ASAHAN, RadarBangsa.co.id – Kualitas pelayanan publik di Kabupaten Asahan kembali menjadi sorotan. Pemerintah daerah bersama Komisi II DPR RI dan Ombudsman Republik Indonesia turun langsung mendorong perbaikan sistem layanan yang dinilai masih menjadi kebutuhan mendesak masyarakat.
Sosialisasi peningkatan kualitas pelayanan publik digelar di Kecamatan Kota Kisaran Timur, Jumat (8/5/2026), dihadiri Bupati Asahan Taufik Zainal Abidin, Ombudsman RI, serta anggota DPR RI.
Bupati Taufik menegaskan pelayanan publik bukan sekadar kewajiban birokrasi, tetapi hak dasar masyarakat yang harus dipenuhi secara cepat dan mudah.
“Kami terus mendorong aparatur pemerintah memberikan pelayanan terbaik agar masyarakat merasa aman, nyaman, dan mudah dalam mengurus administrasi,” kata Taufik.
Menurutnya, pelayanan yang lambat dan berbelit bisa berdampak langsung pada aktivitas masyarakat, terutama dalam pengurusan dokumen penting, bantuan sosial, hingga akses layanan dasar.
Kepala Perwakilan Ombudsman RI Sumatera Utara, Herdensi, mengungkapkan hasil penilaian Ombudsman menunjukkan pelayanan publik Kabupaten Asahan pada 2025 meraih predikat baik.
“Penilaian ini berdasarkan survei langsung kepada masyarakat dan Ombudsman On The Spot,” ujarnya.
Meski begitu, ia menegaskan kualitas layanan harus terus diperbaiki agar tidak stagnan dan tetap menjawab kebutuhan publik yang berkembang.
Sementara itu, anggota Komisi II DPR RI, Ahmad Doli Kurnia Tanjung, menekankan pentingnya sistem digital dan integrasi data dalam pelayanan.
“Kita harus membiasakan sistem pelayanan berbasis digital dan Satu Data agar proses lebih cepat, tepat, dan terintegrasi,” tegas Doli.
Ia menyebut transformasi digital menjadi solusi agar masyarakat tidak lagi terjebak birokrasi panjang dan pelayanan lambat.
Dorongan perbaikan pelayanan publik ini menjadi penting di tengah tuntutan masyarakat terhadap birokrasi yang cepat, transparan, dan akuntabel. “Bagi warga, kualitas pelayanan bukan sekadar angka penilaian, tetapi penentu akses terhadap hak-hak dasar yang menyangkut kehidupan sehari-hari, “ pungkasnya.
Lainnya:
- Jembatan Putus Muratara Lumpuhkan Akses, Wagub Sumsel Janji Bangun Permanen
- Khofifah Resmikan Karantina Terpadu Jatim, Ekspor-Impor Kini Dipercepat
- Gubernur Khofifah dan Kepala Badan Karantina RI Resmikan Karantina Terpadu Jatim Pertama di Indonesia, Jatim Hub Wujud Nyata Gerbang Baru Nusantara
Penulis : Dicky
Editor : Zainul Arifin








