BLT Buruh Rokok Rp2,5 Miliar Cair di Surabaya, Khofifah Soroti Daya Beli Keluarga

Sabtu, 9 Mei 2026

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

SURABAYA, RadarBangsa.co.id – Pemerintah Provinsi Jawa Timur kembali menggelontorkan Bantuan Langsung Tunai (BLT) Dana Bagi Hasil Cukai Hasil Tembakau (DBHCHT) senilai Rp2,508 miliar kepada 2.508 buruh pabrik rokok PT HM Sampoerna Tbk Rungkut II Surabaya, Sabtu (9/5). Masing-masing pekerja menerima bantuan sebesar Rp1 juta untuk menopang kebutuhan keluarga di tengah tekanan biaya hidup yang terus meningkat.

Penyaluran ini menjadi tahap kedua BLT DBHCHT bagi buruh pabrik rokok di Surabaya sepanjang tahun anggaran 2026. Sebelumnya, bantuan serupa juga diberikan kepada pekerja PT Gelora Djaja Surabaya.

Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa menegaskan, sektor industri hasil tembakau masih menjadi salah satu penopang ekonomi daerah yang menyerap ribuan tenaga kerja, terutama perempuan.

“Buruh pabrik rokok memiliki peran penting dalam menjaga keberlangsungan industri hasil tembakau sekaligus menggerakkan perekonomian daerah. Karena itu pemerintah harus hadir memberikan perlindungan dan penguatan kesejahteraan bagi para pekerja,” kata Khofifah.

Menurutnya, bantuan tersebut bukan sekadar program sosial rutin, melainkan bentuk intervensi pemerintah untuk menjaga daya beli masyarakat pekerja di tengah kebutuhan rumah tangga yang terus naik.

“BLT DBHCHT ini diharapkan dapat membantu menjaga ketahanan ekonomi keluarga pekerja sekaligus memperkuat kesejahteraan masyarakat,” ujarnya.

Khofifah juga menyoroti kontribusi besar buruh rokok terhadap perputaran ekonomi Jawa Timur. Ia menyebut, sebagian besar pekerja di sektor ini merupakan perempuan yang menjadi tulang punggung keluarga.

“Para buruh perempuan di industri hasil tembakau adalah perempuan-perempuan hebat. Mereka tidak hanya bekerja membantu ekonomi daerah, tetapi juga menopang kebutuhan keluarga,” tegasnya.

Data Pemprov Jatim mencatat, sepanjang 2026 penyaluran BLT DBHCHT di Kota Surabaya menyasar 3.841 pekerja di tiga perusahaan rokok dengan total bantuan mencapai Rp3,841 miliar.

Program tersebut dinilai menjadi langkah strategis untuk menahan tekanan ekonomi rumah tangga pekerja sektor padat karya yang rentan terdampak kenaikan harga kebutuhan pokok.

Selain Surabaya, bantuan DBHCHT juga disalurkan di berbagai daerah lain di Jawa Timur. Total terdapat 10.324 pekerja pabrik rokok di 25 kabupaten/kota yang menerima bantuan serupa melalui Dinas Sosial Provinsi Jawa Timur.

Total anggaran yang dikucurkan mencapai Rp10,324 miliar dan menyasar 65 perusahaan rokok di Jawa Timur.

Khofifah menegaskan, pemanfaatan dana bagi hasil cukai harus benar-benar menyentuh masyarakat yang selama ini menjadi bagian penting dalam industri hasil tembakau.

“Pemanfaatan DBHCHT harus dirasakan langsung oleh masyarakat, khususnya para pekerja yang selama ini menjaga keberlangsungan industri hasil tembakau di Jawa Timur,” katanya.

Tak hanya fokus pada bantuan tunai, Pemprov Jatim juga menargetkan penguatan perlindungan sosial bagi pekerja sektor informal dan padat karya melalui berbagai program kesejahteraan.

Sepanjang 2026, total bantuan sosial Pemprov Jawa Timur mencapai Rp171,269 miliar. Sementara Kota Surabaya memperoleh alokasi bansos sebesar Rp5,947 miliar yang salah satu komponennya berasal dari program BLT DBHCHT lintas wilayah.

Khofifah meminta para penerima bantuan menggunakan dana tersebut untuk kebutuhan prioritas keluarga seperti pangan, pendidikan anak, hingga kesehatan.

“Gunakan bantuan ini sebaik-baiknya untuk kebutuhan keluarga dan kesejahteraan bersama. Tetap semangat bekerja dan menjaga produktivitas,” pesannya.

Ia juga mengapresiasi dukungan perusahaan, serikat pekerja, pemerintah daerah hingga perbankan yang ikut memastikan bantuan tersalurkan tepat sasaran kepada para buruh penerima.

Menurut Khofifah, keberhasilan penyaluran BLT DBHCHT menjadi bagian dari upaya memperkuat perlindungan sosial sekaligus menjaga stabilitas ekonomi masyarakat pekerja di tengah tantangan ekonomi yang masih fluktuatif.

“Semoga bantuan ini membawa manfaat dan membantu meringankan kebutuhan para pekerja serta keluarganya,” pungkasnya.

Penulis : Nul

Editor : Zainul Arifin

Berita Terkait

Pernah Mendaki Ijen, Konjen AS Terpikat Wisata dan Kuliner Banyuwangi
Operasi Patuh Candi 2026, Polres Kendal Mengajak Warga Tertib Taat Bayar Pajak
496 Tahun Pamekasan, Komitmen Baru untuk Daerah yang Lebih Maju
Pemprov Jatim Raih Satya JKN Awards 2026, Khofifah Perkuat Perlindungan Pekerja
24 Tim dari 18 Kecamatan Ramaikan Bupati Cup Free Fire Pasuruan
Seni Budaya Kendal Tampil di Panggung Nasional TMII, Sedot Perhatian Pengunjung
SMK Muhammadiyah 3 Weleri Bentuk Siswa Disiplin dan Peduli Lingkungan
Bupati Bangkalan Dorong Kader Kesehatan Perkuat Pendampingan Ibu dan Anak

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊

Berita Terkait

Jumat, 6 November 2026 - 10:12

Pernah Mendaki Ijen, Konjen AS Terpikat Wisata dan Kuliner Banyuwangi

Kamis, 5 November 2026 - 22:03

Operasi Patuh Candi 2026, Polres Kendal Mengajak Warga Tertib Taat Bayar Pajak

Kamis, 5 November 2026 - 08:46

496 Tahun Pamekasan, Komitmen Baru untuk Daerah yang Lebih Maju

Senin, 2 November 2026 - 10:14

Pemprov Jatim Raih Satya JKN Awards 2026, Khofifah Perkuat Perlindungan Pekerja

Senin, 2 November 2026 - 06:05

24 Tim dari 18 Kecamatan Ramaikan Bupati Cup Free Fire Pasuruan

Berita Terbaru