Pelayanan Publik Asahan Disorot, DPR RI dan Ombudsman Turun Tangan

Sabtu, 9 Mei 2026

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Bupati Asahan menghadiri sosialisasi peningkatan pelayanan publik bersama DPR RI dan Ombudsman RI, Jumat, 8 Mei 2026 (Foto Dok Ho/RadarBangsa.co.id)

Bupati Asahan menghadiri sosialisasi peningkatan pelayanan publik bersama DPR RI dan Ombudsman RI, Jumat, 8 Mei 2026 (Foto Dok Ho/RadarBangsa.co.id)

ASAHAN, RadarBangsa.co.id – Kualitas pelayanan publik di Kabupaten Asahan kembali menjadi sorotan. Pemerintah daerah bersama Komisi II DPR RI dan Ombudsman Republik Indonesia turun langsung mendorong perbaikan sistem layanan yang dinilai masih menjadi kebutuhan mendesak masyarakat.

Sosialisasi peningkatan kualitas pelayanan publik digelar di Kecamatan Kota Kisaran Timur, Jumat (8/5/2026), dihadiri Bupati Asahan Taufik Zainal Abidin, Ombudsman RI, serta anggota DPR RI.

Bupati Taufik menegaskan pelayanan publik bukan sekadar kewajiban birokrasi, tetapi hak dasar masyarakat yang harus dipenuhi secara cepat dan mudah.

“Kami terus mendorong aparatur pemerintah memberikan pelayanan terbaik agar masyarakat merasa aman, nyaman, dan mudah dalam mengurus administrasi,” kata Taufik.

Menurutnya, pelayanan yang lambat dan berbelit bisa berdampak langsung pada aktivitas masyarakat, terutama dalam pengurusan dokumen penting, bantuan sosial, hingga akses layanan dasar.

Kepala Perwakilan Ombudsman RI Sumatera Utara, Herdensi, mengungkapkan hasil penilaian Ombudsman menunjukkan pelayanan publik Kabupaten Asahan pada 2025 meraih predikat baik.

“Penilaian ini berdasarkan survei langsung kepada masyarakat dan Ombudsman On The Spot,” ujarnya.

Meski begitu, ia menegaskan kualitas layanan harus terus diperbaiki agar tidak stagnan dan tetap menjawab kebutuhan publik yang berkembang.

Sementara itu, anggota Komisi II DPR RI, Ahmad Doli Kurnia Tanjung, menekankan pentingnya sistem digital dan integrasi data dalam pelayanan.

“Kita harus membiasakan sistem pelayanan berbasis digital dan Satu Data agar proses lebih cepat, tepat, dan terintegrasi,” tegas Doli.

Ia menyebut transformasi digital menjadi solusi agar masyarakat tidak lagi terjebak birokrasi panjang dan pelayanan lambat.

Dorongan perbaikan pelayanan publik ini menjadi penting di tengah tuntutan masyarakat terhadap birokrasi yang cepat, transparan, dan akuntabel. “Bagi warga, kualitas pelayanan bukan sekadar angka penilaian, tetapi penentu akses terhadap hak-hak dasar yang menyangkut kehidupan sehari-hari, “ pungkasnya.

Penulis : Dicky

Editor : Zainul Arifin

Berita Terkait

Bupati Sidoarjo Tegaskan Inovasi Tak Boleh Berhenti di Ajang Kompetisi
Jalan Kedungbanteng-Wonokerto Pasuruan Kembali Diperbaiki, Lantai Kerja Capai 110 Meter
Wabup Pasuruan Tegaskan Karier ASN Berbasis Kompetensi dan Sistem Merit
Sp4n-Lapor! Bangkalan 100 Persen Ditindaklanjuti, Perangkat Daerah Diminta Disiplin Input Pengaduan
Beda Pilihan Politik Harus Dikesampingkan, Gus Fawait: Sekarang Waktunya Bangun Jember
Hari Jadi Pasuruan ke-1097, RSUD Bangil Gelar Baksos Medis Gratis untuk Puluhan Warga
Tiga Kali Raih Diamond Status, RSUD HMR Mataram Selamatkan 234 Pasien Stroke
95 Lukisan SBY Dipamerkan di Surabaya, Khofifah Soroti Karya tentang Tsunami Aceh

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊

Berita Terkait

Rabu, 16 September 2026 - 20:40

Bupati Sidoarjo Tegaskan Inovasi Tak Boleh Berhenti di Ajang Kompetisi

Rabu, 16 September 2026 - 20:16

Jalan Kedungbanteng-Wonokerto Pasuruan Kembali Diperbaiki, Lantai Kerja Capai 110 Meter

Rabu, 16 September 2026 - 20:05

Wabup Pasuruan Tegaskan Karier ASN Berbasis Kompetensi dan Sistem Merit

Rabu, 16 September 2026 - 19:58

Sp4n-Lapor! Bangkalan 100 Persen Ditindaklanjuti, Perangkat Daerah Diminta Disiplin Input Pengaduan

Rabu, 16 September 2026 - 18:45

Beda Pilihan Politik Harus Dikesampingkan, Gus Fawait: Sekarang Waktunya Bangun Jember

Berita Terbaru