, Polres Kendal Mengajak Warga Tertib Taat Bayar Pajak
496 Tahun Pamekasan, Komitmen Baru untuk Daerah yang Lebih Maju
Pemprov Jatim Raih Satya JKN Awards 2026, Khofifah Perkuat Perlindungan Pekerja
24 Tim dari 18 Kecamatan Ramaikan Bupati Cup Free Fire Pasuruan
Seni Budaya Kendal Tampil di Panggung Nasional TMII, Sedot Perhatian Pengunjung
SMK Muhammadiyah 3 Weleri Bentuk Siswa Disiplin dan Peduli Lingkungan
Bupati Bangkalan Dorong Kader Kesehatan Perkuat Pendampingan Ibu dan Anak
PAPDESI Kendal Berharap Siltap Kades dan Perangkat Desa Tetap Dipertahankan

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊

Berita Terkait

Kamis, 5 November 2026 - 22:03

Operasi Patuh Candi 2026, Polres Kendal Mengajak Warga Tertib Taat Bayar Pajak

Kamis, 5 November 2026 - 08:46

496 Tahun Pamekasan, Komitmen Baru untuk Daerah yang Lebih Maju

Senin, 2 November 2026 - 10:14

Pemprov Jatim Raih Satya JKN Awards 2026, Khofifah Perkuat Perlindungan Pekerja

Senin, 2 November 2026 - 06:05

24 Tim dari 18 Kecamatan Ramaikan Bupati Cup Free Fire Pasuruan

Senin, 2 November 2026 - 01:29

Seni Budaya Kendal Tampil di Panggung Nasional TMII, Sedot Perhatian Pengunjung

Berita Terbaru