BANGKALAN, RadarBangsa.co.id – Atmosfer panas langsung terasa sejak hari pertama pertandingan. Ratusan atlet bersama official dan pendukung memadati arena GOR Sultan Abdul Kadirun. Sorak dukungan dari tribun membuat kejuaraan berlangsung penuh tensi dan persaingan ketat.
Ketua Panitia, Sairil Munir, mengungkapkan total peserta yang mengikuti Madura Sport Championship 2 mencapai 568 orang. Mereka berasal dari berbagai perguruan pencak silat di Madura dan sejumlah daerah sekitar.
“Total ada 568 peserta dari berbagai perguruan pencak silat yang ikut dalam Madura Sport Championship 2 tahun ini,” ujar Sairil Munir.
Tingginya jumlah peserta menjadi sinyal bahwa pencak silat masih menjadi olahraga yang memiliki daya tarik besar di kalangan pelajar dan generasi muda Madura. Tidak sedikit atlet yang datang dengan target besar demi mengamankan peluang tampil di Popda Jawa Timur.
Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga Kabupaten Bangkalan, Moawi Arifin, menegaskan kejuaraan ini bukan sekadar agenda rutin tahunan. Menurutnya, pertandingan tersebut menjadi bagian penting dari seleksi Popda tahap III.
“Event ini diselenggarakan selama dua hari, mulai 9 hingga 10 Mei 2026. Selain sebagai kejuaraan, kegiatan ini juga menjadi bagian dari seleksi Popda tahap III,” kata Moawi.
Ia menyebut hasil pertandingan akan menjadi bahan evaluasi untuk menentukan atlet terbaik yang dipersiapkan mewakili Bangkalan pada Popda 2026 di Kabupaten Nganjuk.
“Hasil dari kejuaraan ini akan menjadi bahan evaluasi dalam menentukan atlet yang dipersiapkan untuk Popda Jawa Timur,” imbuhnya.
Moawi berharap seluruh peserta mampu menunjukkan kemampuan terbaik selama pertandingan berlangsung. Sebab, persaingan menuju Popda dipastikan semakin ketat seiring munculnya banyak atlet muda potensial dari berbagai perguruan.
“Ajang ini sekaligus menjadi pembuktian bahwa pencak silat bukan hanya soal prestasi, tetapi juga ruang pembinaan karakter dan disiplin generasi muda di tengah tingginya antusiasme masyarakat terhadap olahraga tradisional tersebut,” pungkasnya.
Lainnya:
- 4.469 Lulusan UPH Siap Terjun, Pendidikan Dinilai Kunci Dampak Publik
- Siswa SMP Al Muslim Waru Turun ke Desa, Gerakkan UMKM hingga Edukasi Kesehatan Warga
- Anak TK Diajak Masuk Mapolresta Sidoarjo, Polisi Ubah Ketakutan Jadi Keceriaan dan Disiplin
Penulis : Nul
Editor : Zainul Arifin








