JOMBANG, RadarBangsa.co.id – Sekitar 75 warga yang tergabung dalam Forum Rembug Masyarakat Jombang (FRMJ) menggelar aksi di halaman Mapolres Jombang, Kamis (29/1/2026), untuk menegaskan dukungan agar Kepolisian Republik Indonesia (Polri) tetap berada langsung di bawah kendali Presiden. Aksi ini mendapat respons positif dari Kapolres Jombang, AKBP Ardi Kurniawan, yang menilai dukungan masyarakat sebagai bentuk kepercayaan publik terhadap institusi kepolisian.
Dalam kesempatan tersebut, AKBP Ardi Kurniawan didampingi Wakapolres Kompol Syarlis menyampaikan bahwa posisi Polri di bawah Presiden merupakan struktur yang ideal untuk menjaga independensi, profesionalisme, serta kecepatan pengambilan keputusan dalam menjalankan pelayanan kepada masyarakat.
“Kami menyampaikan terima kasih kepada Forum Rembug Masyarakat Jombang atas dukungan yang diberikan kepada Polri. Posisi Polri di bawah Presiden memungkinkan kami tetap independen dan mampu bergerak cepat dalam memberikan pelayanan terbaik serta hadir di tengah masyarakat,” kata AKBP Ardi.
Koordinator FRMJ, Joko Fattah Rochim, menegaskan pihaknya sependapat dengan Kapolri. Menurutnya, penempatan Polri di bawah kementerian dapat menimbulkan kerumitan birokrasi dan potensi kepentingan yang beragam, sehingga bisa menghambat penanganan kasus yang menyentuh langsung kepentingan masyarakat.
“Kalau dikendalikan kementerian, bisa muncul banyak kepentingan, termasuk dalam penanganan kriminal atau pembunuhan. Yang dirugikan adalah masyarakat,” ujar Fattah.
Dukungan publik semacam ini dianggap menjadi energi motivasi bagi jajaran Polres Jombang dalam menjalankan tugas menjaga keamanan dan ketertiban. Langkah ini juga menjadi contoh partisipasi masyarakat dalam memperkuat hubungan antara aparat kepolisian dan publik.
“Dukungan ini sangat berarti bagi kami. Ini menjadi penyemangat untuk terus memberikan pelayanan dan pengabdian terbaik kepada masyarakat,” tutup AKBP Ardi Kurniawan.
Penulis : Budiono-RB
Editor : Zainul Arifin








