KENDAL,RadarBangsa.co.id – Angka kemiskinan di Kabupaten Kendal, Jawa Tengah, turun menjadi 8,07 persen pada 2026. Jumlah penduduk miskin berkurang 3.450 orang, dari 83.730 orang pada 2025 menjadi 80.280 orang.
Data Badan Pusat Statistik (BPS) Kabupaten Kendal menunjukkan, persentase kemiskinan turun 0,33 poin dibandingkan tahun sebelumnya. Angka tersebut setara dengan rata-rata nasional sebesar 8,07 persen dan lebih rendah dari Jawa Tengah yang mencapai 9,21 persen.
Data tersebut dipaparkan, pada Kamis 22/10/2026, dalam Statistical Coaching Clinic (SCC) bertema Sosialisasi DTSEN dan Kemiskinan Kabupaten Kendal 2026 di Ruang Ngesti Widhi, Kendal, dalam rangka Hari Statistik Nasional (HSN) 2026.
Bupati Kendal Dyah Kartika Permanasari menegaskan, penurunan kemiskinan harus diiringi kebijakan yang tepat sasaran dan kolaborasi lintas sektor.
Pemahaman terhadap Data Tunggal Sosial Ekonomi Nasional (DTSEN) juga dinilai penting untuk memastikan program pembangunan menjangkau masyarakat yang membutuhkan.
“Di sisi lain, pertumbuhan ekonomi Kendal mencapai 7,99 persen pada 2025, tertinggi di Jawa Tengah. Investasi juga meningkat menjadi Rp 15,86 triliun dari Rp 14,21 triliun pada tahun sebelumnya,”ujarnya.
Namun, pertumbuhan ekonomi dan investasi harus berdampak nyata bagi masyarakat melalui penciptaan lapangan kerja, peningkatan keterampilan tenaga kerja lokal, dan keterlibatan UMKM.
Penurunan kemiskinan menjadi sinyal positif bagi Kendal. Tantangan berikutnya adalah memastikan pertumbuhan ekonomi benar-benar meningkatkan kesejahteraan masyarakat secara merata.
Penulis : Rbn
Editor : Arifin Zaenul


















Komentar