Ikan Asap Blimbingsari Banyuwangi Diburu hingga Sumatera, UMKM Panen Pesanan

- Redaksi

Minggu, 10 Mei 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Pedagang ikan asap khas Pantai Blimbingsari Banyuwangi melayani pembeli. Minggu, 10 Mei 2026  (Foto Dok Ho/RadarBangsa.co.id)

Pedagang ikan asap khas Pantai Blimbingsari Banyuwangi melayani pembeli. Minggu, 10 Mei 2026 (Foto Dok Ho/RadarBangsa.co.id)

BANYUWANGI, RadarBangsa.co.id – Pantai Blimbingsari di Banyuwangi bukan hanya dikenal sebagai destinasi wisata pesisir. Kawasan ini juga menjadi pusat kuliner laut yang mulai diburu wisatawan karena cita rasa ikan asap dan ikan bakarnya yang khas.

Di balik aroma asap yang menggoda itu, ada perjuangan puluhan tahun para pelaku UMKM lokal menjaga resep tradisional agar tetap bertahan di tengah perubahan zaman.

Mastia, salah satu pedagang senior di kawasan tersebut, mengaku telah menjual ikan asap sejak hampir lima dekade lalu. Hingga kini, ia masih mempertahankan cara memasak tradisional yang diwariskan turun-temurun warga Blimbingsari.

“Bumbu ini resep turun-temurun asli Blimbingsari. Bahannya asem, bawang merah, bawang putih, laos, kemiri, kencur, gula merah, gula putih, cabai besar dan kecil,” kata Mastia.

Menurutnya, proses pengolahan menjadi kunci utama rasa khas ikan bakar Blimbingsari. Ikan segar hasil tangkapan nelayan terlebih dahulu dibakar, kemudian dilumuri bumbu rempah sebelum kembali dipanggang agar rasa meresap sempurna.

Metode sederhana itu justru menjadi daya tarik utama bagi wisatawan. Banyak pengunjung awalnya hanya singgah usai menikmati pantai, namun akhirnya kembali lagi karena rasa ikan bakarnya dianggap berbeda dari daerah lain.

Tak hanya pembeli lokal, pesanan juga datang dari luar kota seperti Blitar, Yogyakarta hingga Sumatera. Pengiriman dilakukan melalui kereta api maupun bus antarkota.

“Kalau kirim luar kota bisa 50 sampai 150 tusuk sekali pesan. Ada yang lewat kereta, ada yang dititipkan bus. Alhamdulillah aman sampai tiga hari,” ujarnya.

Fenomena meningkatnya pesanan luar daerah menjadi sinyal bahwa wisata kuliner Banyuwangi masih memiliki daya tarik kuat. Di tengah tekanan ekonomi dan persaingan usaha makanan modern, UMKM tradisional justru menemukan pasar baru lewat cita rasa autentik.

Pedagang lain, Ulin (45), mengatakan terdapat sekitar 15 UMKM ikan bakar di Dusun Krajan, Desa Blimbingsari. Keberadaan wisata Pantai Blimbingsari disebut sangat membantu roda ekonomi warga.

“Wisatawan banyak yang pulang dari pantai mampir beli ikan bakar. Kalau sudah pernah ke sini biasanya balik lagi karena bumbunya khas,” kata Ulin.

Ia menyebut akhir pekan menjadi momentum paling ramai karena wisatawan meningkat drastis. Dampaknya langsung terasa pada pendapatan pelaku usaha kecil.

“Alhamdulillah sektor pariwisata ikut membantu UMKM. Kalau akhir pekan omzet bisa naik sampai Rp500 ribu bahkan lebih. Terakhir ada pesanan dari Surabaya itu bisa sampai 80 tusuk,” ujarnya.

Bupati Banyuwangi, Ipuk Fiestiandani, juga ikut mencicipi kuliner khas tersebut saat program Bupati Ngantor di Desa (Bunga Desa) di Kecamatan Blimbingsari, Kamis (7/5/2026).

