Polsek Tikung Gandeng Lintas Sektoral Cegah Bullying di SMK Islam Tikung Lamongan

Rabu, 28 Januari 2026

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Polsek Tikung bersama lintas sektoral saat sosialisasi pencegahan bullying di SMK Islam Tikung, Lamongan, Rabu (28/1/2026). (Foto Dok Ho/Nu-RadarBangsa.co.id)

Polsek Tikung bersama lintas sektoral saat sosialisasi pencegahan bullying di SMK Islam Tikung, Lamongan, Rabu (28/1/2026). (Foto Dok Ho/Nu-RadarBangsa.co.id)

LAMONGAN, RadarBangsa.co.id – Polsek Tikung bersama unsur lintas sektoral memperkuat upaya pencegahan perundungan (bullying) di lingkungan sekolah melalui program inovatif “Asmara Centil” (Atasi Masalah Remaja Cegah Tindakan Bullying). Kegiatan ini digelar di SMK Islam Tikung, Desa Bakalanpule, Kecamatan Tikung, Kabupaten Lamongan, Rabu (28/1/2026).

Sosialisasi yang berlangsung pukul 09.00 hingga 11.00 WIB tersebut menyasar para siswa sebagai kelompok rentan terhadap dampak bullying, baik secara psikologis maupun sosial. Program ini melibatkan kolaborasi kepolisian, TNI, tenaga kesehatan, tokoh keagamaan, dan pihak sekolah sebagai bentuk pendekatan pencegahan terpadu.

Hadir dalam kegiatan tersebut Wakil Kepala Sekolah Bidang Kesiswaan SMK Islam Tikung, Bhabinkamtibmas Desa Bakalanpule Aipda M. Fathurozi Ar., Babinsa Bakalanpule Sertu Riyanto, tim Puskesmas Tikung, perwakilan KUA Tikung, para guru, serta duta siswa-siswi sekolah setempat.

Dalam sambutannya, Waka Kesiswaan SMK Islam Tikung menegaskan pentingnya peran sekolah sebagai ruang aman bagi peserta didik. Menurutnya, praktik bullying dapat berdampak jangka panjang terhadap kesehatan mental, pembentukan karakter, hingga prestasi belajar siswa jika tidak dicegah sejak dini.

Materi sosialisasi disampaikan secara bergantian oleh narasumber lintas sektor. Tim Puskesmas Tikung memaparkan dampak trauma bullying terhadap kesehatan mental remaja serta pentingnya deteksi dan pendampingan dini. Sertu Riyanto menekankan nilai kedisiplinan dan bela negara sebagai fondasi pembentukan karakter generasi muda yang tangguh dan bertanggung jawab.

Sementara itu, Aipda M. Fathurozi Ar. menjelaskan bahaya bullying dari aspek hukum dan sosial. Ia menekankan bahwa tindakan perundungan bukan persoalan sepele dan dapat berujung pada konsekuensi hukum.
“Pencegahan bullying tidak bisa dilakukan sendiri. Melalui kolaborasi lintas sektoral ini, kami ingin membangun kesadaran sejak dini agar sekolah benar-benar menjadi ruang aman bagi siswa,” ujarnya.

Dari perspektif keagamaan, perwakilan KUA Tikung mengulas bullying dalam sudut pandang Islam dengan menekankan nilai empati, akhlak mulia, dan larangan menyakiti sesama.

Selama kegiatan berlangsung, situasi terpantau aman, tertib, dan kondusif. Para siswa terlihat antusias mengikuti diskusi dan sesi tanya jawab.
“Kami berharap kegiatan ini tidak berhenti pada sosialisasi, tetapi berlanjut menjadi budaya saling menghargai di lingkungan sekolah dan masyarakat,” tutup Aipda Fathurozi.

Penulis : Nul

Editor : Zainul Arifin

Berita Terkait

Bakti Sosial Polres Kendal, 50 Warga Pening Terima Bantuan Tunai
Kemiskinan Kendal Turun, 3.450 Orang Keluar dari Kemiskinan
Kapolres Kendal Edukasi Pelajar MTsN 1 Brangsong soal Bahaya Bullying
Saka Adhyasta Pemilu Didorong Jadi Sarana Pendidikan Politik Pemula
Libur Akhir Pekan, Emak-Emak Fatayat Semarang Serbu Pantai Indah Kemangi Kendal
Nurjabali dan Putra Majapahit Juara Bupati Cup Pasuruan 2026
Bupati Kendal Lepas Ribuan Peserta Jalan Sehat HSN 2026
Kembali Pimpin UMLA Lamongan, Abdul Aziz Bidik Kampus Berkelas Global

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊

Berita Terkait

Kamis, 22 Oktober 2026 - 23:59

Bakti Sosial Polres Kendal, 50 Warga Pening Terima Bantuan Tunai

Kamis, 22 Oktober 2026 - 21:24

Kemiskinan Kendal Turun, 3.450 Orang Keluar dari Kemiskinan

Selasa, 20 Oktober 2026 - 08:49

Kapolres Kendal Edukasi Pelajar MTsN 1 Brangsong soal Bahaya Bullying

Minggu, 18 Oktober 2026 - 20:30

Saka Adhyasta Pemilu Didorong Jadi Sarana Pendidikan Politik Pemula

Minggu, 18 Oktober 2026 - 19:15

Libur Akhir Pekan, Emak-Emak Fatayat Semarang Serbu Pantai Indah Kemangi Kendal

Berita Terbaru