568 Pesilat Padati Bangkalan, Seleksi Popda Jatim 2026 Memanas

Minggu, 10 Mei 2026

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Ratusan atlet mengikuti Madura Sport Championship 2 di GOR Sultan Abdul Kadirun, Bangkalan, Minggu, 10 Mei 2026   (Foto Dok Ho/RadarBangsa.co.id)

Ratusan atlet mengikuti Madura Sport Championship 2 di GOR Sultan Abdul Kadirun, Bangkalan, Minggu, 10 Mei 2026 (Foto Dok Ho/RadarBangsa.co.id)

BANGKALAN, RadarBangsa.co.id – Atmosfer panas langsung terasa sejak hari pertama pertandingan. Ratusan atlet bersama official dan pendukung memadati arena GOR Sultan Abdul Kadirun. Sorak dukungan dari tribun membuat kejuaraan berlangsung penuh tensi dan persaingan ketat.

Ketua Panitia, Sairil Munir, mengungkapkan total peserta yang mengikuti Madura Sport Championship 2 mencapai 568 orang. Mereka berasal dari berbagai perguruan pencak silat di Madura dan sejumlah daerah sekitar.

“Total ada 568 peserta dari berbagai perguruan pencak silat yang ikut dalam Madura Sport Championship 2 tahun ini,” ujar Sairil Munir.

Tingginya jumlah peserta menjadi sinyal bahwa pencak silat masih menjadi olahraga yang memiliki daya tarik besar di kalangan pelajar dan generasi muda Madura. Tidak sedikit atlet yang datang dengan target besar demi mengamankan peluang tampil di Popda Jawa Timur.

Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga Kabupaten Bangkalan, Moawi Arifin, menegaskan kejuaraan ini bukan sekadar agenda rutin tahunan. Menurutnya, pertandingan tersebut menjadi bagian penting dari seleksi Popda tahap III.

“Event ini diselenggarakan selama dua hari, mulai 9 hingga 10 Mei 2026. Selain sebagai kejuaraan, kegiatan ini juga menjadi bagian dari seleksi Popda tahap III,” kata Moawi.

Ia menyebut hasil pertandingan akan menjadi bahan evaluasi untuk menentukan atlet terbaik yang dipersiapkan mewakili Bangkalan pada Popda 2026 di Kabupaten Nganjuk.

“Hasil dari kejuaraan ini akan menjadi bahan evaluasi dalam menentukan atlet yang dipersiapkan untuk Popda Jawa Timur,” imbuhnya.

Moawi berharap seluruh peserta mampu menunjukkan kemampuan terbaik selama pertandingan berlangsung. Sebab, persaingan menuju Popda dipastikan semakin ketat seiring munculnya banyak atlet muda potensial dari berbagai perguruan.

“Ajang ini sekaligus menjadi pembuktian bahwa pencak silat bukan hanya soal prestasi, tetapi juga ruang pembinaan karakter dan disiplin generasi muda di tengah tingginya antusiasme masyarakat terhadap olahraga tradisional tersebut,” pungkasnya.

Penulis : Nul

Editor : Zainul Arifin

Berita Terkait

Biro Adpim Jatim Raih Penghargaan, Literasi Digital Santri Jadi Perhatian
Polres Lamongan Gelar Apel Satgas Polisi Jogo Sekolah
SMPN 1 Bangsalsari Jember Kembangkan Gulat, Siapkan Atlet Pelajar ke Popda Jatim
Festival Film Santriwati Warnai Penutupan HSN 2026 di Lamongan
Program SIKAP Jatim Raih Penghargaan Nasional, 1.548 Sekolah Jadi Penggerak Ketahanan Pangan
TKA SMKN 8 Malang Diikuti 391 Murid, Khofifah Turun Langsung
Kapolres Lamongan Ajak Pelajar SMPN 1 Jauhi Narkoba Lewat POLIDIK
Jelang TKA 2026, Khofifah Tenangkan 438 Ribu Murid Jatim

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊

Berita Terkait

Jumat, 30 Oktober 2026 - 10:14

Biro Adpim Jatim Raih Penghargaan, Literasi Digital Santri Jadi Perhatian

Kamis, 29 Oktober 2026 - 11:08

Polres Lamongan Gelar Apel Satgas Polisi Jogo Sekolah

Kamis, 29 Oktober 2026 - 08:22

SMPN 1 Bangsalsari Jember Kembangkan Gulat, Siapkan Atlet Pelajar ke Popda Jatim

Rabu, 28 Oktober 2026 - 16:54

Festival Film Santriwati Warnai Penutupan HSN 2026 di Lamongan

Rabu, 28 Oktober 2026 - 09:55

Program SIKAP Jatim Raih Penghargaan Nasional, 1.548 Sekolah Jadi Penggerak Ketahanan Pangan

Berita Terbaru