Gubernur Khofifah dan Kepala Badan Karantina RI Resmikan Karantina Terpadu Jatim Pertama di Indonesia, Jatim Hub Wujud Nyata Gerbang Baru Nusantara

Sabtu, 9 Mei 2026

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

SIDOARJO, RadarBangsa.co.id – Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa bersama Kepala Badan Karantina Indonesia Abdul Kadir Karding meresmikan Instalasi Karantina Terpadu Jawa Timur di kawasan Puspa Agro Jemundo, Sidoarjo, Jumat (8/5/2026).

Peresmian ditandai dengan penandatanganan prasasti pemanfaatan Instalasi Karantina Terpadu Jawa Timur oleh Kepala Badan Karantina Indonesia yang dilanjutkan dengan penekanan tombol sirine.

Instalasi Karantina Terpadu ini menjadi bagian dari pengembangan kawasan terintegrasi JATIM HUB — Nusantara Integrated Trade & Quarantine Gateway, yang mengintegrasikan layanan karantina, logistik, dan perdagangan dalam satu ekosistem terpadu.

Gubernur Khofifah menegaskan keberadaan Instalasi Karantina Terpadu menjadi langkah strategis dalam memperkuat efisiensi perdagangan, logistik ekspor-impor, serta pengawasan lalu lintas komoditas hewan, ikan, dan tumbuhan di Jawa Timur.

“Alhamdulillah dengan peresmian Instalasi Karantina Terpadu JATIM HUB ini mulai beroperasi, kami menyampaikan apresiasi setinggi-tingginya kepada Badan Karantina Indonesia karena ini menjadi yang pertama di Indonesia,” ujarnya.

Menurut Khofifah, Jawa Timur memiliki posisi strategis sebagai salah satu lokomotif ekonomi nasional sekaligus lumbung pangan Indonesia. Karena itu, setiap produk yang keluar maupun masuk harus terjamin keamanan, kualitas, serta legalitasnya.

Ia menjelaskan, peresmian fasilitas ini merupakan implementasi nyata visi Integrated Agro-Logistics and Quarantine Gateway yang mengintegrasikan sistem logistik pangan dan prosedur karantina dalam satu sistem yang efisien, cepat, dan transparan.

“Dengan adanya gerbang terintegrasi ini, proses logistik dan karantina tidak lagi berjalan sendiri-sendiri, tetapi saling terhubung dalam satu sistem yang modern dan efektif,” katanya.

Khofifah menambahkan, penguatan fungsi karantina juga selaras dengan strategi besar Gerbang Baru Nusantara yang menempatkan Jawa Timur sebagai pusat konektivitas, logistik, dan ekonomi penghubung Indonesia Barat dan Timur.

Posisi strategis tersebut didukung oleh infrastruktur yang terus berkembang, antara lain tujuh bandara, 37 pelabuhan, dan 12 ruas jalan tol yang menopang mobilitas barang dan jasa di Jawa Timur. Selain itu, Jawa Timur juga memiliki dua Kawasan Ekonomi Khusus (KEK), 13 kawasan industri, serta satu kawasan industri halal.

Bahkan, Pelabuhan Tanjung Perak saat ini melayani 24 dari 41 rute Tol Laut nasional, sehingga hampir 80 persen pasokan logistik untuk wilayah Indonesia Timur berasal dari Jawa Timur.

“Hal ini semakin menegaskan posisi Jawa Timur sebagai center of gravity logistik dan perdagangan nasional sekaligus Gerbang Baru Nusantara,” tegasnya.

Tak hanya itu, Khofifah juga menegaskan kawasan JATIM HUB diharapkan mampu menjadi pintu masuk produk-produk daerah menuju pasar global, termasuk produk koperasi, baik itu Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDKMP) maupun koperasi yang lain, juga usaha kecil menengah (UKM), dan industri kecil menengah (IKM).

“Kita ingin produk-produk daerah, termasuk produk Koperasi Merah Putih, UKM, dan IKM, tidak hanya beredar di pasar domestik, tetapi juga mampu bersaing di pasar global,” ujarnya.

