Forum FKUB Banyuwangi Bahas Ketahanan Sosial dan Keluarga

Minggu, 28 September 2025

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Bupati Banyuwangi Ipuk Fiestiandani memberikan arahan dalam Rapat Koordinasi Forum Kerukunan Umat Beragama (FKUB) di Pendopo Shaba Swagata Blambangan, Sabtu (27/9/2025), yang dihadiri tokoh lintas agama se-Banyuwangi.  (Foto Dok Ho/RadarBangsa.co.id)

Bupati Banyuwangi Ipuk Fiestiandani memberikan arahan dalam Rapat Koordinasi Forum Kerukunan Umat Beragama (FKUB) di Pendopo Shaba Swagata Blambangan, Sabtu (27/9/2025), yang dihadiri tokoh lintas agama se-Banyuwangi. (Foto Dok Ho/RadarBangsa.co.id)

BANYUWANGI, RadarBangsa.co.id – Bupati Banyuwangi Ipuk Fiestiandani mengajak para tokoh lintas agama untuk terus memperkuat ketahanan keluarga sekaligus menjaga kerukunan sosial di tengah masyarakat. Ajakan itu disampaikan Ipuk saat membuka Rapat Koordinasi Forum Kerukunan Umat Beragama (FKUB) Kabupaten Banyuwangi di Pendopo Shaba Swagata Blambangan, Sabtu (27/9/2025).

“Pada kesempatan ini, kami mengajak para tokoh agama sekalian, untuk bersama-sama memperkuat kehidupan keluarga di tengah masyarakat. Keluarga yang harmonis adalah awal dari semua kebaikan,” ujar Ipuk dalam sambutannya.

Menurut Ipuk, banyak persoalan sosial bermula dari lemahnya fondasi keluarga. Disharmoni dalam rumah tangga dapat memicu beragam masalah, mulai dari kriminalitas, kekerasan, hingga tindak korupsi. Karena itu, ia menilai penting bagi tokoh agama menyelipkan pesan-pesan penguatan keluarga dalam setiap khotbah.

“Dalam khutbah-khutbahnya, selipkan pesan-pesan penguatan keluarga. Sampaikan tentang parenting, perencanaan finansial, dan pesan lain yang bisa menciptakan keharmonisan,” tambahnya.

Selain penguatan keluarga, Ipuk menekankan peran tokoh agama dalam menjaga kondusivitas sosial. Ia mengingatkan adanya potensi gesekan antarwarga, termasuk di kalangan umat beragama, yang harus dicegah sejak dini melalui dialog, pendekatan persuasif, dan pemahaman bersama.

“Apalagi saat ini, daerah harus menghadapi tantangan efisiensi. Akan ada banyak program kemasyarakatan yang berkurang. Ini perlu pendekatan yang tepat agar tidak menimbulkan gejolak sosial,” tegasnya.

Pemerintah Kabupaten Banyuwangi, lanjut Ipuk, tetap berkomitmen mendorong kesejahteraan masyarakat meski dengan anggaran yang terbatas. Sejumlah program inovatif disiapkan untuk menjaga stabilitas ekonomi, membuka lapangan kerja, serta memperkuat jaring pengaman sosial.

“Kami akan terus berinovasi untuk melahirkan program yang berdampak besar. Dengan anggaran yang efisien, tapi outcome yang didapat harus optimal,” tutup Ipuk.

Rakor FKUB kali ini dihadiri tokoh agama dari berbagai latar belakang. Hadir di antaranya Ketua FKUB Banyuwangi, Ketua Badan Musyawarah Antar Gereja (Bamag), Ketua LDII Banyuwangi, serta sejumlah pemuka agama lain. Pertemuan tersebut diharapkan menjadi forum penting dalam memperkuat komunikasi antarumat beragama sekaligus menjaga harmoni di Banyuwangi.

Penulis : Nul

Editor : Zainul Arifin

Berita Terkait

Pernah Mendaki Ijen, Konjen AS Terpikat Wisata dan Kuliner Banyuwangi
Operasi Patuh Candi 2026, Polres Kendal Mengajak Warga Tertib Taat Bayar Pajak
496 Tahun Pamekasan, Komitmen Baru untuk Daerah yang Lebih Maju
Pemprov Jatim Raih Satya JKN Awards 2026, Khofifah Perkuat Perlindungan Pekerja
24 Tim dari 18 Kecamatan Ramaikan Bupati Cup Free Fire Pasuruan
Seni Budaya Kendal Tampil di Panggung Nasional TMII, Sedot Perhatian Pengunjung
SMK Muhammadiyah 3 Weleri Bentuk Siswa Disiplin dan Peduli Lingkungan
Bupati Bangkalan Dorong Kader Kesehatan Perkuat Pendampingan Ibu dan Anak

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊

Berita Terkait

Jumat, 6 November 2026 - 10:12

Pernah Mendaki Ijen, Konjen AS Terpikat Wisata dan Kuliner Banyuwangi

Kamis, 5 November 2026 - 22:03

Operasi Patuh Candi 2026, Polres Kendal Mengajak Warga Tertib Taat Bayar Pajak

Kamis, 5 November 2026 - 08:46

496 Tahun Pamekasan, Komitmen Baru untuk Daerah yang Lebih Maju

Senin, 2 November 2026 - 10:14

Pemprov Jatim Raih Satya JKN Awards 2026, Khofifah Perkuat Perlindungan Pekerja

Senin, 2 November 2026 - 06:05

24 Tim dari 18 Kecamatan Ramaikan Bupati Cup Free Fire Pasuruan

Berita Terbaru