Ngopi Bareng Polisi dan Mahasiswa, Masalah Krusial Sidoarjo Dibuka

Sabtu, 9 Mei 2026

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Polresta Sidoarjo dan mahasiswa berdialog soal gangster, narkoba, dan hoaks, Sabtu, 9 Mei 2026 (Foto Dok Ho/RadarBangsa.co.id)

Polresta Sidoarjo dan mahasiswa berdialog soal gangster, narkoba, dan hoaks, Sabtu, 9 Mei 2026 (Foto Dok Ho/RadarBangsa.co.id)

SIDOARJO, RadarBangsa.co.id – Polisi dan mahasiswa di Sidoarjo duduk satu meja membahas persoalan yang langsung menyentuh warga: gangster, narkoba, kenakalan remaja, pungutan liar, hingga ancaman hoaks menjelang Pilkades serentak. Pertemuan itu berlangsung dalam suasana santai di Kedai Kopi Limasan, Kecamatan Candi, Jumat (8/5/2026) malam.

Forum yang dikemas melalui ngopi bareng itu mempertemukan Kapolresta Sidoarjo Kombes Pol Christian Tobing dengan perwakilan IMM, HMI, Aliansi BEM Delta, GMNI, BEM UMSIDA, dan PMII Sidoarjo. Di balik suasana akrab, diskusi yang muncul justru tajam karena menyentuh masalah yang kian terasa di lapangan.

Mahasiswa menyoroti maraknya kenakalan remaja dan potensi penyalahgunaan narkoba yang dinilai bisa merusak masa depan generasi muda. Mereka juga mengingatkan bahwa aksi gangster dan pergaulan bebas telah menjadi keresahan baru di banyak lingkungan permukiman.

“Mahasiswa adalah mitra strategis kepolisian. Mereka memiliki peran besar sebagai agen perubahan sekaligus penjaga moral masyarakat. Karena itu, komunikasi seperti ini sangat penting untuk membangun solusi bersama,” ujar Christian Tobing, Sabtu (9/5/2026).

Ia menegaskan, kepolisian tidak ingin hanya hadir ketika masalah sudah membesar. Karena itu, jajaran Polresta Sidoarjo akan memperkuat pencegahan melalui sosialisasi, patroli rutin, serta pendekatan humanis di sekolah, kampus, dan lingkungan warga.

“Kami fokus pada upaya preventif dan edukatif agar anak-anak muda tidak terlibat dalam aksi kriminal, narkoba, maupun gangster yang meresahkan warga,” tegasnya.

Di sisi lain, forum ini juga menyinggung situasi politik lokal menjelang Pilkades serentak. Polisi mengingatkan agar masyarakat tidak mudah terseret provokasi, fitnah, dan hoaks yang bisa memecah hubungan sosial di tingkat desa.

“Kami mengajak seluruh elemen masyarakat untuk menjaga situasi tetap aman, damai, dan sejuk menjelang Pilkades. Jangan sampai hoaks dan provokasi merusak persatuan kita,” pungkasnya.

Penulis : Tom

Editor : Zainul Arifin

Berita Terkait

Sengketa Sawah 3.653 M² di Lamongan Memanas, Ahli Waris Persoalkan Surat Jual Beli 1984
Tak Temukan Titik Api, Polsek Laren dan Koramil Tetap Wanti-wanti Warga Soal Karhutla di Lamongan
Polsek Laren Wanti-wanti Curanmor, Perangkat Desa di Lamongan Diminta Perkuat Kewaspadaan Warga
Sepakat Damai, Kejari Pasuruan Hentikan Kasus Dugaan Pencurian Motor Lewat Restorative Justice
Kejari Lamongan Panggil Kades Brengkok dan Ketua Pokmas Terkait Dugaan Pungli PTSL
Polsek Laren Sosialisasikan Layanan 110 di Pelangwot, Warga Lamongan Diajak Aktif Jaga Kamtibmas
Patroli Hutan Pelangwot, Polsek Laren Pastikan Tak Ada Titik Api Karhutla di Lamongan
Patroli Malam di Gampangsejati, Polsek Laren Ingatkan Pengunjung Warkop Waspada Curanmor di Lamongan

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊

Berita Terkait

Rabu, 16 September 2026 - 19:12

Tak Temukan Titik Api, Polsek Laren dan Koramil Tetap Wanti-wanti Warga Soal Karhutla di Lamongan

Rabu, 16 September 2026 - 19:02

Polsek Laren Wanti-wanti Curanmor, Perangkat Desa di Lamongan Diminta Perkuat Kewaspadaan Warga

Selasa, 15 September 2026 - 23:32

Sepakat Damai, Kejari Pasuruan Hentikan Kasus Dugaan Pencurian Motor Lewat Restorative Justice

Selasa, 15 September 2026 - 16:34

Kejari Lamongan Panggil Kades Brengkok dan Ketua Pokmas Terkait Dugaan Pungli PTSL

Selasa, 15 September 2026 - 15:56

Polsek Laren Sosialisasikan Layanan 110 di Pelangwot, Warga Lamongan Diajak Aktif Jaga Kamtibmas

Berita Terbaru