Jembatan Putus Muratara Lumpuhkan Akses, Wagub Sumsel Janji Bangun Permanen

- Redaksi

Sabtu, 9 Mei 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Wagub Sumsel Cik Ujang meninjau jembatan putus di Desa Sukamenang Muratara pascabanjir, Jumat, 8 Mei 2026 (Foto Dok Ho/RadarBangsa.co.id)

Wagub Sumsel Cik Ujang meninjau jembatan putus di Desa Sukamenang Muratara pascabanjir, Jumat, 8 Mei 2026 (Foto Dok Ho/RadarBangsa.co.id)

MURI RAWAS, RadarBangsa.co.id – Akses utama warga di Desa Sukamenang, Musi Rawas Utara, lumpuh setelah jembatan penghubung antarwilayah putus diterjang banjir. Kondisi ini membuat aktivitas warga terganggu, mulai akses sekolah, distribusi kebutuhan pokok, hingga roda ekonomi masyarakat terancam tersendat.

Wakil Gubernur Sumatera Selatan, Cik Ujang, turun langsung meninjau lokasi, Jumat (8/5/2026). Kunjungan itu menjadi respons atas desakan warga yang selama beberapa hari kesulitan melintas akibat terputusnya jalur vital tersebut.

“Kami memastikan pembangunan jembatan permanen akan segera direalisasikan agar aktivitas masyarakat kembali normal,” kata Cik Ujang.

Menurutnya, kerusakan infrastruktur pascabanjir tidak bisa dibiarkan berlarut karena dampaknya langsung dirasakan masyarakat, terutama warga desa yang bergantung pada akses tersebut untuk bekerja dan bersekolah.

“Selain melihat jembatan putus, kami juga prihatin terhadap warga terdampak banjir. Pemerintah harus bergerak cepat,” tegasnya.

Kepala Desa Sukamenang, Alfatah, menyebut jembatan itu menjadi urat nadi bagi sejumlah desa sekitar, termasuk Muara Batang Empuh, Rantau Telang, Terusan, Tanjung Agung, hingga Muara Tiku.

“Akses ini sangat penting. Anak-anak sekolah, petani, dan pedagang semua bergantung pada jalur ini,” ujarnya.

Ia berharap pembangunan tidak hanya sebatas janji, tetapi segera masuk tahap realisasi agar masyarakat tidak terus terisolasi.

“Warga butuh kepastian, karena ini menyangkut kehidupan sehari-hari,” katanya.

Bencana banjir yang memutus jembatan ini kembali menyorot rapuhnya infrastruktur di wilayah pedalaman. “Pemerintah dituntut bergerak cepat, karena keterlambatan penanganan bukan hanya memperpanjang penderitaan warga, tetapi juga mengancam aktivitas ekonomi dan pendidikan masyarakat,” pungkasnya.

Lainnya:

Penulis : Separi

Editor : Zainul Arifin

Berita Terkait

Pelayanan Publik Asahan Disorot, DPR RI dan Ombudsman Turun Tangan
Khofifah Resmikan Karantina Terpadu Jatim, Ekspor-Impor Kini Dipercepat
Gubernur Khofifah Resmikan Karantina Terpadu Jatim, Ekspor-Impor Kini Lebih Cepat
Sertifikasi Halal IKM Blitar Disorot, Pelaku Usaha Didorong Segera Urus
16 Sapi Terjangkit Cacing di Blitar Disorot, Jelang Idul Adha Warga Diminta Waspada
Layanan Vaksin Internasional RSUD Grati Pasuruan Dibuka, Jamaah Haji Tak Perlu ke Kota Besar
Dukcapil Bangkalan Disorot Nasional, Perekaman KTP-el Tembus 100 Persen
Bangkalan Bidik Krakatau Steel, Kawasan Industri Madura Mulai Disorot

Berita Terkait

Sabtu, 9 Mei 2026 - 10:03 WIB

Jembatan Putus Muratara Lumpuhkan Akses, Wagub Sumsel Janji Bangun Permanen

Sabtu, 9 Mei 2026 - 09:57 WIB

Pelayanan Publik Asahan Disorot, DPR RI dan Ombudsman Turun Tangan

Sabtu, 9 Mei 2026 - 09:30 WIB

Khofifah Resmikan Karantina Terpadu Jatim, Ekspor-Impor Kini Dipercepat

Sabtu, 9 Mei 2026 - 08:54 WIB

Gubernur Khofifah Resmikan Karantina Terpadu Jatim, Ekspor-Impor Kini Lebih Cepat

Sabtu, 9 Mei 2026 - 08:41 WIB

Sertifikasi Halal IKM Blitar Disorot, Pelaku Usaha Didorong Segera Urus

Berita Terbaru