Monev Desa di Lumajang Fokus Transparansi dan Akuntabilitas Anggaran

- Redaksi

Jumat, 30 Januari 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Tim Kecamatan Kedungjajang saat melaksanakan Monitoring dan Evaluasi penyelenggaraan pemerintahan Desa Wonorejo, Rabu (28/1/2026). (Foto Dok Ho/RadarBangsa.co.id)

Tim Kecamatan Kedungjajang saat melaksanakan Monitoring dan Evaluasi penyelenggaraan pemerintahan Desa Wonorejo, Rabu (28/1/2026). (Foto Dok Ho/RadarBangsa.co.id)

LUMAJANG, RadarBangsa.co.id — Pemerintah Kecamatan Kedungjajang melaksanakan Monitoring dan Evaluasi (Monev) penyelenggaraan pemerintahan desa di Desa Wonorejo, Kecamatan Kedungjajang, Kabupaten Lumajang, Rabu (28/1/2026). Kegiatan ini menjadi bagian dari upaya penguatan tata kelola pemerintahan desa, khususnya dalam aspek tertib administrasi dan pengelolaan keuangan desa sesuai peraturan perundang-undangan.

Monev dipimpin langsung Sekretaris Camat (Sekcam) Kedungjajang, didampingi jajaran Kasi Pemberdayaan Masyarakat Desa (PMD) beserta staf, serta Pendamping Lokal Desa (PLD). Tim kecamatan diterima Kepala Desa Wonorejo bersama seluruh perangkat desa di kantor desa setempat.

Dalam kegiatan tersebut, tim monev melakukan pemeriksaan secara menyeluruh terhadap dokumen administrasi desa. Pemeriksaan meliputi perencanaan pembangunan desa, pelaksanaan kegiatan, hingga laporan pertanggungjawaban keuangan. Selain itu, tim juga menelaah realisasi penggunaan anggaran desa untuk memastikan kesesuaian antara pelaksanaan kegiatan dengan Rencana Anggaran Biaya (RAB) serta ketentuan yang berlaku.

Sekcam Kedungjajang menjelaskan bahwa monitoring dan evaluasi merupakan agenda rutin kecamatan sebagai bentuk pembinaan dan pengawasan terhadap pemerintah desa. Tujuannya agar penyelenggaraan pemerintahan desa berjalan tertib, transparan, dan akuntabel, serta mampu memberikan pelayanan optimal kepada masyarakat.

“Kegiatan monev ini tidak semata-mata untuk mencari kesalahan, tetapi sebagai sarana pembinaan. Kami ingin memastikan administrasi desa tertata dengan baik dan pengelolaan anggaran dilakukan secara transparan serta bertanggung jawab,” ujarnya.

Ia menambahkan, hasil monev akan menjadi dasar perbaikan dan peningkatan kinerja pemerintahan desa ke depan. Dengan tata kelola yang baik, diharapkan program pembangunan desa dapat berjalan tepat sasaran dan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat.

Sementara itu, Kepala Desa Wonorejo menyambut positif pelaksanaan monev tersebut. Ia menilai kegiatan ini penting sebagai bahan evaluasi internal untuk memperbaiki kelemahan dalam tata kelola administrasi maupun pengelolaan keuangan desa.

“Kami berkomitmen menindaklanjuti seluruh masukan dan rekomendasi dari tim kecamatan. Ini bagian dari upaya kami mewujudkan pemerintahan desa yang transparan, akuntabel, dan profesional,” ungkapnya.

Kegiatan monev berlangsung tertib dan lancar. Acara ditutup dengan penyampaian hasil evaluasi serta arahan teknis dari Tim Kecamatan Kedungjajang kepada Pemerintah Desa Wonorejo sebagai pedoman perbaikan berkelanjutan dalam penyelenggaraan pemerintahan desa.

Lainnya:

Penulis : Nul

Editor : Zainul Arifin

Berita Terkait

Kemnaker Latih 500 Warga Garut, Agroforestry Jadi Harapan Baru Kerja
Dusun Balian Banyuwangi Viral, Seni Budaya dan Cabe Jawa Tembus Jepang
Ribuan LKS di Jatim Belum Terakreditasi, Khofifah Dorong Pembenahan Total
Khofifah-Gus Ipul Benahi 2.500 LKS di Jatim, Akreditasi Jadi Alarm Perbaikan Layanan Sosial
Wabup Mimik Diserbu Curhat Pengangguran dan Alsintan di Sidoarjo
Jalan Santai UNA Ramai Ribuan Warga, Masa Depan SDM Asahan Disinggung
BLT Buruh Rokok Kembali Cair, Khofifah Tegaskan Negara Tak Boleh Abai pada Pekerja
BLT Buruh Rokok Rp2,5 Miliar Cair di Surabaya, Khofifah Soroti Daya Beli Keluarga

Berita Terkait

Minggu, 10 Mei 2026 - 12:32 WIB

Kemnaker Latih 500 Warga Garut, Agroforestry Jadi Harapan Baru Kerja

Minggu, 10 Mei 2026 - 12:20 WIB

Dusun Balian Banyuwangi Viral, Seni Budaya dan Cabe Jawa Tembus Jepang

Minggu, 10 Mei 2026 - 11:23 WIB

Ribuan LKS di Jatim Belum Terakreditasi, Khofifah Dorong Pembenahan Total

Minggu, 10 Mei 2026 - 09:16 WIB

Wabup Mimik Diserbu Curhat Pengangguran dan Alsintan di Sidoarjo

Sabtu, 9 Mei 2026 - 21:55 WIB

Jalan Santai UNA Ramai Ribuan Warga, Masa Depan SDM Asahan Disinggung

Berita Terbaru

Menteri Ketenagakerjaan, Yassierli, saat berdialog dengan petani Papandayan di Garut terkait program pelatihan agroforestry. Minggu, 9 Mei 2026  (Foto Dok Ho/RadarBangsa.co.id)

Pemerintahan

Kemnaker Latih 500 Warga Garut, Agroforestry Jadi Harapan Baru Kerja

Minggu, 10 Mei 2026 - 12:32 WIB