Dua Pengedar Narkoba di Pamekasan Dibekuk, Ekstasi dan Sabu Disita

Jumat, 8 Mei 2026

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

PAMEKASAN, RadarBangsa.co.id — Satuan Reserse Narkoba Polres Pamekasan kembali membongkar jaringan peredaran narkoba di wilayah Madura. Dalam operasi yang berlangsung cepat, dua pengedar berhasil diringkus hanya dalam selang waktu 30 menit di Kecamatan Proppo, Rabu (6/5/2026).

Pengungkapan ini dinilai penting karena peredaran narkoba masih menjadi ancaman serius bagi keamanan lingkungan, kesehatan generasi muda, dan stabilitas sosial masyarakat.

Kasat Narkoba Polres Pamekasan AKP Agus Sugianto mengatakan, penangkapan dilakukan setelah tim Opsnal melakukan pengembangan informasi dan pemantauan intensif di lapangan.

Penangkapan pertama dilakukan sekitar pukul 20.00 WIB di halaman rumah di Desa Samiran. Polisi mengamankan MH (46), warga asal Kecamatan Sukun, Kota Malang, yang kini berdomisili di Desa Samiran.

Dari tangan tersangka, polisi menyita satu poket sabu seberat 0,97 gram beserta plastik klip dan tisu yang diduga digunakan dalam transaksi.

“MH merupakan residivis kasus serupa. Ini menunjukkan peredaran narkoba masih terus bergerak dan harus menjadi perhatian bersama,” ujar AKP Agus.

Tak berselang lama, sekitar pukul 20.30 WIB, tim kembali bergerak ke sebuah rumah di lokasi yang sama dan menangkap tersangka kedua, MAM (29), warga Desa Samiran.

Dari penggerebekan itu, polisi menemukan enam poket sabu dengan total berat 1,65 gram, 18 butir pil ekstasi warna hijau berlogo “WA” seberat 6,28 gram, serta alat pendukung berupa sedotan dan plastik klip kosong.

Menurut AKP Agus, pengungkapan ini menjadi bagian dari upaya pencegahan agar narkoba tidak semakin merusak masyarakat, terutama kalangan muda yang rentan menjadi sasaran.

Kedua tersangka kini ditahan di Rutan Polres Pamekasan untuk proses penyidikan lebih lanjut dan dijerat Pasal 114 ayat (1) dan (2) Undang-Undang Nomor 35 Tahun 2009 tentang Narkotika.

“Kami tidak memberi ruang bagi pengedar narkoba di Pamekasan. Peran masyarakat sangat penting untuk melaporkan aktivitas mencurigakan agar peredaran ini bisa diputus,” pungkas AKP Agus.

Penulis : Debora

Editor : Zainul Arifin

Berita Terkait

Arisan Bodong di Lamongan Rugikan Korban Rp132 Juta, Tersangka Ditangkap di Batam
Berawal dari Penyelidikan Pencurian Ayam, Polisi Lamongan Ungkap Curanmor
Warga Bluluk Lamongan Temukan Granat dan 41 Amunisi di Kebun Jati
Terduga Pelaku Curanmor Tewas usai Tabrak Median JLU Timur Lamongan
58 HP Senilai Rp310 Juta Dicuri, Pelarian Pembobol Konter Sragen Berakhir
Sterilisasi Stadion Surajaya, Polres Lamongan Temukan 14 Orang Konsumsi Miras
Beras SPHP Dibeli Rp1.750, Dijual Rp12.200 per Kg, 4 Tersangka Ditangkap
Polisi Ungkap Pencurian Dana BNI Rp42,05 Juta di Ukui

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊

Berita Terkait

Kamis, 5 November 2026 - 10:30

Arisan Bodong di Lamongan Rugikan Korban Rp132 Juta, Tersangka Ditangkap di Batam

Rabu, 4 November 2026 - 18:59

Berawal dari Penyelidikan Pencurian Ayam, Polisi Lamongan Ungkap Curanmor

Selasa, 3 November 2026 - 20:02

Warga Bluluk Lamongan Temukan Granat dan 41 Amunisi di Kebun Jati

Selasa, 3 November 2026 - 09:53

Terduga Pelaku Curanmor Tewas usai Tabrak Median JLU Timur Lamongan

Senin, 2 November 2026 - 10:26

58 HP Senilai Rp310 Juta Dicuri, Pelarian Pembobol Konter Sragen Berakhir

Berita Terbaru