“Karena di sini juga ada pembinaannya bagaimana produk dari koperasi, UKM dan IKM yang sudah masuk skala ekspor bisa masuk standar ke negara tujuan,” imbuhnya.

Lebih lanjut, ia menjelaskan salah satu tantangan terbesar yang selama ini dihadapi pelaku usaha adalah distribusi barang yang lambat dan tingginya biaya logistik.

Karena itu, Pemprov Jawa Timur mendukung integrasi layanan karantina dan logistik agar proses distribusi barang menjadi lebih cepat, efisien, dan memiliki kepastian layanan.

“Di tengah persaingan perdagangan global, kecepatan layanan menjadi bagian dari daya saing,” katanya.

Fasilitas karantina terpadu tersebut mengintegrasikan proses pemeriksaan, pengasingan, tindakan karantina, hingga pengujian laboratorium dalam satu kawasan. Sistem layanan juga diperkuat melalui joint inspection antara karantina dan Bea Cukai guna mempercepat proses dan memperlancar arus barang.

Kawasan JATIM HUB juga dilengkapi berbagai fasilitas penunjang seperti pergudangan, cold storage, tempat penimbunan sementara, kawasan distribusi, laboratorium hingga pasar terpadu.

Pengembangan kawasan dilakukan melalui kolaborasi Pemerintah Provinsi Jawa Timur dan Badan Karantina Indonesia. Dalam pelaksanaannya, Pemprov Jatim menugaskan PT Jatim Grha Utama (JGU) sebagai BUMD daerah untuk mendukung pengembangan kawasan dan penguatan ekosistem logistik terintegrasi.

Dikembangkan di Jemundo, Sidoarjo, kawasan JATIM HUB menempati lahan seluas 50 hektare di salah satu koridor utama perdagangan Jawa Timur.

Operasional karantina terpadu ini dipastikan akan membawa banyak manfaat bagi Jatim termasuk di sektor pendapatan daerah.

Sebab sebagaimana diketahui, volume pergerakan komoditas di Jawa Timur terus meningkat dengan rata-rata mencapai lebih dari 350 ribu frekuensi media pembawa hewan, ikan, dan tumbuhan setiap tahun.

Penulis : Nul

Editor : Zainul Arifin

Berita Terkait

Menaker Yassierli: Indonesia Siap Jadi Mitra Dialog Pekerja ASEAN di Tengah Gejolak Global
Kapolri Tekankan Integritas Personel serta Pelayanan Humanis untuk Perkuat Kepercayaan Publik
Kemnaker Verifikasi Mitra MagangHub hingga 30 Oktober, Ini Jadwal Seleksi Peserta
Kemnaker Buka InaSkills 2026, Bidik Talenta untuk Kompetisi Dunia
Kemnaker Umumkan Pemenang Anugerah Informasi Publik 2026
Kemnaker Perpanjang Pendaftaran Mitra MagangHub hingga 29 Oktober
Menaker Paparkan Regulasi Baru untuk Perkuat Pelindungan Pekerja
Senator Cantik Anggota DPD RI Lia Istifhama Ajak Ibu LDII Lindungi Anak di Ruang Digital

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊

Berita Terkait

Sabtu, 31 Oktober 2026 - 13:18

Menaker Yassierli: Indonesia Siap Jadi Mitra Dialog Pekerja ASEAN di Tengah Gejolak Global

Jumat, 30 Oktober 2026 - 14:02

Kapolri Tekankan Integritas Personel serta Pelayanan Humanis untuk Perkuat Kepercayaan Publik

Rabu, 28 Oktober 2026 - 18:39

Kemnaker Verifikasi Mitra MagangHub hingga 30 Oktober, Ini Jadwal Seleksi Peserta

Rabu, 28 Oktober 2026 - 08:23

Kemnaker Buka InaSkills 2026, Bidik Talenta untuk Kompetisi Dunia

Selasa, 27 Oktober 2026 - 20:08

Kemnaker Umumkan Pemenang Anugerah Informasi Publik 2026

Berita Terbaru