Khofifah Dampingi Wakil Presiden RI Gibran di Haul Mbah Wahab di Jombang, Pesan Kebangsaan Menggema

Minggu, 10 Mei 2026

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Wakil Presiden RI Gibran Rakabuming Raka bersama Gubernur Jatim Khofifah dan Kapolri menghadiri Haul ke-55 KH Abdul Wahab Chasbullah di Ponpes Bahrul Ulum Tambakberas, Jombang, Minggu, 10 Mei 2026  (Foto Dok Ho/RadarBangsa.co.id)

Wakil Presiden RI Gibran Rakabuming Raka bersama Gubernur Jatim Khofifah dan Kapolri menghadiri Haul ke-55 KH Abdul Wahab Chasbullah di Ponpes Bahrul Ulum Tambakberas, Jombang, Minggu, 10 Mei 2026 (Foto Dok Ho/RadarBangsa.co.id)

JOMBANG, RadarBangsa.co.id – Ribuan santri, ulama, habaib, dan jamaah memadati Pondok Pesantren Bahrul Ulum Tambakberas, Jombang, Minggu (10/5/2026), saat Wakil Presiden RI Gibran Rakabuming Raka bersama Kapolri Jenderal Polisi Listyo Sigit Prabowo menghadiri Haul ke-55 KH Abdul Wahab Chasbullah. Momentum ini bukan sekadar tradisi keagamaan, tetapi menjadi panggung penguatan pesantren, persatuan bangsa, hingga dorongan menghadapi tantangan global.

Lautan manusia memenuhi kawasan Pondok Pesantren Bahrul Ulum Tambakberas, Kabupaten Jombang, sejak pagi. Ribuan jamaah datang dari berbagai daerah untuk mengikuti Haul ke-55 Al Maghfurlah KH Abdul Wahab Chasbullah atau yang akrab dikenal sebagai Mbah Wahab.

Kehadiran Wakil Presiden RI Gibran Rakabuming Raka bersama Kapolri Jenderal Polisi Listyo Sigit Prabowo dan Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa membuat agenda haul tahun ini menjadi perhatian publik nasional. Pengamanan ketat terlihat di sejumlah titik, namun tidak mengurangi kekhidmatan acara.

Sebelum menghadiri rangkaian haul, rombongan lebih dulu melakukan ziarah ke makam KH Abdul Wahab Chasbullah di kompleks pemakaman keluarga Ponpes Bahrul Ulum Tambakberas. Suasana hening menyelimuti area makam saat doa bersama dipanjatkan untuk ulama besar pendiri Nahdlatul Ulama tersebut.

Nama KH Abdul Wahab Chasbullah selama ini dikenal sebagai salah satu tokoh penting yang meletakkan fondasi persatuan umat, pendidikan pesantren, hingga nasionalisme Indonesia. Dalam haul itu, nilai perjuangan Mbah Wahab kembali disorot di tengah tantangan sosial, ekonomi, hingga perubahan global yang terus berkembang.

Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa menegaskan kehadiran Wakil Presiden menjadi simbol penghormatan negara terhadap perjuangan ulama dan pesantren.

“Kehadiran Bapak Wakil Presiden menjadi kehormatan besar sekaligus bentuk perhatian nyata terhadap sosok Al Maghfurlah KH Abdul Wahab Chasbullah,” ujar Khofifah.

Menurut Khofifah, haul bukan sekadar agenda mengenang tokoh besar, melainkan ruang refleksi untuk menghidupkan kembali nilai perjuangan ulama dalam membangun bangsa.

“Atas jasa dan perjuangannya dalam membangun pendidikan, persatuan umat serta kontribusinya bagi bangsa Indonesia, beliau dianugerahi gelar Pahlawan Nasional pada tahun 2014,” katanya.

Khofifah juga menyoroti pentingnya pesantren sebagai pusat pemberdayaan masyarakat. Ia menyebut pesantren tidak hanya berfungsi sebagai lembaga pendidikan agama, tetapi juga memiliki peran strategis menjaga stabilitas sosial dan moral masyarakat Jawa Timur.

“Pemprov Jatim terus memperkuat sinergi dengan pesantren, ulama dan organisasi keagamaan sebagai mitra strategis pembangunan,” tegasnya.

Pernyataan itu mendapat perhatian besar karena peran pesantren saat ini dinilai semakin penting di tengah tantangan era digital, perubahan sosial, hingga derasnya arus informasi yang kerap memicu polarisasi di masyarakat.

