Festival Wingko Babat Dorong Pelestarian Kuliner dan UMKM Lamongan

- Redaksi

Minggu, 30 November 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Gunungan wingko menjadi ikon Festival Gunungan Wingko di Babat, Lamongan. (Foto Dok Ho/RadarBangsa.co.id)

Gunungan wingko menjadi ikon Festival Gunungan Wingko di Babat, Lamongan. (Foto Dok Ho/RadarBangsa.co.id)

LAMONGAN, RadarBangsa.co.id – Pemerintah Kabupaten Lamongan kembali menegaskan komitmen melestarikan kuliner lokal melalui gelaran Festival Gunungan Wingko di Lapangan Sawonggaling Babat, Minggu (30/11). Festival ini tidak hanya menjadi ajang perayaan tradisi, tetapi juga strategi pemerintah daerah untuk menjaga keberlanjutan makanan khas dan meningkatkan ketertarikan generasi muda terhadap kuliner lokal.

Bupati Lamongan, Yuhronur Efendi, menyampaikan bahwa festival adalah sarana efektif memperkenalkan wingko Babat sebagai identitas kuliner Lamongan sekaligus memperkuat ekonomi masyarakat. “Festival seperti ini bukan hanya panggung budaya, tetapi juga motor penggerak ekonomi warga. Kita ingin wingko tetap dikenal luas dan UMKM terus bertumbuh,” ujar Yuhronur.

Ia menjelaskan bahwa pembinaan bagi pelaku usaha terus dilakukan secara bertahap. Dari total 111.310 UMKM, sebanyak 24.820 telah mendapat pendampingan selama 2024, sementara pada 2025 sudah tercatat 835 UMKM menerima pembinaan awal. Menurutnya, pendampingan berkelanjutan diperlukan agar produk lokal mampu bersaing dan menyesuaikan perubahan pasar.

Selain pembinaan, pemerintah juga mengoptimalkan dukungan legalitas melalui penyaluran 21.883 Nomor Induk Berusaha (NIB), 14.523 sertifikasi halal, 30 izin BPOM, 40 Hak Kekayaan Intelektual (HKI), serta 154 PIRT. “Legalitas adalah pintu untuk meningkatkan kepercayaan konsumen. UMKM harus siap naik kelas,” tambahnya.

Festival tahun ini menampilkan tugu wingko setinggi lima meter yang tersusun dari 5.850 buah wingko produksi 13 perajin lokal. Gunungan raksasa tersebut menjadi daya tarik warga sekaligus simbol semangat pelestarian kuliner tradisional.

Yuhronur berpesan agar UMKM terus berinovasi mengikuti perkembangan zaman. “Kualitas harus dijaga, inovasi juga penting agar produk lokal tetap eksis dan diterima pasar,” ucapnya.

Penulis : Nul

Editor : Zainul Arifin

Berita Terkait

Rehabilitasi Meningkat, Malang Cari Duta Anti Narkoba Baru
Festival Kepandjen Djaman Mbiyen Hidupkan Ekonomi Kreatif Kabupaten Malang
Wabup Malang Dorong Ormawa UMM Perkuat Kolaborasi untuk Indonesia Emas
Bencana Aceh, Gubernur Khofifah Gerak Cepat Bantu Pengungsi
Khofifah Sampaikan Solidaritas Jatim Saat Serahkan Bantuan ke Aceh
Anggota DPD RI Lia Istifhama Apresiasi Orang Tua pada Khitan Massal Disabilitas
Koperasi Merah Putih Dibangun, Warga Kemlagigede Lamongan Sambut Harapan Baru
Khofifah Pastikan Huntara Layak Huni, Fasilitas Umum Dibangun Secara Menyeluruh

Berita Terkait

Minggu, 7 Desember 2025 - 08:40 WIB

Rehabilitasi Meningkat, Malang Cari Duta Anti Narkoba Baru

Minggu, 7 Desember 2025 - 08:34 WIB

Festival Kepandjen Djaman Mbiyen Hidupkan Ekonomi Kreatif Kabupaten Malang

Minggu, 7 Desember 2025 - 08:28 WIB

Wabup Malang Dorong Ormawa UMM Perkuat Kolaborasi untuk Indonesia Emas

Minggu, 7 Desember 2025 - 07:02 WIB

Bencana Aceh, Gubernur Khofifah Gerak Cepat Bantu Pengungsi

Sabtu, 6 Desember 2025 - 19:35 WIB

Khofifah Sampaikan Solidaritas Jatim Saat Serahkan Bantuan ke Aceh

Berita Terbaru

Para finalis Duta Anti Narkoba Kabupaten Malang 2025 saat mengikuti malam puncak grand final. (Foto Dok Ho/RadarBangsa.co.id)

Politik - Pemerintahan

Rehabilitasi Meningkat, Malang Cari Duta Anti Narkoba Baru

Minggu, 7 Des 2025 - 08:40 WIB

Bupati Bangkalan Lukman Hakim ikut riding bersama Komunitas Vespa Sarong pada anniversary pertama komunitas tersebut. (Foto Dok Ho/RadarBangsa.co.id)

Gaya Hidup

Ratusan Vespa Bersarung Ramaikan Bangkalan, Bupati Ikut Riding

Minggu, 7 Des 2025 - 08:20 WIB