Embung Wono Tirto Lestari Atasi Persoalan Air di Sambeng Lamongan

Kamis, 29 Oktober 2026

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Bupati Lamongan Yuhronur Efendi menghadiri tasyakuran Embung Wono Tirto Lestari di Desa Kedungbanjar, Kecamatan Sambeng, Rabu (28/10). (Dok Foto: Ho/RadarBangsa.co.id)

Bupati Lamongan Yuhronur Efendi menghadiri tasyakuran Embung Wono Tirto Lestari di Desa Kedungbanjar, Kecamatan Sambeng, Rabu (28/10). (Dok Foto: Ho/RadarBangsa.co.id)

LAMONGAN, RadarBangsa.co.id – Pembangunan Embung Wono Tirto Lestari di Desa Kedungbanjar, Kecamatan Sambeng, Kabupaten Lamongan, menjadi upaya mengatasi persoalan ketersediaan air untuk pertanian dan kebutuhan masyarakat. Embung tersebut dirancang memiliki luas sekitar 3,80 hektare dengan kapasitas tampungan efektif mencapai 95 ribu meter kubik air. Pembangunannya direncanakan berlanjut pada 2027.

Bupati Lamongan Yuhronur Efendi menghadiri tasyakuran Embung Wono Tirto Lestari pada Rabu (28/10). Ia menyampaikan bahwa pembangunan embung merupakan langkah strategis untuk mengoptimalkan pemanfaatan air, terutama di wilayah yang mengalami keterbatasan sumber air.

Pada 2026, upaya serupa juga dilakukan melalui pengerukan delapan hingga sembilan waduk di wilayah Sambeng agar kembali berfungsi untuk pengairan.

“Selain dipelihara dengan baik, pemanfaatannya juga harus diatur. Saya berharap masyarakat berkoordinasi dengan pihak yang membidangi sumber daya air agar pemanfaatannya optimal dan tidak sampai terjadi perebutan air,” tutur Bupati yang akrab disapa Pak Yes.

Berdasarkan perencanaan teknis, embung yang berada di atas lahan Perhutani seluas sekitar 3,80 hektare itu ditargetkan mampu mendukung pengairan 16 hektare lahan sawah. Dengan kebutuhan air sekitar 3.000 meter kubik per hektare setiap masa tanam, total kebutuhan air untuk pertanian diperkirakan mencapai 48.000 meter kubik per masa tanam.

Selain untuk irigasi, embung diproyeksikan menjadi cadangan air pada musim kemarau, mendukung pemenuhan kebutuhan air bersih permukiman, serta membantu mengendalikan limpasan air hujan.

Dari sisi teknis, pembangunan embung mencakup tanggul sepanjang 200,18 meter, lebar 5 meter, dengan tinggi maksimum 4,4 meter dan tinggi tampungan 2,5 meter. Pada 2027, pembangunan direncanakan berlanjut melalui penyediaan pelimpah berpintu serta peningkatan jaringan irigasi menggunakan saluran pasangan sepanjang 144 meter.

Perwakilan Administratur Kesatuan Pemangkuan Hutan (KPH) Mojokerto, Bima Andrayuwana, menjelaskan bahwa pembangunan embung dapat dilaksanakan setelah permohonan pemanfaatan kawasan memperoleh persetujuan Kementerian Kehutanan melalui mekanisme kerja sama dengan Perum Perhutani.

Masyarakat juga diharapkan turut menjaga kelestarian kawasan hutan dan embung agar manfaatnya dapat dirasakan secara berkelanjutan.

Kepala Desa Kedungbanjar, Suwarno, mengungkapkan rasa syukur atas terwujudnya embung yang telah lama dicita-citakan warga. Menurutnya, pengajuan pemanfaatan kawasan dilakukan pada 2023 dan memperoleh persetujuan pembangunan pada 2026, sedangkan pembangunan direncanakan berlanjut pada 2027.

“Alhamdulillah, berkat dukungan semua pihak, cita-cita masyarakat Kedungbanjar akhirnya terwujud. Selama ini, air hujan kerap menyebabkan banjir hingga merendam permukiman. Kami berharap melalui embung ini, air dapat ditampung dan dimanfaatkan untuk pertanian serta kebutuhan air bersih,” ungkapnya.

Keberadaan Embung Wono Tirto Lestari diharapkan menjadi bagian dari upaya pengelolaan sumber daya air yang lebih optimal di Kecamatan Sambeng. Dengan kapasitas tampungan sekitar 95 ribu meter kubik, embung ini diharapkan dapat mengubah potensi air hujan menjadi cadangan air yang bermanfaat bagi pertanian dan masyarakat.

Penulis : Nul

Editor : Zainul Arifin

Berita Terkait

Rp500 Miliar untuk Jember, Hanura Soroti Anggaran Kesehatan dan Pesisir
Rifqi Khulaify Serap Aspirasi Warga Burneh dan Tanah Merah dalam Reses DPRD Bangkalan
DWP Lamongan Latih Anggota Bikin Hampers Piring Set
Lamongan Wisuda 221 Peserta Sekolah Orang Tua Hebat
Khofifah dan Pangdam Piek Budyakto Perkuat Sinergi Jatim
Khofifah Ajak Pencari Kerja Manfaatkan Job Fair Inklusif 2026
Subandi Sidak Rumah Pompa Sidoarjo, Kualitas Jadi Sorotan
Ganti Rugi Lahan Flyover Gedangan Sidoarjo Diproyeksikan Cair 2027

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊

Berita Terkait

Kamis, 29 Oktober 2026 - 18:03

Rp500 Miliar untuk Jember, Hanura Soroti Anggaran Kesehatan dan Pesisir

Kamis, 29 Oktober 2026 - 17:51

Rifqi Khulaify Serap Aspirasi Warga Burneh dan Tanah Merah dalam Reses DPRD Bangkalan

Kamis, 29 Oktober 2026 - 16:43

DWP Lamongan Latih Anggota Bikin Hampers Piring Set

Kamis, 29 Oktober 2026 - 16:36

Lamongan Wisuda 221 Peserta Sekolah Orang Tua Hebat

Kamis, 29 Oktober 2026 - 16:18

Khofifah dan Pangdam Piek Budyakto Perkuat Sinergi Jatim

Berita Terbaru