Enam Kecamatan di Pasuruan Dikepung Banjir Mendadak

Jumat, 14 November 2025

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Petugas BPBD Kabupaten Pasuruan melakukan pendataan dan menyalurkan bantuan kepada warga terdampak banjir di enam kecamatan. (Foto Dok Ho/RadarBangsa.co.id)

Petugas BPBD Kabupaten Pasuruan melakukan pendataan dan menyalurkan bantuan kepada warga terdampak banjir di enam kecamatan. (Foto Dok Ho/RadarBangsa.co.id)

PASURUAN, RadarBangsa.co.id – Banjir kembali melanda Kabupaten Pasuruan setelah hujan deras mengguyur wilayah itu sejak Rabu (12/11/2025) malam. Air yang mengalir dari kawasan atas membuat enam kecamatan terendam, meninggalkan ribuan keluarga harus berhadapan dengan genangan yang naik dalam waktu singkat. Wilayah terdampak meliputi Kecamatan Winongan, Beji, Gempol, Grati, Bangil, dan Rejoso.

Data Pusdalops BPBD Kabupaten Pasuruan menunjukkan Kecamatan Gempol menjadi daerah dengan dampak terbesar, yakni 1.010 kepala keluarga. Genangan terutama muncul di Desa Kejapanan dan Desa Gempol, dua wilayah yang sudah beberapa kali mengalami banjir saat intensitas hujan melonjak. Kondisi serupa terjadi di Kecamatan Bangil. Desa Tambakan, Manaruwi, Bandaran, dan Kelurahan Kalianyar mencatat total 883 keluarga terdampak.

Di Kecamatan Winongan, air merendam permukiman di Desa Bandaran dan Desa Prodo dengan total 287 KK. Sementara itu, Kecamatan Beji mencatat 695 KK di Desa Kedungringin dan Kedungboto. Banjir juga melanda Desa Kedawungkulon di Kecamatan Grati, serta Desa Sadengrejo dan Toyaning di Kecamatan Rejoso. Sebaran wilayah yang cukup luas menunjukkan bahwa banjir kali ini bukan hanya akibat curah hujan tinggi, tetapi juga lemahnya daya tampung sungai di beberapa titik hilir.

Kepala Pelaksana BPBD Kabupaten Pasuruan, Sugeng Hariyadi, menyampaikan bahwa sebagian wilayah sudah mengalami penurunan debit air. Rejoso, Winongan, Bangil, dan Grati termasuk yang lebih cepat surut, sedangkan Gempol dan Bangil masih mencatat genangan cukup besar. “Yang paling parah di Gempol dan Bangil, sementara lainnya mulai surut,” ujarnya, Jumat (14/11/2025).

Menurut Sugeng, banjir dipicu hujan berintensitas tinggi yang turun selama berjam-jam dari kawasan atas. Tiga daerah aliran sungai — DAS Rejoso, DAS Kedunglarangan, dan DAS Wrati — tak mampu menahan peningkatan debit air, sehingga luapan sungai meluber ke permukiman. Kondisi geografis dan tutupan lahan yang menurun di hulu turut memperbesar risiko banjir.

Ia menambahkan bahwa penanganan awal telah dilakukan pemerintah daerah melalui penyaluran bantuan kedaruratan. Paket makanan siap saji, lauk pauk, tambahan gizi seperti kacang hijau dan buah, serta beberapa kebutuhan mendesak lainnya disalurkan langsung ke warga di titik-titik terdampak. Bantuan tersebut diprioritaskan bagi keluarga yang masih terisolasi atau wilayahnya sulit dijangkau kendaraan.

Sugeng menegaskan bahwa BPBD bersama berbagai unsur lain tetap bersiaga mengantisipasi potensi banjir susulan. Selain pemantauan debit sungai, petugas juga menyiapkan jalur evakuasi serta memetakan titik rawan genangan di setiap kecamatan. Upaya ini dilakukan untuk memastikan penanganan dapat berlangsung cepat jika curah hujan kembali meningkat.

“Semuanya kita salurkan ke warga terdampak,” pungkasnya

Penulis : Nul

Editor : Zainul Arifin

Berita Terkait

496 Tahun Pamekasan, Komitmen Baru untuk Daerah yang Lebih Maju
Pemprov Jatim Raih Satya JKN Awards 2026, Khofifah Perkuat Perlindungan Pekerja
24 Tim dari 18 Kecamatan Ramaikan Bupati Cup Free Fire Pasuruan
Seni Budaya Kendal Tampil di Panggung Nasional TMII, Sedot Perhatian Pengunjung
SMK Muhammadiyah 3 Weleri Bentuk Siswa Disiplin dan Peduli Lingkungan
Bupati Bangkalan Dorong Kader Kesehatan Perkuat Pendampingan Ibu dan Anak
PAPDESI Kendal Berharap Siltap Kades dan Perangkat Desa Tetap Dipertahankan
PIWK Sidoarjo Dikebut, Subandi Minta Jalan Rusak Segera Ditangani

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊

Berita Terkait

Kamis, 5 November 2026 - 08:46

496 Tahun Pamekasan, Komitmen Baru untuk Daerah yang Lebih Maju

Senin, 2 November 2026 - 10:14

Pemprov Jatim Raih Satya JKN Awards 2026, Khofifah Perkuat Perlindungan Pekerja

Senin, 2 November 2026 - 06:05

24 Tim dari 18 Kecamatan Ramaikan Bupati Cup Free Fire Pasuruan

Senin, 2 November 2026 - 01:29

Seni Budaya Kendal Tampil di Panggung Nasional TMII, Sedot Perhatian Pengunjung

Sabtu, 31 Oktober 2026 - 23:43

SMK Muhammadiyah 3 Weleri Bentuk Siswa Disiplin dan Peduli Lingkungan

Berita Terbaru