“Kuliner khas seperti ini menjadi kekuatan wisata Banyuwangi. Orang datang tidak hanya menikmati pantai, tetapi juga mencari pengalaman kuliner autentik yang tidak ditemukan di daerah lain,” kata Ipuk.

Menurutnya, wisata kuliner pesisir memiliki dampak langsung terhadap ekonomi masyarakat karena melibatkan nelayan, pedagang hingga pelaku UMKM lokal.

“Ini salah satu daya tarik wisata Banyuwangi. Rasanya khas karena bumbunya tradisional dan ikannya segar langsung dari nelayan. Kita ingin wisatawan yang datang ke Banyuwangi membawa pengalaman kuliner yang berkesan,” pungkasnya.

Lainnya:

Penulis : Nul

Editor : Zainul Arifin

Berita Terkait

Haul Mbah Wahab Jadi Magnet Nasional, Gibran dan Kapolri Bersama Khofifah Datang ke Jombang
Gibran, Khofifah dan Kapolri Hadiri Haul Mbah Wahab di Jombang
Khofifah Dampingi Wakil Presiden RI Gibran di Haul Mbah Wahab di Jombang, Pesan Kebangsaan Menggema
Hari Kartini 2026, Guru Penulis di Sidoarjo Terbitkan Antologi ke-15
Pelayanan Publik Asahan Disorot, DPR RI dan Ombudsman Turun Tangan
Khofifah Resmikan Karantina Terpadu Jatim, Ekspor-Impor Kini Dipercepat
Gubernur Khofifah dan Kepala Badan Karantina RI Resmikan Karantina Terpadu Jatim Pertama di Indonesia, Jatim Hub Wujud Nyata Gerbang Baru Nusantara
Dukcapil Bangkalan Disorot Nasional, Perekaman KTP-el Tembus 100 Persen

Berita Terkait

Minggu, 10 Mei 2026 - 17:09 WIB

Haul Mbah Wahab Jadi Magnet Nasional, Gibran dan Kapolri Bersama Khofifah Datang ke Jombang

Minggu, 10 Mei 2026 - 17:00 WIB

Gibran, Khofifah dan Kapolri Hadiri Haul Mbah Wahab di Jombang

Minggu, 10 Mei 2026 - 16:50 WIB

Khofifah Dampingi Wakil Presiden RI Gibran di Haul Mbah Wahab di Jombang, Pesan Kebangsaan Menggema

Minggu, 10 Mei 2026 - 12:12 WIB

Ikan Asap Blimbingsari Banyuwangi Diburu hingga Sumatera, UMKM Panen Pesanan

Minggu, 10 Mei 2026 - 09:22 WIB

Hari Kartini 2026, Guru Penulis di Sidoarjo Terbitkan Antologi ke-15

Berita Terbaru

Wakil Presiden RI Gibran Rakabuming Raka bersama Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa menghadiri Haul ke-55 KH Abdul Wahab Chasbullah di Ponpes Bahrul Ulum Tambakberas Jombang, Minggu, 10 Mei 2026  (Foto Dok Ho/RadarBangsa.co.id)

Nasional

Gibran, Khofifah dan Kapolri Hadiri Haul Mbah Wahab di Jombang

Minggu, 10 Mei 2026 - 17:00 WIB

 Menteri Haji dan Umrah RI Gus Irfan bersama Bupati Jombang melepas keberangkatan jamaah haji kloter 62 dan 63 di Pendapa Kabupaten Jombang, Kamis, 7 Mei 2026  (Foto Dok Ho/RadarBangsa.co.id)

Pemerintahan

Momen Haru Jamaah Haji Jombang, Pesan Prabowo Ikut Disampaikan

Minggu, 10 Mei 2026 - 16:35 WIB

Wakil Bupati Bangkalan melepas keberangkatan jamaah calon haji di Masjid Agung Bangkalan, Minggu, 10 Mei 2026   (Foto Dok Ho/RadarBangsa.co.id)

Pemerintahan

Suasana Haru Warnai Pelepasan Jamaah Haji Bangkalan ke Tanah Suci

Minggu, 10 Mei 2026 - 16:24 WIB