Pemkab Jember Bongkar Praktik ‘Sekolah Favorit’, SPMB 2026 Dijaga Ketat Tanpa Titipan

- Redaksi

Kamis, 7 Mei 2026

facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Pemkab Jember menggelar sosialisasi SPMB Tahun Ajaran 2026/2027 di Aula Graha Wiyata Mandala, Kamis (7/5/2026). (Foto Dok Ho/RadarBangsa.co.id)

Pemkab Jember menggelar sosialisasi SPMB Tahun Ajaran 2026/2027 di Aula Graha Wiyata Mandala, Kamis (7/5/2026). (Foto Dok Ho/RadarBangsa.co.id)

JEMBER, RadarBangsa.co.id – Pemerintah Kabupaten Jember mulai memperketat proses Sistem Penerimaan Murid Baru (SPMB) Tahun Ajaran 2026/2027. Tidak hanya menegaskan sistem seleksi berbasis aturan, Pemkab juga melibatkan kepolisian dan kejaksaan untuk mengawasi jalannya penerimaan siswa agar bebas dari praktik titipan, pungutan liar, hingga intervensi pihak tertentu.

Komitmen itu ditegaskan dalam sosialisasi SPMB yang digelar di Aula Graha Wiyata Mandala, Kamis (7/5/2026). Langkah ini dinilai penting karena penerimaan siswa baru setiap tahun kerap memunculkan polemik, terutama terkait dugaan jalur belakang dan ketimpangan akses pendidikan.

Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Jember Arief Tjahjono mengatakan seluruh proses penerimaan tahun ini dirancang lebih akuntabel dan berbasis data riil agar tidak ada manipulasi daya tampung sekolah.

“Daya tampung harus sesuai Data Pokok Pendidikan (Dapodik). Kami ingin proses ini benar-benar adil dan transparan bagi semua masyarakat,” ujarnya.

Pemkab Jember menetapkan kapasitas maksimal 28 siswa per kelas untuk tingkat SD dan 32 siswa per kelas untuk SMP. Kebijakan itu diterapkan agar proses belajar mengajar tetap efektif dan kualitas pembelajaran tidak menurun akibat kelas yang terlalu padat.

Selain itu, pembagian jalur penerimaan juga diperjelas untuk memastikan akses pendidikan lebih merata. Jalur zonasi mendapat kuota terbesar 50 persen, disusul jalur prestasi 25 persen, afirmasi 20 persen, dan perpindahan orang tua 5 persen.

Kebijakan afirmasi menjadi perhatian penting karena menyasar siswa dari keluarga kurang mampu agar tetap memiliki kesempatan masuk sekolah negeri berkualitas. Sementara jalur prestasi memberi ruang bagi siswa berkemampuan akademik, olahraga, seni, maupun hafiz Al-Qur’an.

Arief juga menyoroti masih kuatnya stigma sekolah favorit di tengah masyarakat. Menurutnya, pola pikir tersebut justru memicu penumpukan siswa di sekolah tertentu dan memunculkan persaingan tidak sehat saat penerimaan murid baru.

“Sekarang kualitas sekolah di Jember sudah merata. Sarana, prasarana, dan kualitas guru terus ditingkatkan. Jadi masyarakat tidak perlu memaksakan masuk ke sekolah tertentu,” tegasnya.

Sebagai bentuk pengawasan, Pemkab Jember menandatangani pakta integritas bersama jajaran Polres, Kejaksaan, Inspektorat, dan instansi terkait lainnya. Langkah ini diharapkan menjadi pengaman agar proses SPMB 2026 berjalan bersih serta memberi kepastian layanan pendidikan yang adil bagi seluruh warga.

“Tujuan akhirnya adalah memastikan setiap anak mendapatkan hak pendidikan tanpa diskriminasi dan tanpa permainan,” pungkas Arief.

Penulis : Herry

Editor : Zainul Arifin

Berita Terkait

O2SN 2026 Lubuk Linggau Resmi Dibuka, 235 Atlet Pelajar Berebut Tiket Prestasi ke Tingkat Nasional
Gebrakan Gubernur Khofifah! Santri Jatim Kini Bisa Kuliah STEM hingga Al-Azhar Mesir Lewat 1.100 Beasiswa
Khofifah Buka Beasiswa LPPD Jatim 2026, Santri Kini Bisa Masuk Program STEM hingga Al-Azhar Mesir
Kejutan dari Subandi, SD Muhammadiyah 1 Candi Sidoarjo Bakal Dapat Suntikan Rp2 Miliar pada 2027
Bikin Bangga Indonesia, Anak Papua yang Menimba Ilmu di Jatim Ramai-Ramai Lolos PTN
Khofifah Bangga Program ADEM Papua di Jatim Cetak Generasi Berprestasi, 51 Siswa Lolos PTN
SDN Tunjung 01 Bangkalan Lepas Siswa Kelas VI, Khanza Rahmania Cahyadi Raih Nilai Tertinggi
Sekolah Rakyat di Bangkalan Mulai Dibangun, Bupati Lukman Hakim Turun Langsung ke Lokasi

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊

Berita Terkait

Jumat, 12 Juni 2026 - 00:10 WIB

O2SN 2026 Lubuk Linggau Resmi Dibuka, 235 Atlet Pelajar Berebut Tiket Prestasi ke Tingkat Nasional

Kamis, 11 Juni 2026 - 09:53 WIB

Gebrakan Gubernur Khofifah! Santri Jatim Kini Bisa Kuliah STEM hingga Al-Azhar Mesir Lewat 1.100 Beasiswa

Kamis, 11 Juni 2026 - 09:46 WIB

Khofifah Buka Beasiswa LPPD Jatim 2026, Santri Kini Bisa Masuk Program STEM hingga Al-Azhar Mesir

Kamis, 11 Juni 2026 - 06:42 WIB

Kejutan dari Subandi, SD Muhammadiyah 1 Candi Sidoarjo Bakal Dapat Suntikan Rp2 Miliar pada 2027

Rabu, 10 Juni 2026 - 19:16 WIB

Bikin Bangga Indonesia, Anak Papua yang Menimba Ilmu di Jatim Ramai-Ramai Lolos PTN

Berita Terbaru