Dalam kesempatan yang sama, Wakil Presiden RI Gibran Rakabuming Raka menegaskan generasi muda dan para santri harus mampu meneladani semangat Mbah Wahab. Menurutnya, santri hari ini tidak cukup hanya menguasai ilmu agama, tetapi juga harus siap menghadapi perubahan zaman.

“Santri sebagai generasi muda harus mampu meneladani Mbah Kiai Wahab. Tidak hanya berakhlak mulia dan cinta tanah air, tetapi juga berani berinovasi serta mampu beradaptasi menghadapi perubahan zaman,” ujar Gibran.

Ia menyinggung berbagai tantangan global yang kini dihadapi Indonesia, mulai disrupsi teknologi, perubahan iklim, hingga dinamika geopolitik dunia. Karena itu, pesantren dinilai memiliki peran penting mencetak generasi yang kuat secara moral sekaligus adaptif terhadap perkembangan zaman.

Gibran juga memberikan apresiasi kepada para pengasuh pondok pesantren, guru, dan bu nyai yang selama ini menjaga tradisi pendidikan Islam moderat di Indonesia.

Menurutnya, Pondok Pesantren Bahrul Ulum Tambakberas menjadi salah satu contoh pesantren yang mampu berkembang mengikuti kebutuhan zaman tanpa kehilangan akar tradisi keilmuan.

“Indonesia memiliki kekuatan besar melalui pesantren dan para santri. Bahrul Ulum menjadi contoh pesantren yang mampu mengikuti perkembangan zaman,” katanya.

Selain membahas pesantren dan generasi muda, Wapres juga menyinggung pengembangan layanan haji melalui program Kampung Haji yang tengah disiapkan pemerintah. Program itu diharapkan dapat mempercepat layanan administrasi dan menekan biaya haji masyarakat.

Isu tersebut menjadi perhatian publik karena antrean panjang keberangkatan haji masih menjadi persoalan yang dirasakan masyarakat di berbagai daerah, termasuk Jawa Timur.

Di akhir sambutannya, Gibran meminta seluruh pemerintah daerah dan Forkopimda terus mengawal program prioritas nasional agar berjalan optimal hingga ke daerah.

Haul Mbah Wahab tahun ini akhirnya tidak hanya menjadi momentum spiritual dan penghormatan terhadap ulama besar bangsa. “Lebih dari itu, acara tersebut berubah menjadi ruang konsolidasi moral, penguatan pesantren, sekaligus pengingat bahwa persatuan dan pendidikan tetap menjadi fondasi utama menghadapi masa depan Indonesia yang penuh tantangan,” pungkasnya.

Penulis : Nul

Editor : Zainul Arifin

Berita Terkait

Beda Pilihan Politik Harus Dikesampingkan, Gus Fawait: Sekarang Waktunya Bangun Jember
95 Lukisan SBY Dipamerkan di Surabaya, Khofifah Soroti Karya tentang Tsunami Aceh
Sidoarjo Jadi Daerah Percontohan InCircular, Subandi Dorong Pengelolaan Sampah dari Hulu
Kemnaker Seleksi Peserta MagangHub Batch 2 Angkatan II, Mulai Magang 21 September
Kemnaker-Baznas Perluas Akses Kerja Inklusif, Disabilitas hingga Magang ke Jepang
Pemerintah Tetapkan 26 Hari Libur 2027, Ini Aturan Kerja dan Cuti Bersamanya
Khofifah Percepat BSPS di Jatim, 12.371 Rumah Sudah Masuk Tahap Konstruksi
RSUD H. Moh. Ruslan Mataram Siapkan One Stop Service Pemeriksaan Calon Jemaah Haji 2027

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊

Berita Terkait

Rabu, 16 September 2026 - 18:45

Beda Pilihan Politik Harus Dikesampingkan, Gus Fawait: Sekarang Waktunya Bangun Jember

Rabu, 16 September 2026 - 17:58

95 Lukisan SBY Dipamerkan di Surabaya, Khofifah Soroti Karya tentang Tsunami Aceh

Rabu, 16 September 2026 - 13:08

Sidoarjo Jadi Daerah Percontohan InCircular, Subandi Dorong Pengelolaan Sampah dari Hulu

Rabu, 16 September 2026 - 09:43

Kemnaker Seleksi Peserta MagangHub Batch 2 Angkatan II, Mulai Magang 21 September

Rabu, 16 September 2026 - 09:38

Kemnaker-Baznas Perluas Akses Kerja Inklusif, Disabilitas hingga Magang ke Jepang

Berita Terbaru